IRGC Ancam Balasan Keras Usai Kapal Iran Disita dan Ditembak AS di Teluk Oman
Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali memanas setelah insiden penembakan dan penyitaan kapal berbendera Iran di perairan Teluk Oman....
Read more
Pemerintah Spanyol akhirnya buka suara terkait insiden tenggelamnya kapal wisata di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, yang menimpa pelatih tim putri Valencia FC, Fernando Martin, beserta keluarganya. Mereka dilaporkan hilang setelah kapal yang ditumpangi karam pada pekan lalu.
Menurut Kementerian Luar Negeri, Eropa, dan Kerja Sama Spanyol, pemerintah melalui Kedutaan Besar di Jakarta terus melakukan koordinasi dengan otoritas Indonesia untuk memastikan penanganan insiden berjalan maksimal.
“Kedutaan Besar Spanyol di Jakarta terus memberikan bantuan konsuler penuh ke masyarakat yang terdampak kecelakaan kapal Jumat lalu dan memantau dengan cermat operasi penyelamatan yang berlangsung,” kata perwakilan Kementerian Luar Negeri Spanyol.
Dalam perkembangan terbaru, pemerintah Spanyol juga menyampaikan pembaruan mengenai penemuan korban. “Otoritas Indonesia telah mengonfirmasi penemuan jenazah salah satu anak di bawah umur warga Spanyol yang hilang Jumat lalu,” lanjut pernyataan tersebut.
Kementerian Luar Negeri Spanyol juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Indonesia yang terlibat dalam proses pencarian.
Insiden ini terjadi saat kapal wisata KM Putri Sakinah yang mengangkut 11 orang mengalami kecelakaan di perairan Pulau Padar. Di dalam kapal terdapat Fernando Martin, istrinya Mar Martinez Ortuno, satu anak perempuan, dan tiga anak laki-laki berusia 9 hingga 12 tahun, serta empat anak buah kapal dan satu pemandu wisata.
Menurut keterangan nakhoda kapal, Lukman, Fernando dan tiga anak laki-lakinya sedang tidur di kabin bagian bawah saat kejadian. Sementara itu, sang istri dan anak perempuan berada di kabin atas dan berhasil menyelamatkan diri.
Namun, kondisi kapal yang terus tenggelam membuat kru tidak dapat mengevakuasi Fernando dan ketiga anaknya. Kabin bawah disebut sudah terendam air sehingga mereka tidak dapat keluar.
Sebelum kecelakaan, kapal tersebut sempat melakukan perjalanan wisata ke Pulau Kalong di kawasan Taman Nasional Komodo (TNK). Setelah itu, kapal berlayar menuju Pulau Padar untuk aktivitas trekking sebelum akhirnya mengalami kecelakaan.
Hingga kini, operasi pencarian korban masih terus dilakukan oleh tim gabungan di perairan Labuan Bajo. Pemerintah Spanyol memastikan akan terus memantau proses ini dan memberikan dukungan konsuler kepada keluarga korban.
Referensi: CNN Indonesia
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Internasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia internasional — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Sebuah video memperlihatkan momen tak terduga saat seorang pemain gitar terjatuh dari atas panggung ketika hendak duduk dalam sebuah acara...
Kementerian Komunikasi dan Digital atau Komdigi memutuskan untuk menunda sementara penerapan sistem rating gim Indonesia Game Rating System atau IGRS....