Harga Pertamax Bisa Turun, Ini Syarat yang Diungkap Kementerian ESDM

Kementerian ESDM memastikan harga Pertamax dapat turun jika harga minyak dunia mengalami penurunan. Simak penjelasan lengkapnya.

Kementerian ESDM memastikan harga Pertamax dapat turun jika harga minyak dunia mengalami penurunan

Kenaikan harga Pertamax dalam beberapa waktu terakhir menjadi perhatian masyarakat. Di tengah lonjakan harga bahan bakar nonsubsidi tersebut, pemerintah memastikan bahwa harga Pertamax masih berpeluang turun apabila kondisi pasar energi global mengalami perubahan.

Menurut Juru Bicara Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dwi Anggia, harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax sangat dipengaruhi oleh pergerakan harga minyak dunia. Karena itu, jika harga minyak mentah internasional mengalami penurunan, harga BBM nonsubsidi di dalam negeri juga akan mengikuti.

“Nah apakah bisa turun? Pasti. Ketika harga minyak dunia turun, sudah bisa dipastikan harga BBM nonsubsidi juga akan turun,” kata Dwi Anggia dalam konferensi pers di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah, Jakarta, Rabu (17/6/2026).

Pernyataan tersebut sekaligus menjawab pertanyaan publik terkait kemungkinan turunnya harga Pertamax setelah sebelumnya mengalami kenaikan cukup signifikan. Menurut Anggia, mekanisme penyesuaian harga merupakan konsekuensi dari sistem harga keekonomian yang digunakan pada BBM nonsubsidi.

Ia menjelaskan bahwa kondisi sebaliknya juga berlaku. Ketika harga minyak dunia meningkat akibat berbagai faktor global, harga BBM nonsubsidi harus disesuaikan agar tetap mengikuti perkembangan biaya produksi dan distribusi energi.

Berdasarkan penjelasan Kementerian ESDM, kenaikan harga BBM nonsubsidi tidak hanya terjadi di Indonesia. Sejumlah negara lain juga melakukan penyesuaian harga lebih dahulu akibat fluktuasi pasar energi internasional yang semakin dinamis.

Baca Juga:  Pemerintah Terapkan LPG 3 Kg Satu Harga, Tahap Awal Berlaku di Dua Wilayah Jakarta

“Seiring berjalannya waktu, fluktuasi harga yang semakin dinamis, ini para pelaku usaha mau tidak mau harus menyesuaikan dengan harga keekonomian,” ujar Anggia.

Harga Pertamax Naik, BBM Subsidi Tetap Dipertahankan

Di tengah kenaikan harga Pertamax, pemerintah memastikan bahwa harga BBM bersubsidi tetap dipertahankan demi menjaga daya beli masyarakat.

Menurut Dwi Anggia, kebijakan tersebut merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto untuk melindungi kelompok masyarakat yang rentan terhadap tekanan ekonomi.

“Inilah kebijakan Presiden untuk menjaga BBM subsidi tidak naik harganya, sesulit apapun kondisi geopolitik di luar sana, ini yang tetap dijaga,” katanya.

Berdasarkan data terbaru, harga Pertamax (RON 92) naik dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter. Sementara itu, Pertamax Green 95 (RON 95) mengalami kenaikan dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter.

Sementara harga BBM bersubsidi tidak mengalami perubahan. Harga Pertalite tetap berada di level Rp10.000 per liter, sedangkan Biosolar masih dipatok Rp6.800 per liter sesuai kebijakan pemerintah.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, menjelaskan bahwa penyesuaian harga BBM nonsubsidi dilakukan dengan mempertimbangkan perkembangan geopolitik global serta harga minyak yang berlaku di pasar internasional.

“Penyesuaian pada harga BBM non-subsidi ini dilakukan dengan mempertimbangkan dinamika geopolitik global dan harga minyak yang berlaku di pasar internasional dengan tetap mempertimbangkan daya beli masyarakat,” ujar Simon melalui pernyataan resmi perusahaan.

Baca Juga:  Strategi Hemat BBM di Tengah Krisis Energi Global dan Peran Penting Masyarakat

Menurut Pertamina, faktor geopolitik global seperti konflik kawasan, gangguan rantai pasok energi, hingga perubahan produksi minyak dunia menjadi komponen penting yang memengaruhi harga bahan bakar di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Meski demikian, pemerintah menegaskan bahwa masyarakat pengguna BBM subsidi tetap mendapatkan perlindungan melalui kebijakan harga yang tidak berubah. Sementara untuk BBM nonsubsidi, harga akan terus menyesuaikan perkembangan harga minyak dunia dan kondisi pasar energi internasional.

Referensi:
CNN Indonesia

📚 ️Baca Juga Seputar Nasional

Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Nasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia nasional — semua ada di sana!

Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.

📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral

Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!

BERITATERKAIT

BERITATERBARU

INSTAGRAMFEED