Krisis Kesehatan Mengintai Gaza, Penyakit Kulit Melonjak di Kamp Pengungsi
Kondisi kesehatan warga di Jalur Gaza kembali menjadi sorotan. Penyakit kulit kini menjadi ancaman serius, terutama di kamp-kamp pengungsi yang...
Read more
Kadang yang paling bikin bingung di rumah bukan soal makan apa hari ini, tapi lauk apa yang bisa tahan lama, enak, dan tetap cocok disantap kapan saja. Apalagi saat akhir bulan atau sedang malas masak banyak, lauk sederhana seperti kering tempe sering jadi penyelamat.
Meski berbahan dasar tempe yang murah meriah, rasa kering tempe tidak pernah kalah menggoda dibanding lauk lain. Teksturnya renyah, bumbunya gurih pedas manis, dan aromanya semakin harum saat dipadukan dengan ebi. Sekali makan dengan nasi hangat, rasanya sulit berhenti ngunyah.
Menariknya lagi, kering tempe ebi juga cocok dijadikan stok lauk praktis di rumah. Selama disimpan dalam wadah tertutup dan kondisi kering, lauk ini bisa bertahan beberapa hari tanpa kehilangan rasa renyahnya.
Tidak heran kalau banyak orang selalu punya stok kering tempe di dapur. Selain praktis, lauk tradisional ini juga punya rasa nostalgia yang mengingatkan pada masakan rumahan khas ibu di masa kecil.
Kalau kamu mulai bosan dengan tempe goreng biasa atau mendoan, resep kering tempe ebi berikut ini wajib masuk daftar menu berikutnya.
Kering tempe punya kombinasi rasa yang lengkap dalam satu sajian. Ada gurih dari tempe dan ebi, sedikit pedas dari cabai, serta sentuhan manis yang membuat rasanya makin seimbang.
Selain itu, proses membuatnya juga cukup mudah dan bahan-bahannya gampang ditemukan di pasar maupun minimarket.
Berikut beberapa alasan kenapa kering tempe ebi jadi favorit banyak orang:
Kering tempe juga termasuk menu ekonomis yang tetap terasa spesial meski dibuat dari bahan sederhana.
Salah satu kunci keberhasilan membuat kering tempe ada pada kualitas tempe yang digunakan. Jangan asal memilih karena tekstur tempe sangat memengaruhi hasil akhirnya.
Tempe berkualitas biasanya memiliki susunan kedelai yang rapat dan tidak mudah hancur saat dipotong.
Tempe yang matang sempurna memiliki aroma khas yang tidak terlalu asam.
Tempe yang terlalu lembap membuat hasil gorengan kurang renyah.
Potongan kecil dengan ukuran sama membantu tempe matang merata saat digoreng.
Resep ini cocok untuk stok lauk keluarga sekaligus teman makan nasi hangat yang bikin nafsu makan meningkat.
| Keterangan | Detail |
|---|---|
| Durasi Memasak | 45 menit |
| Tingkat Kesulitan | Mudah |
| Porsi | 5–6 porsi |
| Kategori | Lauk Tempe |
| Asal Masakan | Indonesia |
Agar hasilnya maksimal dan tahan lama, ikuti langkah-langkah berikut secara detail.
Potong tempe berbentuk dadu kecil ukuran sekitar 1 cm. Ukuran kecil membuat tempe lebih renyah saat digoreng.
Kalau suka tekstur ekstra kriuk, kamu juga bisa memotongnya bentuk korek api tipis.
Panaskan minyak dalam jumlah cukup banyak.
Masukkan tempe sedikit demi sedikit agar tidak saling menempel. Goreng menggunakan api sedang hingga warnanya berubah kuning kecoklatan dan teksturnya agak kering.
Angkat lalu tiriskan minyaknya.
Tips penting, jangan menggoreng dengan api terlalu besar karena bagian luar cepat gosong tetapi bagian dalam masih lembek.
Rendam ebi menggunakan air panas selama beberapa menit hingga lunak.
Setelah itu, tiriskan lalu haluskan bersama semua bahan bumbu hingga benar-benar lembut dan tercampur rata.
Aroma ebi inilah yang membuat rasa kering tempe jadi lebih harum dan gurih khas rumahan.
Panaskan sekitar 100 ml minyak sayur.
Tumis bumbu halus menggunakan api sedang hingga benar-benar matang dan mengeluarkan minyak. Proses ini penting supaya rasa bumbu lebih tahan lama dan tidak mudah basi.
Tambahkan:
Aduk hingga harum dan bumbu mendidih sempurna.
Setelah bumbu matang, masukkan tempe goreng ke dalam wajan.
Aduk perlahan sampai seluruh permukaan tempe terbalut bumbu secara merata.
Tuang sekitar 100 ml air lalu aduk kembali.
Masak menggunakan api kecil sambil terus diaduk hingga air menyusut dan bumbu meresap sempurna ke dalam tempe.
Saat teksturnya mulai kering dan tidak basah, segera matikan api.
Angkat kering tempe lalu dinginkan terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke wadah tertutup.
Langkah ini penting supaya uap panas tidak membuat kering tempe cepat lembek.
Banyak orang gagal membuat kering tempe tahan lama karena beberapa kesalahan kecil.
Supaya hasilnya tetap renyah, perhatikan tips berikut:
Api terlalu besar membuat tempe cepat gosong tetapi kurang kering.
Bumbu yang masih basah membuat kering tempe cepat lembek dan mudah basi.
Jangan langsung menutup wadah saat tempe masih panas.
Simpan di stoples atau wadah tertutup rapat agar kerenyahannya tetap terjaga.
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Berita Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia berita — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Kadang ada momen ketika ingin makan enak ala restoran, tetapi malas keluar rumah atau ingin lebih hemat. Nah, steak ayam...
Aktris sekaligus member Girls' Generation, Lim YoonA, dikabarkan tengah diincar untuk menjadi pemeran utama dalam drama Unnatural versi Korea. Drama...