Cuaca Jakarta Makin Terik, BMKG Jelaskan Faktor Penyebab Suhu Terasa Lebih Panas
Cuaca di wilayah Jakarta dan sekitarnya terasa lebih panas dibanding biasanya dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini dirasakan banyak warga...
Read more
Ribuan ikan ditemukan mengambang di Sungai Cisadane, Kota Tangerang, pada Senin (9/2). Fenomena yang diduga akibat keracunan ini langsung menyita perhatian warga Kelurahan Babakan yang berbondong-bondong turun ke tepi sungai untuk menangkap ikan.
Berdasarkan laporan di lokasi, ikan-ikan mulai terlihat muncul ke permukaan sejak Senin sore. Kondisi tersebut membuat puluhan warga mendatangi bantaran sungai dengan membawa alat pancing, jaring sederhana, bahkan ada yang langsung terjun ke air untuk menangkap ikan yang mengambang.
Menurut Jaya, salah satu warga Babakan, ikan mulai terlihat tidak normal sejak sebelum waktu Maghrib. “Enggak tahu kenapa mabuknya, dari sebelum Maghrib ikan mulai muncul ke permukaan. Ada ikan Tawes, Mujair sama Baung atau Patin,” kata Jaya saat ditemui di lokasi.
Ia mengaku tidak mengetahui penyebab pasti ikan-ikan tersebut mabuk dan mengambang. Namun hal itu tidak menghalangi warga untuk memanfaatkannya. “Rencananya ikan ikan tersebut mau diolah lah, digoreng, selebihnya dibagi-bagi tetangga,” ujarnya.
Belum ada keterangan resmi mengenai penyebab pasti kemunculan ribuan ikan tersebut. Namun peristiwa ini diduga berkaitan dengan insiden kebakaran gudang bahan kimia pestisida yang terjadi pada Senin pagi di Kawasan Pergudangan Tekno, Tangerang Selatan.
Berdasarkan data dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Selatan, ditemukan adanya residu kebakaran yang mencemari aliran Kali Serpong. Aliran sungai tersebut diketahui bermuara ke Sungai Cisadane, sehingga muncul dugaan bahwa limbah sisa kebakaran terbawa arus hingga ke wilayah Kota Tangerang.
Jika dugaan ini terbukti, maka kondisi tersebut menunjukkan adanya potensi pencemaran lingkungan yang berdampak langsung pada ekosistem sungai. Ikan yang mengalami keracunan biasanya menunjukkan gejala seperti berenang tidak stabil, muncul ke permukaan, hingga akhirnya mati dan mengapung.
Fenomena ikan mabuk akibat pencemaran bukan kali pertama terjadi di sejumlah wilayah. Limbah bahan kimia, terutama dari industri atau kebakaran gudang penyimpanan zat berbahaya, dapat memicu penurunan kualitas air secara drastis dalam waktu singkat.
Hingga saat ini, belum ada imbauan resmi terkait keamanan konsumsi ikan yang ditangkap warga. Namun secara umum, ikan yang terpapar zat kimia berbahaya berpotensi membahayakan kesehatan jika dikonsumsi tanpa pemeriksaan lebih lanjut.
Peristiwa di Sungai Cisadane ini menjadi perhatian karena sungai tersebut merupakan salah satu aliran penting di wilayah Tangerang dan sekitarnya. Selain sebagai sumber air baku, sungai ini juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sekitar.
Referensi:
CNN Indonesia
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Nasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia nasional — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Belakangan ini media sosial diramaikan oleh klaim yang menyebut minum air putih hangat sebelum tidur dapat membuat ginjal lebih sehat....
Cuaca di wilayah Jakarta dan sekitarnya terasa lebih panas dibanding biasanya dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini dirasakan banyak warga...