Apple Salip Nvidia Jadi Perusahaan Paling Bernilai, Persaingan AI Makin Sengit
Persaingan antara dua raksasa teknologi dunia, Apple dan Nvidia, kembali menjadi sorotan pasar global. Dalam perdagangan saham terbaru, Apple sempat...
Read more
Google resmi melakukan perubahan identitas terhadap layanan asisten riset berbasis kecerdasan buatan miliknya. NotebookLM kini berganti nama menjadi Gemini Notebook, sekaligus menjadi bagian dari ekosistem produk Gemini yang terus dikembangkan perusahaan.
Perubahan nama tersebut diumumkan melalui blog resmi Google. Menurut perusahaan, langkah ini dilakukan karena layanan yang sebelumnya lahir sebagai proyek eksperimental Google Labs telah berkembang menjadi salah satu produk AI yang digunakan secara luas oleh individu maupun organisasi.
Berdasarkan data dari Google, Gemini Notebook kini telah digunakan oleh lebih dari 30 juta pengguna dan lebih dari 600.000 organisasi di berbagai negara. Pertumbuhan tersebut menjadi salah satu alasan utama penyatuan identitas produk ke dalam keluarga Gemini.
Selain membawa nama baru, Google juga memperkenalkan sejumlah peningkatan kemampuan yang membuat Gemini Notebook semakin bertenaga untuk mendukung aktivitas riset, analisis data, hingga pengolahan dokumen.
Menurut Google, pembaruan terbesar pada Gemini Notebook adalah hadirnya fitur cloud code execution atau kemampuan menjalankan kode langsung melalui komputasi berbasis cloud.
Fitur ini memungkinkan pengguna meminta AI melakukan berbagai proses komputasi tanpa bergantung pada kemampuan perangkat yang digunakan. Gemini Notebook dapat menulis sekaligus mengeksekusi kode untuk mengolah data yang berasal dari dokumen yang diunggah pengguna.
Sebagai contoh, pengguna dapat meminta AI membuat grafik dari data spreadsheet, menjalankan analisis statistik, hingga mengolah dataset secara otomatis dengan tetap mengacu pada sumber dokumen yang tersedia.
Kemampuan tersebut membuat Gemini Notebook tidak hanya berfungsi sebagai alat peringkas dokumen, tetapi juga sebagai asisten analisis yang mampu membantu pekerjaan akademik, riset bisnis, maupun analisis data dalam skala yang lebih kompleks.
Menurut Google, untuk sementara waktu Gemini Notebook masih tersedia sebagai aplikasi mandiri yang difokuskan sebagai pendamping riset berbasis AI. Namun, perusahaan telah menyiapkan integrasi yang lebih luas dengan berbagai layanan lain, termasuk Gemini dan Google Search.
Integrasi ini diharapkan mempermudah pengguna melanjutkan proses riset tanpa harus berpindah aplikasi. Selain itu, seluruh referensi, catatan, dan hasil analisis nantinya dapat dikelola dalam satu ekosistem AI yang saling terhubung.
Berdasarkan informasi yang dirangkum dari GSMArena, kemampuan menjalankan kode melalui cloud juga memungkinkan Gemini Notebook memproses analisis yang lebih berat dibandingkan sebelumnya karena sebagian besar komputasi dilakukan di server Google.
Google menjelaskan bahwa layanan Gemini Notebook saat ini telah tersedia bagi pelanggan Google AI Ultra dan Google Workspace. Sementara itu, dukungan untuk pelanggan Google AI Pro versi web akan mulai digulirkan secara bertahap dalam beberapa pekan mendatang.
Perubahan identitas dari NotebookLM menjadi Gemini Notebook juga memperlihatkan strategi Google untuk menyatukan seluruh layanan berbasis kecerdasan buatannya di bawah merek Gemini. Dengan pendekatan tersebut, pengguna diharapkan memperoleh pengalaman yang lebih konsisten ketika menggunakan berbagai produk AI milik Google, mulai dari pencarian informasi, pengelolaan dokumen, hingga analisis data yang lebih mendalam.
Referensi:
Kompas.com
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita IT Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia it — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Mengisi daya smartphone terlihat seperti aktivitas sederhana yang dilakukan setiap hari. Namun, urutan saat menghubungkan charger ternyata dapat memengaruhi kesehatan...
Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) tidak lagi terbatas untuk membantu pekerjaan atau membuat konten. Di China, teknologi ini mulai dimanfaatkan oleh...