Kasus Tabrakan KA dan KRL di Bekasi Naik Penyidikan Polisi Ungkap Fakta Baru
Kasus tabrakan antara kereta api (KA) Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur kini memasuki babak baru. Polda...
Read more
Insiden kebakaran Apartemen Mediterania di kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat, pada Kamis pagi (30/4/2026), masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian. Peristiwa ini sempat menimbulkan kepanikan penghuni, terutama akibat asap tebal yang menyebar hingga ke lantai atas gedung.
Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 07.31 WIB. Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi hanya dalam waktu lima menit setelah laporan diterima. Sebanyak 27 unit mobil damkar dengan 135 personel dikerahkan secara bertahap untuk mengendalikan situasi. Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 12.00 WIB.
Menurut Twedi Aditya Bennyahdi, sumber api diduga berasal dari panel listrik yang berada di area basement. “Kami menerima informasi awal dari petugas sekuriti setempat bahwa sumber api berasal dari panel listrik di basement. Api tersebut dapat segera dipadamkan,” kata Twedi kepada wartawan.
Meski api cepat ditangani, dampak asap tidak bisa dihindari. Asap tebal dilaporkan masuk ke jalur kabel dan merambat ke berbagai ruangan hingga ke lantai atas bangunan yang memiliki 35 lantai tersebut.
Menurut keterangan pihak kepolisian, tidak ada api yang menjalar langsung ke unit hunian warga. Twedi menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial terkait unit apartemen yang terbakar merupakan tidak benar.
“Di media sosial beredar foto yang menggambarkan seolah-olah unit terbakar dan jendela hangus. Kami tegaskan, tidak ada satu pun unit yang terdampak langsung oleh api,” jelasnya.
Namun demikian, asap yang menyebar menyebabkan gangguan pernapasan pada sejumlah penghuni. Berdasarkan data dari kepolisian, sebanyak 20 penghuni harus dirujuk ke rumah sakit karena mengalami sesak napas.
Mereka dibawa ke beberapa fasilitas kesehatan, antara lain RS Royal Taruma, RS Pelni, RS Siloam Kebon Jeruk, dan RS Tarakan Jakarta Barat. Meski ada korban terdampak, pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
Proses evakuasi juga diwarnai momen dramatis. Salah satu penghuni yang terjebak sempat melemparkan pakaian berwarna kuning bertuliskan pesan darurat. Tulisan tersebut berisi informasi lokasi dan kondisi penghuni.
Petugas Damkar Jakarta Barat, Seman, menjelaskan bahwa pesan itu menunjukkan keberadaan penghuni di lantai 23, kamar nomor 33, serta adanya bayi di dalam unit tersebut.
Menurut Seman, penghuni tersebut terdiri dari satu orang dewasa dan dua bayi. Tim evakuasi segera bergerak dan berhasil menyelamatkan mereka dalam kondisi selamat.
Saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut. Aparat kepolisian menyatakan fokus utama masih pada penanganan pasca kejadian dan memastikan kondisi seluruh penghuni aman.
Referensi:
CNN Indonesia
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Nasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia nasional — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Sebagian pengguna mungkin terkejut saat membuka fitur status di aplikasi WhatsApp. Pasalnya, tidak hanya konten dari kontak, kini iklan juga...
Apple mencatat kinerja penjualan yang solid berkat tingginya permintaan terhadap produk terbaru mereka, termasuk iPhone 17 dan MacBook Neo. Kondisi...