Canva Code 2.0 Hadir, Kini Bikin Website Gratis Cukup dengan Mengetik

Canva Code 2.0 kini tersedia untuk semua pengguna, termasuk akun gratis. Website interaktif dapat dibuat hanya dengan mengetikkan perintah tanpa coding.

Canva Code 2

Platform desain Canva kembali memperluas kemampuan layanan kecerdasan buatannya melalui peluncuran Canva Code 2.0. Pembaruan ini memungkinkan seluruh pengguna, termasuk pemilik akun gratis, membuat website interaktif hanya dengan mengetikkan instruksi menggunakan bahasa sehari-hari, tanpa perlu memiliki kemampuan pemrograman.

Menurut informasi dari sumber utama, Canva sebelumnya memperkenalkan Canva Code sebagai bagian dari Canva AI 2.0 pada April 2026. Kini, versi terbaru membawa peningkatan kemampuan sekaligus membuka akses bagi seluruh pengguna platform.

Dengan pembaruan tersebut, proses membuat website menjadi jauh lebih sederhana. Pengguna cukup menuliskan deskripsi mengenai jenis halaman yang diinginkan, seperti profil pribadi, portofolio, landing page, halaman acara, atau website sederhana lainnya. Selanjutnya, sistem AI akan menghasilkan rancangan website yang dapat langsung disunting melalui editor visual drag-and-drop milik Canva.

Fitur Baru Permudah Pengguna Tanpa Pengalaman Coding

Salah satu peningkatan terbesar pada Canva Code 2.0 adalah kemampuannya mengimpor file HTML maupun proyek berbasis kode agar dapat diedit secara visual di dalam Canva.

Fitur ini membuat pengguna tidak hanya dapat membangun website dari awal, tetapi juga memodifikasi situs yang sudah ada tanpa harus memahami bahasa pemrograman. Seluruh perubahan dapat dilakukan melalui antarmuka visual yang selama ini menjadi keunggulan Canva.

Menurut Canva, model AI terbaru yang digunakan mampu mempercepat proses pembuatan website hingga sekitar 75 persen dibandingkan generasi sebelumnya. Peningkatan ini membuat proses pengembangan halaman web menjadi lebih efisien, terutama bagi pelaku usaha kecil, kreator konten, pelajar, maupun pengguna yang baru belajar membuat website.

Baca Juga:  YouTube Perluas Sistem Deteksi Deepfake AI untuk Politisi dan Pejabat Pemerintah

Canva Code 2.0 juga tidak hanya menghasilkan halaman statis. AI kini dapat membuat berbagai elemen interaktif seperti formulir pengumpulan data, tombol aksi, hingga komponen yang merespons interaksi pengguna. Semua elemen tersebut tetap bisa disunting menggunakan editor visual tanpa perlu membuka atau mengubah kode secara langsung.

Menurut Canva, pembaruan ini dirancang agar semakin banyak pengguna nonteknis dapat membuat website maupun aplikasi web sederhana dengan proses yang lebih mudah dan cepat.

Selain memperluas akses bagi pengguna gratis, Canva juga ingin memperkuat posisinya sebagai platform produktivitas berbasis AI. Kini layanan tersebut tidak hanya digunakan untuk membuat desain grafis, tetapi juga dokumen, presentasi, video, hingga website dalam satu ekosistem.

Peluncuran Canva Code 2.0 turut memperketat persaingan layanan AI pembuat aplikasi dan website. Dalam beberapa bulan terakhir, sejumlah perusahaan teknologi juga menghadirkan fitur serupa, termasuk OpenAI melalui ChatGPT Work, Anthropic dengan Claude, serta Figma melalui Figma Make.

Persaingan ini menunjukkan tren baru di industri teknologi, yakni semakin banyak platform yang mengembangkan AI untuk membantu pengguna membuat aplikasi dan website tanpa harus menguasai bahasa pemrograman. Dengan pendekatan tersebut, proses pengembangan web diharapkan menjadi lebih cepat dan dapat diakses oleh lebih banyak orang.

Referensi:
Kompas Tekno

Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.

📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral

Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!

BERITATERKAIT

BERITATERBARU

INSTAGRAMFEED