Nvidia Kenalkan NemoClaw dan CPU Vera untuk Mendorong Revolusi Agen AI

Nvidia meluncurkan platform agen AI open source NemoClaw yang dirancang untuk korporasi dengan fokus pada keamanan, privasi, dan pengembangan AI otonom. (Foto: The New Stack)

Nvidia meluncurkan platform agen AI open source NemoClaw yang dirancang untuk korporasi dengan fokus pada keamanan, privasi, dan pengembangan AI otonom

Perusahaan teknologi Nvidia memperkenalkan platform agen kecerdasan buatan terbaru bernama NemoClaw, sebuah sistem open source yang dirancang untuk membantu perusahaan membangun dan mengelola agen AI otonom.

Teknologi ini dikembangkan di atas kerangka kerja OpenClaw, sebuah framework open source yang sebelumnya sudah populer digunakan untuk membuat dan menjalankan sistem Agentic AI secara lokal di perangkat perusahaan.

Menurut pernyataan resmi Nvidia, NemoClaw dirancang untuk memberikan kontrol privasi dan keamanan yang lebih kuat, sehingga perusahaan dapat mengembangkan agen AI yang mampu bekerja secara mandiri dan terus berkembang.

CEO Nvidia Jensen Huang menjelaskan bahwa OpenClaw dapat dipahami sebagai sistem operasi untuk AI pribadi.

“Ini adalah momen yang ditunggu industri… awal dari kebangkitan baru dalam software,” kata Jensen Huang, CEO Nvidia.

Ia menilai kehadiran platform seperti OpenClaw akan menjadi kebutuhan penting bagi perusahaan di seluruh dunia.

Menurut Jensen Huang, perusahaan di masa depan perlu memiliki strategi khusus terkait pengembangan agen AI.

“Untuk para CEO, pertanyaannya adalah apa strategi OpenClaw Anda? Kita semua memiliki strategi Linux. Kita semua membutuhkan strategi HTTP HTML yang melahirkan internet. Kita semua membutuhkan strategi Kubernetes yang memungkinkan cloud seluler. Sekarang setiap perusahaan perlu memiliki strategi OpenClaw,” kata Jensen Huang.

Pencipta OpenClaw Peter Steinberger juga menilai teknologi ini dapat membuat AI lebih mudah diakses oleh banyak orang.

“OpenClaw mendekatkan banyak orang dengan AI dan membantu menciptakan dunia di mana setiap orang memiliki agennya sendiri,” kata Peter Steinberger.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi dengan Nvidia akan membantu menciptakan sistem keamanan dan kontrol yang lebih kuat untuk pengembangan asisten AI.

“Dengan Nvidia dan ekosistem yang lebih luas, kami membangun claws dan guardrails yang memungkinkan siapa pun menciptakan asisten AI yang kuat dan aman,” kata Steinberger.

Nvidia juga perkenalkan CPU Vera untuk era AI agen

Selain meluncurkan platform NemoClaw, Nvidia juga memperkenalkan CPU Vera, prosesor baru yang dirancang khusus untuk kebutuhan komputasi di era agen AI.

Menurut perusahaan, CPU Vera merupakan prosesor pertama yang dibuat khusus untuk mendukung sistem AI agen yang mampu bernalar dan bertindak secara mandiri.

Nvidia mengklaim Vera mampu memberikan efisiensi hingga dua kali lipat dan performa sekitar 50 persen lebih cepat dibandingkan CPU skala rak tradisional.

Perangkat ini saat ini sedang dalam tahap produksi dan dijadwalkan mulai tersedia melalui mitra Nvidia pada paruh kedua tahun ini.

Pengembangan Vera disebut melanjutkan kesuksesan CPU Grace sebelumnya yang digunakan untuk membangun berbagai infrastruktur AI di berbagai industri.

CPU Vera dirancang dengan kinerja single thread tinggi dan bandwidth per inti besar, sehingga mampu memberikan respons yang lebih cepat untuk layanan AI skala besar.

Teknologi ini ditujukan untuk berbagai kebutuhan seperti asisten pengkodean, agen AI konsumen, hingga sistem AI perusahaan.

Nvidia juga mengungkapkan bahwa CPU Vera telah mendapatkan dukungan dari berbagai perusahaan teknologi global.

Beberapa mitra yang disebutkan antara lain Alibaba, CoreWeave, Meta, Oracle Cloud Infrastructure, Dell Technologies, HPE, Lenovo, dan Supermicro.

Dengan dukungan tersebut, Nvidia menilai Vera berpotensi menjadi standar CPU baru untuk beban kerja AI penting, baik bagi pengembang, perusahaan rintisan, maupun organisasi publik dan swasta.

Menurut Jensen Huang, kehadiran teknologi ini menandai perubahan besar dalam perkembangan kecerdasan buatan.

“Vera mencapai titik balik untuk AI. Ketika kecerdasan menjadi agen yang mampu bernalar dan bertindak, sistem yang mengatur pekerjaan tersebut harus ikut berkembang,” kata Jensen Huang.

Dalam implementasinya, rak CPU Vera dapat mengintegrasikan hingga 256 unit CPU Vera berpendingin cair yang mampu menjalankan lebih dari 22.500 rangkaian CPU secara bersamaan.

Sistem ini dibangun menggunakan arsitektur referensi modular Nvidia MGX, yang didukung oleh sekitar 80 mitra ekosistem teknologi di seluruh dunia.

Selain itu, Nvidia juga memperkenalkan desain referensi baru yang menggunakan Vera sebagai CPU host untuk sistem Nvidia HG Rubin NVL8.

Dalam konfigurasi ini, CPU Vera bertugas mengoordinasikan pergerakan data dan kontrol sistem untuk berbagai beban kerja yang dipercepat oleh GPU.

Mitra Nvidia juga menyediakan konfigurasi server dengan soket tunggal maupun ganda yang dioptimalkan untuk berbagai kebutuhan komputasi seperti pembelajaran penguatan, inferensi agen AI, pemrosesan data, manajemen penyimpanan, aplikasi cloud, hingga komputasi berkinerja tinggi.

Referensi:
BloombergTechnoz

📚 ️Baca Juga Seputar IT

Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita IT Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia it — semua ada di sana!

✍️ Ditulis oleh: Fadjri Adhi Putra & Fahmi Fahrulrozi
📌 Editor: Redaksi Tren Media

Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.

📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral

Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!

BERITATERKAIT

BERITATERBARU

INSTAGRAMFEED