China Minta Pengguna Hapus Claude Code Usai Muncul Dugaan Backdoor
Pemerintah China mengeluarkan peringatan kepada para pengguna Claude Code, perangkat lunak pemrograman berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dikembangkan oleh Anthropic....
Read more
OpenAI resmi memperkenalkan ChatGPT Work, layanan kecerdasan buatan terbaru yang dirancang untuk membantu berbagai aktivitas profesional, mulai dari menyusun dokumen, membuat presentasi, mengolah data, hingga mengotomatisasi pekerjaan rutin di lingkungan kerja.
Menurut OpenAI, ChatGPT Work ditenagai keluarga model AI GPT-5.6, yang diklaim memiliki kemampuan lebih baik dalam memahami konteks pekerjaan, menghasilkan dokumen berkualitas, serta menyelesaikan tugas kompleks dengan instruksi yang lebih sederhana.
Berbeda dengan Codex yang berfokus pada pengembangan perangkat lunak, ChatGPT Work dikembangkan sebagai asisten kerja yang mampu mengumpulkan informasi dari berbagai aplikasi, file, maupun desktop pengguna. Informasi tersebut kemudian dapat diolah menjadi dokumen, spreadsheet, laporan, hingga presentasi yang siap digunakan atau dibagikan.
AI ini juga diklaim mampu mengikuti template kerja yang biasa digunakan pengguna sehingga hasil yang dibuat lebih sesuai dengan kebutuhan organisasi maupun perusahaan.
Salah satu fitur utama ChatGPT Work adalah Plan Mode. Dengan fitur ini, AI akan terlebih dahulu mengumpulkan konteks pekerjaan, menyusun rencana pelaksanaan, kemudian meminta persetujuan pengguna sebelum menjalankan tugas yang diminta.
Selain itu, ChatGPT Work mendukung lebih dari 1.400 plugin. Pengguna dapat menghubungkan layanan seperti Slack, Google Drive, Notion, GitHub, dan berbagai aplikasi lain hanya dengan mengetik simbol “@”, sehingga proses pengambilan data menjadi lebih praktis.
Menurut OpenAI, ChatGPT Work juga menghadirkan fitur Sites yang memungkinkan pengguna membuat situs web maupun aplikasi sederhana, seperti dashboard proyek, portal internal perusahaan, kalender peluncuran produk, hingga laporan interaktif tanpa harus menulis banyak kode.
Pada aplikasi desktop Windows dan macOS, ChatGPT Work dilengkapi browser bawaan dan kemampuan computer use, sehingga AI dapat berinteraksi dengan aplikasi desktop, membuka browser, hingga membantu memindahkan file sesuai izin yang diberikan pengguna.
Fitur lain yang turut diperkenalkan adalah Task Scheduling, yang memungkinkan pengguna menjadwalkan pekerjaan agar dijalankan secara otomatis oleh AI. Seluruh progres pekerjaan dapat dipantau melalui aplikasi desktop maupun perangkat seluler.
OpenAI menegaskan bahwa pengguna tetap memiliki kendali penuh terhadap seluruh izin akses yang diberikan kepada AI. Pengguna juga dapat menentukan kapan ChatGPT Work harus meminta persetujuan sebelum melakukan tindakan tertentu.
Berdasarkan informasi dari OpenAI, ChatGPT Work mulai tersedia melalui aplikasi desktop ChatGPT untuk Windows dan macOS. Sementara akses melalui web dan aplikasi seluler akan dirilis secara bertahap bagi pelanggan ChatGPT Plus, Pro, Business, Enterprise, dan Edu.
Layanan ini didukung model GPT-5.6 Sol, Terra, dan Luna, yang dirancang untuk menangani pekerjaan profesional secara lebih adaptif, menghasilkan analisis yang lebih matang, serta mengurangi kebutuhan penulisan prompt yang panjang.
Referensi:
Kompas Tekno
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉
Kumpulan Artikel dan Berita IT Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia it — semua ada di sana!Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Timnas Spanyol akan menghadapi Belgia dalam lanjutan Piala Dunia 2026 yang digelar di Stadion Los Angeles, Sabtu (11/7/2026) dini hari...
Kebiasaan menggunakan ponsel dan media sosial selama berjam-jam kini menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Namun, terlalu banyak menerima rangsangan digital...