Wacana SPP SMA dan SMK Negeri di Jawa Barat Kembali Mengemuka, Ini Penjelasannya
Wacana pemberlakuan kembali Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) di SMA dan SMK negeri di Jawa Barat kembali menjadi perhatian publik. Usulan...
Read more
Di era komunikasi yang semakin cepat dan terbuka, dinamika hubungan juga ikut berubah. Tidak semua bentuk perselingkuhan melibatkan kontak fisik, namun tetap bisa menimbulkan dampak emosional yang serius. Fenomena ini dikenal sebagai selingkuh non fisik.
Banyak orang tidak menyadari bahwa batas antara hubungan yang wajar dan yang melampaui komitmen bisa menjadi sangat tipis. Interaksi yang terlihat sederhana bisa berkembang menjadi keterikatan emosional yang perlahan mengganggu hubungan utama.
Berdasarkan berbagai sumber psikologi, termasuk Psychology Today dan Centre for Clinical Psychology, ada sejumlah perilaku yang termasuk dalam kategori selingkuh non fisik.
1. Berinteraksi intens dengan mantan
Menurut Psychology Today, komunikasi dengan mantan bisa menjadi masalah jika dilakukan secara intens dan personal. Hal ini dapat membuat pasangan merasa tersisihkan atau dibandingkan.
2. Flirting dengan orang lain
Sikap menggoda atau memberi sinyal ketertarikan mungkin terlihat ringan. Namun jika dilakukan berulang, perilaku ini bisa membuka ruang bagi hubungan emosional yang lebih dalam.
3. Tidak menjelaskan status hubungan
Membiarkan orang lain mendekat tanpa memberi tahu bahwa sudah memiliki pasangan bisa menciptakan persepsi yang salah. Ini menunjukkan kurangnya komitmen dalam hubungan.
4. Menikmati perhatian dari orang lain
Mendapat pujian memang menyenangkan. Namun jika perhatian tersebut bersifat romantis dan tidak dibatasi, hal ini dapat memperkuat keterikatan emosional di luar hubungan utama.
5. Curhat ke orang lain secara berlebihan
Berbagi cerita dengan orang lain selain pasangan, terutama secara intens, bisa membuat peran pasangan tergantikan. Ini berpotensi memindahkan kedekatan emosional.
6. Menggunakan aplikasi kencan
Mengunduh atau aktif di aplikasi kencan saat masih memiliki pasangan dapat menimbulkan pertanyaan soal komitmen. Bahkan tanpa interaksi serius, niatnya sudah dianggap melanggar kepercayaan.
7. Membentuk aliansi melawan pasangan
Menurut Centre for Clinical Psychology, berpihak pada orang lain saat konflik dengan pasangan dapat menciptakan jarak emosional. Hubungan pun terasa tidak lagi aman.
8. Komitmen bersyarat
Menjalani hubungan tanpa niat serius atau masih membuka peluang dengan orang lain menjadi tanda komitmen yang tidak utuh. Sikap ini membuat pasangan merasa tidak benar benar dipilih.
Fenomena selingkuh non fisik menunjukkan bahwa kepercayaan dan komunikasi menjadi fondasi penting dalam hubungan. Tanpa batas yang jelas, interaksi sehari hari bisa berkembang menjadi masalah yang lebih besar.
Referensi:
CNN Indonesia
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Berita Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia berita — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Wacana pemberlakuan kembali Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) di SMA dan SMK negeri di Jawa Barat kembali menjadi perhatian publik. Usulan...
Kompetisi Free Fire Esports World Cup (EWC) 2026 resmi bergulir di Paris, Prancis, mulai 15 hingga 18 Juli 2026. Turnamen...