Kontroversi Impor Pickup India, Indonesia Disebut Jadi Pasar Buangan Kendaraan Usang
Keputusan PT Agrinas Pangan Nusantara mengimpor 105 ribu unit mobil pickup dari India masih menuai perdebatan. Terbaru, muncul dugaan bahwa...
Read more
Beberapa waktu terakhir muncul kekhawatiran bahwa mobil listrik dapat memancarkan radiasi elektromagnetik yang membahayakan pengendara atau penumpang. Untuk menjawab hal tersebut, asosiasi otomotif asal Jerman, ADAC (Allgemeiner Deutscher Automobil-Club), melakukan riset pada sejumlah kendaraan listrik, hibrida, dan mobil konvensional. Hasilnya: tingkat medan magnet di kabin mobil listrik relatif rendah dan jauh di bawah batas aman yang ditetapkan standar internasional.
Dalam penelitian tersebut, sensor diletakkan pada dummy penumpang. Mobil diuji dalam kondisi berkendara normal, akselerasi, pengereman keras, hingga saat pengisian baterai. Walaupun kondisi tertentu seperti hard braking atau pengisian baterai bisa menyebabkan lonjakan elektromagnetik, hasil pengukuran tetap menunjukkan paparan radiasi yang kecil.
Menariknya, di beberapa mobil listrik, sensor mencatat bahwa aktivitas elektromagnetik (kadang disebut “electrosmog”) bisa lebih rendah dibandingkan mobil bermesin konvensional. Ini berarti bahwa berada di dalam EV — dalam hal paparan medan magnet — tidak lebih berisiko dibanding mobil biasa.
Temuan lain mengungkapkan bahwa fitur seperti pemanas kursi menghasilkan medan elektromagnetik relatif kuat. Namun ini bukan hanya terjadi pada mobil listrik, melainkan juga pada mobil plug-in hybrid atau kendaraan konvensional yang dilengkapi fitur serupa.
Bagaimana dengan saat proses pengisian baterai mobil listrik? Penelitian menunjukkan bahwa pengisian dengan arus AC memang menimbulkan medan elektromagnetik di sekitar colokan ketika sesi dimulai. Namun, levelnya tetap berada dalam batas aman. Sementara itu, pengisian cepat (fast-charging) dengan arus DC menunjukkan bahwa elektromagnetiknya justru lebih rendah dibanding pengisian lambat AC.
Dengan demikian, berdasarkan penelitian tersebut, tidak ada bukti bahwa mobil listrik memaparkan radiasi berbahaya kepada pengendara atau penumpangnya. Mobil listrik — dari sisi paparan elektromagnetik — dipandang sama amannya dengan mobil konvensional, bahkan bisa lebih rendah.
Referensi:
DetikOto
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Mobil Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia mobil — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Pertumbuhan bisnis kuliner di Indonesia terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Bersamaan dengan itu, kebutuhan akan bahan baku praktis dengan...
Klub-klub asal Inggris mengalami malam yang sulit pada leg pertama babak 16 besar UEFA Champions League. Dari enam wakil yang...