Trump Sebut Dirinya Presiden Sementara Venezuela, Ketegangan Politik Meningkat

Donald Trump mengklaim dirinya sebagai Presiden Sementara Venezuela melalui media sosial dan memicu kontroversi internasional. (Foto: kabar24.bisnis.com)
Donald Trump mengklaim dirinya sebagai Presiden Sementara Venezuela melalui media sosial dan memicu kontroversi internasional. (Foto: kabar24.bisnis.com)

Donald Trump mengklaim dirinya sebagai Presiden Sementara Venezuela melalui media sosial dan memicu kontroversi internasional

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menjadi sorotan setelah menyebut dirinya sebagai Presiden Sementara Venezuela. Klaim tersebut disampaikan Trump melalui unggahan di media sosial Truth Social dan langsung memicu perdebatan luas di tingkat internasional.

Menurut laporan Anadolu Agency, Trump membagikan tangkapan layar halaman Wikipedia yang menampilkan keterangan dirinya sebagai “Acting President of Venezuela” sejak Januari 2026. Dalam unggahan tersebut, keterangan itu ditulis di atas jabatan resminya sebagai Presiden Amerika Serikat. Namun, gambar yang diunggah itu diduga merupakan hasil rekayasa digital atau suntingan.

Unggahan tersebut menambah panjang daftar pernyataan kontroversial Trump terkait Venezuela. Selain klaim kepemimpinan, Trump juga melontarkan candaan politik lain dengan menanggapi unggahan warganet yang menyebut Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio berpotensi menjadi Presiden Kuba. “Kedengarannya bagus bagi saya,” tulis Trump dalam komentarnya.

Pernyataan ini muncul tidak lama setelah Amerika Serikat melancarkan operasi militer terhadap Venezuela pada awal Januari. Berdasarkan informasi dari Hindustan Times, operasi tersebut melibatkan pengeboman fasilitas militer serta pengerahan pasukan ke Caracas untuk menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores.

Keduanya kemudian diterbangkan ke New York untuk menghadapi proses hukum atas tuduhan perdagangan narkoba dan senjata. Situasi ini semakin memperumit hubungan politik antara Amerika Serikat dan Venezuela, yang selama ini telah diwarnai ketegangan diplomatik.

AS Klaim Akan Kelola Venezuela Selama Masa Transisi

Sebelumnya, Trump juga sempat menyatakan bahwa pemerintahannya akan mengelola Venezuela dan aset minyak negara tersebut selama masa transisi. Namun, berdasarkan data dari otoritas Venezuela, posisi kepemimpinan sementara di negara tersebut telah diisi secara konstitusional.

✍️ Ditulis oleh: Fadjri Adhi Putra & Fahmi Fahrulrozi
📌 Editor: Redaksi Tren Media

Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.

📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral

Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!

BERITATERKAIT

BERITATERBARU

INSTAGRAMFEED