Selingkuh Tak Harus Fisik Kenali Bentuk Emosional yang Bisa Merusak Hubungan

Banyak perilaku sederhana ternyata termasuk selingkuh non fisik dan bisa mengganggu komitmen pasangan. (Foto: Freepik)

Banyak perilaku sederhana ternyata termasuk selingkuh non fisik dan bisa mengganggu komitmen pasangan

Di era komunikasi yang semakin cepat dan terbuka, dinamika hubungan juga ikut berubah. Tidak semua bentuk perselingkuhan melibatkan kontak fisik, namun tetap bisa menimbulkan dampak emosional yang serius. Fenomena ini dikenal sebagai selingkuh non fisik.

Banyak orang tidak menyadari bahwa batas antara hubungan yang wajar dan yang melampaui komitmen bisa menjadi sangat tipis. Interaksi yang terlihat sederhana bisa berkembang menjadi keterikatan emosional yang perlahan mengganggu hubungan utama.

Berdasarkan berbagai sumber psikologi, termasuk Psychology Today dan Centre for Clinical Psychology, ada sejumlah perilaku yang termasuk dalam kategori selingkuh non fisik.

Bentuk Selingkuh Non Fisik yang Sering Terjadi

1. Berinteraksi intens dengan mantan
Menurut Psychology Today, komunikasi dengan mantan bisa menjadi masalah jika dilakukan secara intens dan personal. Hal ini dapat membuat pasangan merasa tersisihkan atau dibandingkan.

2. Flirting dengan orang lain
Sikap menggoda atau memberi sinyal ketertarikan mungkin terlihat ringan. Namun jika dilakukan berulang, perilaku ini bisa membuka ruang bagi hubungan emosional yang lebih dalam.

3. Tidak menjelaskan status hubungan
Membiarkan orang lain mendekat tanpa memberi tahu bahwa sudah memiliki pasangan bisa menciptakan persepsi yang salah. Ini menunjukkan kurangnya komitmen dalam hubungan.

4. Menikmati perhatian dari orang lain
Mendapat pujian memang menyenangkan. Namun jika perhatian tersebut bersifat romantis dan tidak dibatasi, hal ini dapat memperkuat keterikatan emosional di luar hubungan utama.

5. Curhat ke orang lain secara berlebihan
Berbagi cerita dengan orang lain selain pasangan, terutama secara intens, bisa membuat peran pasangan tergantikan. Ini berpotensi memindahkan kedekatan emosional.

6. Menggunakan aplikasi kencan
Mengunduh atau aktif di aplikasi kencan saat masih memiliki pasangan dapat menimbulkan pertanyaan soal komitmen. Bahkan tanpa interaksi serius, niatnya sudah dianggap melanggar kepercayaan.

7. Membentuk aliansi melawan pasangan
Menurut Centre for Clinical Psychology, berpihak pada orang lain saat konflik dengan pasangan dapat menciptakan jarak emosional. Hubungan pun terasa tidak lagi aman.

8. Komitmen bersyarat
Menjalani hubungan tanpa niat serius atau masih membuka peluang dengan orang lain menjadi tanda komitmen yang tidak utuh. Sikap ini membuat pasangan merasa tidak benar benar dipilih.

Fenomena selingkuh non fisik menunjukkan bahwa kepercayaan dan komunikasi menjadi fondasi penting dalam hubungan. Tanpa batas yang jelas, interaksi sehari hari bisa berkembang menjadi masalah yang lebih besar.

Referensi:
CNN Indonesia

📚 ️Baca Juga Seputar Berita

Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Berita Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia berita — semua ada di sana!

✍️ Ditulis oleh: Fadjri Adhi Putra & Fahmi Fahrulrozi
📌 Editor: Redaksi Tren Media

Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.

📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral

Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!

BERITATERKAIT

BERITATERBARU

INSTAGRAMFEED