IRGC Ancam Balasan Keras Usai Kapal Iran Disita dan Ditembak AS di Teluk Oman
Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali memanas setelah insiden penembakan dan penyitaan kapal berbendera Iran di perairan Teluk Oman....
Read more
Serangan drone Iran di Riyadh, Arab Saudi, dilaporkan tidak hanya menyasar Kedutaan Besar Amerika Serikat, tetapi juga berdampak pada markas CIA yang berada di kompleks yang sama. Insiden ini memperpanjang daftar eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.
Berdasarkan laporan sejumlah sumber yang dikutip media internasional, stasiun CIA di Riyadh terkena dampak serangan drone yang diduga terjadi pada Senin lalu. Serangan itu sebelumnya diketahui menghantam Kedubes AS di Riyadh hingga memicu kebakaran dan kerusakan pada bangunan.
Menurut laporan yang dikutip dari CNN, markas CIA tersebut berada di kompleks yang sama dengan kedutaan. Sumber menyebutkan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, bangunan dilaporkan mengalami kerusakan signifikan.
Laporan serupa juga disampaikan oleh Washington Post yang menyebut fasilitas intelijen Amerika itu terdampak serangan. Meski demikian, pihak CIA menolak memberikan komentar terkait informasi tersebut.
Sebelumnya, Iran disebut meluncurkan dua drone yang menyerang Kedubes AS di Arab Saudi. Serangan itu menyebabkan kebakaran dan kerusakan pada area kedutaan. Tidak ada laporan korban luka dalam insiden tersebut.
Selain dua drone yang menghantam langsung, dua drone lainnya diduga menyerang di atau dekat area kedutaan, menurut sumber lain yang mengetahui kejadian itu.
Di tengah memanasnya situasi, Korps Garda Revolusi Islam Iran atau IRGC menyatakan pihaknya telah memulai langkah untuk menghancurkan apa yang mereka sebut sebagai pusat politik Amerika di kawasan tersebut.
“Ledakan di kedutaan Washington di Riyadh, ibu kota Arab Saudi, adalah langkah ke arah ini,” tulis IRGC dalam pernyataan di Telegram.
Pernyataan itu mempertegas eskalasi ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat, yang sebelumnya sudah meningkat akibat saling serang di berbagai titik di Timur Tengah. Serangan drone ke fasilitas diplomatik dan intelijen ini dinilai menjadi sinyal bahwa konflik tidak lagi terbatas pada satu wilayah saja, melainkan berpotensi meluas.
Hingga kini belum ada keterangan resmi tambahan dari pemerintah Arab Saudi terkait dampak lebih lanjut atas serangan tersebut. Situasi keamanan di sekitar kompleks kedutaan dilaporkan diperketat menyusul insiden tersebut.
Referensi:
detik.com
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Internasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia internasional — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Kasus dugaan pencurian terjadi di salah satu resort di kawasan Ubud, Bali. Seorang warga negara asing (WNA) asal India diduga...
Seorang pria berusia 39 tahun diamankan aparat kepolisian di wilayah Kalideres, Jakarta Barat, setelah diduga melakukan pelecehan terhadap tiga anak...