Kronologi dan Temuan Peristiwa Satu Keluarga Tewas di Warakas Jakarta Utara

Kronologi dan temuan terbaru soal satu keluarga tewas di Warakas Jakarta Utara diduga akibat keracunan dengan autopsi masih dilakukan polisi. (Foto: Tribunnews)

Kronologi dan temuan terbaru soal satu keluarga tewas di Warakas Jakarta Utara diduga akibat keracunan dengan autopsi masih dilakukan polisi

Satu keluarga ditemukan tewas di Jalan Warakas 5 Gang 10, Tanjung Priok, Jakarta Utara, dalam peristiwa yang diduga akibat keracunan. Tiga orang dari keluarga tersebut meninggal dunia, sedangkan satu orang lain selamat dan mendapat perawatan di rumah sakit.

Berdasarkan informasi resmi dari pihak kepolisian, tiga jenazah korban dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan autopsi guna mengetahui penyebab pasti dari peristiwa tragis ini. Satu anggota keluarga yang selamat berinisial ASJ berusia 22 tahun mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Koja.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, tiga jenazah yang ditemukan dalam kondisi meninggal itu telah dibawa ke RS Polri untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Identitas Korban dan Kondisi Tubuh

Korban tewas terdiri atas seorang ibu berinisial SS berusia 50 tahun, perempuan berinisial AAL berusia 27 tahun, serta seorang anak laki-laki berinisial AAB yang masih berusia 13 tahun. Satu anggota keluarga yang selamat adalah pria berinisial ASJ berusia 22 tahun.

Polisi menyatakan kondisi tubuh ketiga jenazah dalam keadaan melepuh di beberapa bagian. Menurut Kanit Resmob Polres Metro Jakarta Utara Iptu Seno Adji, kondisi tersebut terlihat jelas secara kasat mata di sekitar tubuh para korban.

Selain itu, ketiga jenazah juga ditemukan dengan busa putih di mulutnya, meskipun pihak kepolisian belum dapat memastikan penyebab pasti dari gejala tersebut. Polisi masih menunggu hasil autopsi untuk mendapatkan informasi ilmiah yang lebih mendalam.

Temuan di dalam kontrakan menunjukkan bahwa jenazah ditemukan di tempat berbeda-beda, yaitu di kamar dan ruang tamu.

Diduga Keracunan

Warga setempat serta petugas yang memeriksa lokasi kejadian menyatakan bahwa peristiwa ini diduga kuat merupakan kasus keracunan. Seorang anggota Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) menyampaikan bahwa korban yang selamat juga mengalami luka melepuh pada kulitnya dan sempat meminta pertolongan.

Kanit Reskrim Polsek Tanjung Priok AKP Handam Samudro membenarkan adanya dugaan keracunan tersebut setelah polisi mendapatkan informasi awal dan kemudian melakukan pengecekan di tempat kejadian.

Menurut saksi yang selamat, saat ditemukan, ketiga jasad korban memang menunjukkan kondisi yang tidak wajar dengan busa di mulut.

Temuan Barang Bukti di Lokasi

Polres Metro Jakarta Utara mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian. Petugas menemukan botol minuman dan bekas bungkus makanan di area tempat tinggal korban. Barang-barang tersebut kemudian dijadikan obyek pemeriksaan untuk membantu proses penyelidikan.

Selain botol minum dan sisa makanan, polisi juga mengamankan beberapa telepon seluler korban serta barang-barang lain di lokasi sebagai bagian dari barang bukti kasus ini.

Keluarga Korban

Warga sekitar menyebut bahwa korban yang meninggal merupakan single parent. Ibu mereka merupakan kepala keluarga, didampingi kedua anaknya yang tewas dalam peristiwa ini. Hal tersebut dikonfirmasi oleh warga yang berada di lokasi kejadian.

Saksi lain yang selamat mengaku sempat melihat korban AAL pada malam sebelum peristiwa terjadi. Ia mengatakan bahwa pada Kamis malam sekira pukul 20.00 WIB, ia berpapasan dengan AAL di wilayah sekitar tempat tinggalnya.

Kemudian, saksi kedua yang baru tiba di kontrakan sempat mendengar suara ASJ yang meminta tolong. Saksi itu segera mendatangi lokasi dan melihat korban tergeletak di lantai setelah keluar dari kamar mandi. Ketika ditanya, ASJ menjawab bahwa ia tidak tahu apa yang terjadi karena saat itu ia sedang mandi.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Onkoseno Gradiarso Sukahar menjelaskan kronologi tersebut sebagai bagian dari rangkaian peristiwa penemuan korban.

Proses Penyelidikan Polisi

Polisi hingga kini masih melakukan serangkaian pemeriksaan, termasuk proses autopsi terhadap tiga jenazah untuk menemukan penyebab pasti tewasnya korban. Penyelidikan masih berlangsung dengan memeriksa barang bukti, kondisi lokasi, serta keterangan saksi yang selamat.

Referensi: CNN Indonesia

📚 ️Baca Juga Seputar Nasional

Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Nasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia nasional — semua ada di sana!

✍️ Ditulis oleh: Fadjri Adhi Putra & Fahmi Fahrulrozi
📌 Editor: Redaksi Tren Media

Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.

📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral

Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!

BERITATERKAIT

BERITATERBARU

INSTAGRAMFEED