Kisah Haru Pramugari Gadungan, Nisa Dapat Kesempatan Sekolah Gratis
Kisah Nisa, perempuan asal Palembang yang sempat viral karena diduga menyamar sebagai pramugari Batik Air, kini memasuki fase baru yang...
Read more
Nama Rizki Juniansyah selama ini dikenal luas sebagai lifter andalan Indonesia yang menorehkan prestasi di level dunia. Identik dengan barbel, rekor, dan podium juara, Rizki kini memasuki babak baru yang tak kalah penting. Negara menempatkannya sebagai bagian dari transformasi pertahanan nasional dengan peran strategis di bidang keamanan siber TNI Angkatan Laut.
Kenaikan pangkat luar biasa yang diterima Rizki, dari Letnan Dua langsung ke Kapten, bukan sekadar bentuk penghargaan atas medali emas Olimpiade. Berdasarkan keterangan dari lingkungan militer, keputusan tersebut mencerminkan pengakuan negara terhadap kapasitas Rizki sebagai aset strategis pertahanan. Ia diproyeksikan untuk memperkuat lini pertahanan di ruang digital, wilayah yang kini menjadi medan baru ancaman global.
Rizki merupakan lulusan Dikmapa Prajurit Karier TNI Keahlian Khusus Siber 2025, jalur pendidikan yang dirancang untuk mencetak perwira dengan kemampuan khusus di bidang teknologi informasi dan pertahanan siber. Dalam penugasannya, ia dipersiapkan untuk menjaga infrastruktur informasi kritis TNI AL, mengamankan data strategis, serta menghadapi potensi serangan siber dan perang digital.
Menurut salah satu pejabat militer yang hadir dalam agenda kenegaraan di Istana Negara, peran baru Rizki mencerminkan arah kebijakan pertahanan yang semakin adaptif. โIni bukan sekadar soal olahraga. Ini tentang bagaimana negara menyiapkan sumber daya manusia unggul untuk menghadapi perang generasi baru,โ kata pejabat tersebut.
Latar belakang pendidikan Rizki turut memperkuat posisinya dalam struktur pertahanan modern. Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Pendidikan Jasmani dan Kesehatan di STKIP Banten, yang membentuk fondasi disiplin fisik dan mental. Kombinasi tersebut kemudian dilengkapi dengan spesialisasi siber, menjadikannya figur langka yang memadukan ketahanan fisik ekstrem dengan kapasitas intelektual di bidang teknologi.
Penempatan Rizki di unit siber TNI AL mencerminkan perubahan paradigma pertahanan Indonesia. Kedaulatan negara tidak lagi hanya dijaga di darat, laut, dan udara, tetapi juga di ruang maya. Serangan siber terhadap sistem pertahanan, komunikasi, dan data strategis kini dipandang sebagai ancaman nyata yang setara dengan konflik bersenjata konvensional.
Dalam konteks ini, kehadiran prajurit dengan latar belakang prestasi internasional seperti Rizki dinilai memberi nilai tambah. Selain kemampuan teknis, ia membawa simbol disiplin, daya juang, dan daya saing global yang dibutuhkan dalam menghadapi ancaman non-tradisional.
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
๐ฑ Saluran Trenmedia ๐ณ Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang โ update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Arsenal melangkah ke babak semifinal Carabao Cup musim 2025/2026 dengan tekad kuat untuk tidak mengulang kegagalan pahit seperti musim lalu....
Joao Cancelo resmi kembali berseragam Barcelona dengan status pemain pinjaman hingga akhir musim ini. Bek kanan asal Portugal tersebut didatangkan...