Pencarian Jurnalis Hilang di Anak Krakatau Diperluas, Lima Kapal Dikerahkan

Tim SAR gabungan mengerahkan lima kapal untuk mencari lima jurnalis yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda.

Tim SAR gabungan mengerahkan lima kapal untuk mencari lima jurnalis yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda

Tim SAR gabungan memperluas pencarian terhadap lima jurnalis yang hilang kontak saat melakukan peliputan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda, Banten.

Pada hari kedua pencarian, tim SAR mengerahkan lima kapal untuk menyisir sejumlah sektor perairan. Area pencarian diperluas dengan total cakupan sekitar 271 nautical mile (NM).

Kelima jurnalis tersebut sebelumnya berangkat menggunakan speedboat dari Dermaga Pagedongan, Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, pada Senin, 7 September 2026. Mereka menuju kawasan Gunung Anak Krakatau untuk melakukan peliputan aktivitas erupsi.

Menurut Kasi Operasi dan Siaga Basarnas Banten, Rizky Dwianto, pencarian hari pertama telah dilakukan di sejumlah perairan hingga sekitar Pulau Krakatau dan Pulau Panjang. Namun, tim belum menemukan tanda-tanda keberadaan rombongan maupun speedboat yang digunakan.

“Pada pencarian hari pertama, tim SAR telah menyisir sejumlah perairan hingga sekitar Pulau Krakatau dan Pulau Panjang. Namun, belum ditemukan tanda-tanda keberadaan rombongan maupun speedboat yang digunakan,” kata Rizky Dwianto, Kasi Operasi dan Siaga Basarnas Banten.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dalam operasi SAR, komunikasi terakhir dengan rombongan terjadi pada Senin sore. Salah satu anggota rombongan sempat mengirimkan titik lokasi sekitar pukul 14.42 WIB. Setelah itu, komunikasi terputus sekitar pukul 15.04 WIB.

Lima Kapal Sisir Selat Sunda

Untuk memperkuat pencarian, tim SAR gabungan mengerahkan KN SAR Tetuka, RIB 02 Banten, RIB 02 Lampung, KAL Anyer, dan KP Sanjaya 7016 milik Polairud Mabes Polri.

Baca Juga:  Kamera Pintar Awasi Kendaraan yang Nunggak Pajak dan Belum Uji Emisi di Jakarta

Menurut Rizky, wilayah pencarian dibagi menjadi sejumlah sektor berdasarkan rencana operasi SAR atau SARMEP. Setiap kapal mendapatkan sektor penyisiran masing-masing agar area yang diperiksa dapat diperluas.

“Berdasarkan rencana operasi SAR (SARMEP), area pencarian dibagi ke beberapa sektor dengan total sekitar 271 NM. KN SAR Tetuka dan KAL Anyer melakukan penyisiran di sektor masing-masing, sementara RIB 02 Banten difokuskan di sekitar Pulau Rakata dan Pulau Panjang,” ujarnya.

Pencarian juga diperkuat unsur kepolisian dan Basarnas Lampung. Berdasarkan laporan terbaru, penyisiran diperluas hingga perairan Pulau Legundi, Pulau Sebesi, serta kawasan Gunung Anak Krakatau. Petugas juga mempertimbangkan kondisi cuaca, arus laut dan titik terakhir komunikasi dalam menentukan area pencarian.

Sebelumnya, pencarian hari pertama belum membuahkan hasil. Tim SAR juga melakukan pengecekan informasi mengenai kemungkinan kapal berada di sekitar Pulau Sebesi, tetapi informasi tersebut masih harus diverifikasi oleh petugas.

Lima jurnalis yang masih dalam pencarian telah teridentifikasi, yakni M. Bagus Khoirunnas dari ANTARA, Ari Basuki dari Merdeka.com, Yudistiro Pranoto dari iNews, Firman Daus dari Anadolu Agency, dan Donal yang merupakan jurnalis freelance.

Selain lima jurnalis tersebut, terdapat tiga awak kapal yang ikut berada dalam speedboat. Mereka adalah Warta selaku kapten, Sukarman sebagai anak buah kapal, serta Heriyanto yang bertugas sebagai guide.

Polda Lampung juga memperkuat operasi pencarian dengan mengerahkan personel dan kapal patroli. Penyisiran dilakukan dari perairan Pulau Legundi, Pulau Sebesi hingga kawasan Gunung Anak Krakatau.

Baca Juga:  Silikosis Akibat Abu Vulkanik, Kenali Risiko dan Cara Melindungi Paru-Paru

Rizky meminta dukungan masyarakat agar proses pencarian dapat berjalan lancar dan seluruh anggota rombongan segera ditemukan.

“Kami mohon doanya dari rekan-rekan media dan masyarakat agar sesegera mungkin tim SAR menemukan korban dalam kondisi selamat,” ujarnya.

Operasi pencarian dilakukan dengan mempertimbangkan keselamatan personel karena lokasi pencarian berada di sekitar Gunung Anak Krakatau yang masih mengalami aktivitas vulkanik. Tim SAR terus memperluas area penyisiran berdasarkan evaluasi operasi dan kondisi perairan.

Referensi:
detikNews

📚 ️Baca Juga Seputar Nasional

Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Nasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia nasional — semua ada di sana!

Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.

📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral

Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!

BERITATERKAIT

BERITATERBARU

INSTAGRAMFEED