Batas Aman Makan Telur dalam Seminggu agar Kolesterol Tetap Terkontrol
Telur menjadi salah satu bahan makanan favorit banyak orang karena praktis diolah dan kaya nutrisi. Selain mengandung protein berkualitas tinggi,...
Read more
Perjalanan kehamilan tidak hanya tentang perubahan fisik pada ibu, tetapi juga tentang tumbuh kembang janin dari minggu ke minggu. Meski perubahan terjadi setiap minggu, perkembangan bayi dalam kandungan umumnya dibagi menjadi tiga trimester utama. Penting bagi ibu hamil untuk mengenali perubahan yang terjadi agar bisa mendeteksi lebih awal jika terdapat gangguan atau kelainan kehamilan.

Perkembangan Janin Minggu Ke Minggu. (Foto: Alodokter).
Perkembangan bayi dimulai sejak pembuahan, yang biasanya terjadi dua minggu setelah hari pertama haid terakhir (HPHT). Tanggal HPHT ini juga digunakan dokter untuk memperkirakan hari persalinan, yaitu sekitar 40 minggu dari tanggal tersebut.
Minggu ke-3 hingga ke-4: Sel telur yang telah dibuahi membentuk kantong embrio dan plasenta. Detak jantung janin mulai terdeteksi pada minggu ke-4, dengan ukuran hanya sekitar 0,6 cm.
Minggu ke-6: Tunas tangan dan kaki mulai terbentuk. Bagian wajah seperti mata dan hidung mulai terlihat samar. Janin berbentuk menyerupai huruf C.
Minggu ke-7 sampai 10: Tangan dan kaki makin berkembang, ukuran janin mendekati 3 cm dan mulai aktif bergerak.
Minggu ke-11 sampai 13: Otak berkembang pesat, ginjal mulai mengeluarkan urine, dan jari-jemari bisa mengepal. Alat kelamin mulai terbentuk dan panjang janin bisa mencapai 8 cm.
Gejala kehamilan seperti mual, payudara membesar, dan kelelahan juga mulai terasa. Ini merupakan fase krusial di mana organ-organ vital mulai terbentuk.
Memasuki trimester kedua, ibu biasanya merasa lebih nyaman karena gejala awal mulai mereda. Di sisi lain, perkembangan janin semakin cepat dan nyata.
Minggu ke-14–15: Berat janin mencapai 45 gram dan panjang sekitar 9 cm. Tulang mengeras dan indera pengecap mulai terbentuk.
Minggu ke-16–18: Alat kelamin janin makin jelas, dan bisa terlihat saat USG. Janin mulai merespons cahaya dan suara.
Minggu ke-19–20: Bayi mulai mendengar suara dari luar. Produksi mekonium (tinja pertama bayi) dimulai.
Minggu ke-21–25: Janin makin aktif, alis dan rambut mulai tumbuh, berat bertambah karena penumpukan lemak.
Minggu ke-26–27: Janin mulai mengisap jari, cegukan, dan mengeluarkan serta menghirup air ketuban sebagai latihan pernapasan.
Pada tahap ini, Bumil sudah bisa merasakan tendangan janin secara rutin dan bahkan melihat ekspresi wajah bayi melalui pemeriksaan USG.
Di trimester terakhir ini, perkembangan janin mencapai tahap penyempurnaan. Berat badan bertambah cepat dan organ vital hampir seluruhnya matang.
Minggu ke-28–30: Berat janin sekitar 1 kg. Otot dan paru-paru berkembang, dan rambut, bulu mata, serta kuku tumbuh sempurna.
Minggu ke-31–33: Tendangan makin kuat. Bumil bisa mengalami kontraksi palsu (Braxton Hicks). Rahim yang membesar menyebabkan nyeri ulu hati dan sesak napas.
Minggu ke-34–36: Sistem saraf pusat dan paru-paru sempurna. Posisi bayi mulai turun ke area panggul sebagai persiapan lahir.
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Kesehatan Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia kesehatan — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Barcelona kembali menunjukkan ambisinya mempertahankan dominasi di sepak bola Spanyol dan Eropa dengan mendatangkan Anthony Gordon dari Newcastle United. Klub...
Seri ketujuh MotoGP 2026 akan berlangsung akhir pekan ini di Sirkuit Mugello, Italia. Para penggemar balap motor dunia kembali disuguhkan...