Sudoku Packing Method Solusi Praktis Traveling Tanpa Overpacking
Saat merencanakan perjalanan, banyak orang tanpa sadar melakukan overpacking atau membawa terlalu banyak barang. Kekhawatiran tidak memiliki cukup outfit saat...
Read more
Kucing memang hewan lucu dan menggemaskan, tapi jika sering berak sembarangan di halaman rumah tentu bisa membuat pemilik rumah kesal. Salah satu cara alami yang banyak direkomendasikan adalah menanam tanaman yang aromanya tidak disukai kucing.
Menurut buku Panduan Lengkap Kucing karya Muhammad A Suwed dan Rodame M Napitupulu, kucing memiliki indra penciuman yang sangat sensitif. Hidung mereka dilengkapi dengan lapisan epitel yang memiliki reseptor untuk mengenali berbagai molekul aroma di udara. Karena itu, kucing bisa mendeteksi bau tertentu dari jarak jauh dan menghindari aroma yang dianggap mengganggu.
Berikut beberapa jenis tanaman yang diyakini tidak disukai kucing berdasarkan informasi dari The Spruce, Tomβs Guide, dan Catster.
Aroma oregano yang tajam dan agak pedas membuat tanaman ini tidak disukai oleh kucing. Selain itu, jika daun oregano sampai tertelan, hewan ini bisa mengalami muntah atau gangguan pencernaan. Tanaman ini sering digunakan sebagai bumbu dapur dan cukup mudah ditanam di pot kecil di rumah.
Menempatkan oregano di area tempat kucing sering berak sembarangan bisa membantu mengurangi kebiasaan tersebut.
Lavender dikenal luas sebagai tanaman pengusir nyamuk, tetapi ternyata juga efektif menjauhkan kucing. Kandungan minyak esensial seperti kamper dan linalool di dalamnya membuat kucing tidak nyaman. Bagi manusia, aroma lavender menenangkan, namun bagi kucing justru mengganggu.
Beberapa ahli bahkan menyarankan agar pemilik hewan tidak menggunakan produk beraroma lavender karena dapat membuat hewan peliharaan stres.
Tanaman ini mungkin belum banyak dikenal di Indonesia, tetapi rue merupakan salah satu tanaman yang paling tidak disukai kucing. Aroma segar dan rasa pahitnya membuat hewan peliharaan enggan mendekat.
Rue juga bersifat sedikit beracun dan memiliki kemampuan tumbuh baik di tempat yang kering dan panas, sehingga cocok ditempatkan di area terbuka rumah.
Tanaman ini sangat umum digunakan sebagai bumbu masakan dan bahan herbal. Namun, aroma sereh yang menyengat justru membuat kucing menjauh. Kamu bisa menanam sereh di dekat pagar atau sudut halaman rumah.
Selain mengusir kucing, sereh juga dikenal ampuh untuk menghalau nyamuk dan tikus. Pastikan penempatan sereh untuk konsumsi dan untuk pengusir kucing dipisahkan agar tidak terkontaminasi.
Geranium memiliki bunga yang indah dan sering dijadikan tanaman hias. Namun, aroma kuat dari minyak esensial di daunnya sangat tidak disukai kucing. Bahkan, jika termakan, tanaman ini bisa menyebabkan gangguan kulit atau muntah pada hewan peliharaan.
Menanam geranium di pot gantung atau di tepi halaman bisa membuat area tersebut lebih aman dari kucing liar.
Aroma eukaliptus yang kuat dan khas mampu menghalau kucing. Tanaman ini juga sering diolah menjadi minyak kayu putih. Menurut The Spruce, tanaman eukaliptus mengandung zat yang bisa beracun jika tertelan oleh kucing, sehingga hewan tersebut akan otomatis menjauh.
Selain itu, menempatkan tanaman eukaliptus di dekat jendela atau halaman rumah juga bisa memberikan efek aromaterapi alami bagi penghuni rumah.
Rosemary termasuk tanaman yang mudah tumbuh dan sering digunakan sebagai bumbu masakan. Meskipun tidak beracun, kucing cenderung menghindarinya karena aroma minyak esensialnya terlalu kuat.
Tanaman ini bisa ditanam di pot kecil di dapur atau di area yang sering dilewati kucing agar hewan tersebut tidak mendekat.
Aroma citrus atau jeruk adalah salah satu bau yang paling dibenci kucing. Lemon thyme memiliki aroma mirip jeruk yang berasal dari kandungan minyak esensialnya. Karena itu, tanaman ini sering digunakan sebagai pengusir alami kucing.
Selain berfungsi sebagai pengusir, lemon thyme juga memiliki bunga cantik berwarna lembut, sehingga tetap memperindah halaman rumah.
Tanaman unik ini memiliki nama ilmiah Coleus caninus dan dijuluki tanaman penakut kucing. Aromanya menyerupai bau sigung, yang sangat dibenci kucing. Saat daunnya tersentuh, tanaman ini akan mengeluarkan aroma tidak sedap yang semakin kuat.
Scaredy cat plant tumbuh baik di area yang terkena sinar matahari langsung dan tidak memerlukan perawatan rumit.
Pepermin sering digunakan dalam minuman atau aromaterapi karena baunya menyegarkan bagi manusia. Namun, bagi kucing, aroma pepermin terasa menyengat dan tidak menyenangkan.
Kamu bisa membuat larutan semprot alami dari daun pepermin untuk mengusir kucing dari area tertentu. Caranya, rendam beberapa lembar daun dalam air, lalu semprotkan di tempat yang sering dikunjungi kucing untuk berak.
Kucing memiliki reseptor penciuman yang sangat sensitif, jauh melebihi manusia. Hidung mereka bisa menganalisis molekul di udara dengan bantuan sel penerima di rongga hidung. Hal ini memungkinkan kucing memprediksi sinyal bahaya di sekitarnya.
Menurut penjelasan dalam Panduan Lengkap Kucing, tingkat sensitivitas penciuman kucing membuat mereka mudah mengenali dan menghindari aroma kuat seperti minyak esensial atau senyawa alami yang dihasilkan tanaman.
Referensi: Detik
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman π Kumpulan Artikel dan Berita Tips Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia tips β semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
π± Saluran Trenmedia π³ Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang β update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Kasus dugaan pencurian terjadi di salah satu resort di kawasan Ubud, Bali. Seorang warga negara asing (WNA) asal India diduga...
Seorang pria berusia 39 tahun diamankan aparat kepolisian di wilayah Kalideres, Jakarta Barat, setelah diduga melakukan pelecehan terhadap tiga anak...