Situ Habibie Sukabumi Jadi Habitat Buaya, Serangan ke Ternak Picu Keresahan Warga

Situ Habibie di Sukabumi menjadi habitat buaya muara. Serangan terhadap anak sapi membuat warga meminta penanganan serius dari instansi terkait.

Situ Habibie di Sukabumi menjadi habitat buaya muara

Keberadaan buaya muara di Situ Habibie, Kampung Pasirkawung, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, kembali menjadi perhatian setelah seekor anak sapi milik warga diserang saat sedang minum di tepian situ. Peristiwa tersebut memperkuat kekhawatiran masyarakat yang selama beberapa waktu terakhir menganggap kawasan itu telah menjadi habitat buaya.

Insiden terjadi pada Sabtu sore ketika seekor anak sapi berwarna cokelat mendekati tepian situ untuk minum. Saat kondisi kemarau membuat sumber air semakin terbatas, hewan ternak itu tanpa diduga menjadi sasaran serangan seekor buaya muara dengan panjang lebih dari dua meter.

Menurut Bakang Anwar As’adi, Kepala Desa Cipeundeuy, anak sapi tersebut berhasil diselamatkan setelah warga berupaya mengusir buaya menggunakan galah panjang. Meski selamat, ternak itu mengalami luka cukup serius pada bagian paha dan kaki belakang akibat gigitan predator tersebut.

“Anak sapi itu mau minum karena kemarau. Tanpa sepengetahuan pemiliknya, langsung dihantam buaya. Alhamdulillah tidak sampai mati, tapi paha dan kaki belakangnya robek akibat gigitan,” kata Bakang Anwar As’adi, Kepala Desa Cipeundeuy.

Rekaman video saat warga berusaha menyelamatkan ternak tersebut kemudian beredar luas di media sosial. Video itu memperlihatkan suasana panik ketika warga berteriak dan berusaha menarik anak sapi menjauh dari gigitan buaya.

Pemerintah Desa Minta Kepastian Penanganan Ancaman Buaya

Menurut Bakang Anwar As’adi, pemerintah desa telah beberapa kali mengirim surat serta melakukan koordinasi dengan berbagai instansi untuk mencari solusi atas keberadaan buaya di Situ Habibie. Namun hingga kini belum ada langkah penanganan yang dinilai mampu mengurangi risiko bagi masyarakat.

Baca Juga:  Tragis di Ponpes Wonogiri, Santri Meninggal Diduga Usai Kekerasan di Kelas

Ia menjelaskan bahwa sebelumnya telah dipasang papan peringatan di sekitar lokasi. Akan tetapi, langkah tersebut dinilai belum cukup mengingat aktivitas warga dan ternak masih sangat bergantung pada kawasan situ.

“Saya sudah berkoordinasi dengan semua pihak. Dulu dari BKSDA cuma dipasang papan imbauan saja, padahal kami di desa sudah berbuat lebih dari sekadar mengimbau warga. Kemarin-kemarin isunya penanganan dilempar ke DKPP. Saya bingung, sebenarnya siapa penanggung jawab resminya?” kata Bakang Anwar As’adi.

Berdasarkan informasi dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) pada berbagai kasus serupa di Indonesia, penanganan konflik antara manusia dan satwa liar umumnya dilakukan melalui identifikasi lokasi, pemantauan populasi satwa, edukasi masyarakat, hingga langkah mitigasi sesuai kondisi di lapangan. Penanganan juga memerlukan koordinasi lintas instansi karena melibatkan aspek konservasi satwa yang dilindungi serta keselamatan masyarakat.

Musim kemarau menjadi salah satu faktor yang meningkatkan interaksi antara manusia, ternak, dan satwa liar di sekitar sumber air. Ketika debit air di lokasi lain berkurang, ternak cenderung berkumpul di titik air yang masih tersedia. Kondisi ini dapat meningkatkan potensi pertemuan dengan predator seperti buaya muara yang memang dikenal sebagai satwa penyergap.

Warga Desa Cipeundeuy kini semakin berhati-hati setiap kali beraktivitas di sekitar Situ Habibie. Para peternak juga mulai mengawasi ternaknya lebih ketat agar tidak mendekati tepian situ tanpa pengawasan.

Baca Juga:  BGN Kaji Ulang Insentif Dapur MBG Usai Muncul Temuan Potensi Pemborosan Anggaran

Pemerintah desa berharap ada kejelasan mengenai instansi yang bertanggung jawab menangani persoalan tersebut sehingga upaya mitigasi dapat dilakukan lebih cepat. Selain melindungi satwa sesuai ketentuan konservasi, langkah tersebut juga diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat yang sehari-hari beraktivitas di sekitar kawasan situ.

Referensi:
Detik

📚 ️Baca Juga Seputar Nasional

Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Nasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia nasional — semua ada di sana!

Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.

📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral

Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!

BERITATERKAIT

BERITATERBARU

INSTAGRAMFEED