Kronologi Bentrok Oknum TNI dan Polri di Mappi, Kodam Mandala Trikora Beri Penjelasan
Kodam XXIV/Mandala Trikora akhirnya buka suara terkait insiden bentrok yang melibatkan oknum anggota TNI dan Polri di Distrik Obaa, Kabupaten...
Read more
Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman sebagai Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas). Keputusan tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 116/P Tahun 2025 yang ditandatangani pada 9 Oktober 2025.
Dalam dokumen tersebut disebutkan bahwa Arief Prasetyo Adi diberhentikan dengan hormat dari jabatannya sebagai Kepala Bapanas. Keputusan itu juga disertai ucapan terima kasih atas pengabdian dan jasa-jasa Arief selama menjabat sejak Februari 2022 di era Presiden Joko Widodo.
Menurut CNN, langkah Presiden Prabowo ini menandai perubahan penting dalam struktur kelembagaan pangan nasional, yang kini berada langsung di bawah koordinasi Kementerian Pertanian.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memberikan klarifikasi terkait alasan Amran Sulaiman kini merangkap jabatan sebagai Menteri Pertanian dan Kepala Bapanas.
“Bahwa sebenarnya fungsi dari tugas Badan Pangan itu kan dulu memang ada di Kementerian Pertanian,” kata Prasetyo dalam keterangan di Kertanegara, Jakarta Selatan, Minggu (13/10).
Menurutnya, secara historis, Bapanas memang memiliki fungsi yang sejalan dengan tugas pokok Kementerian Pertanian, terutama dalam urusan produksi, distribusi, serta stabilitas pangan nasional. Karena itu, penggabungan sementara ini dinilai tidak menimbulkan tumpang tindih kewenangan.
“Tidak ada masalah karena selama ini juga menteri pertanian dengan Bapanas berjalan beriringan,” sambung Prasetyo menegaskan.
Prasetyo menambahkan bahwa Arief Prasetyo Adi akan segera mendapatkan tugas baru dari Presiden Prabowo. Namun, ia belum membeberkan secara rinci posisi baru tersebut.
“Mas Arief sedang ingin kita tugaskan di tempat yang lain,” katanya.
Arief sebelumnya dikenal sebagai sosok teknokrat yang berperan dalam penguatan stok dan distribusi pangan nasional di era Presiden Jokowi. Sejumlah kebijakan yang ia terapkan berfokus pada upaya menjaga kestabilan harga dan ketersediaan bahan pokok di pasar.
Sejak dibentuk pada 2021, Badan Pangan Nasional memiliki mandat penting dalam mengkoordinasikan kebijakan lintas kementerian untuk menjaga ketahanan pangan. Lembaga ini mengelola berbagai program, mulai dari pengendalian harga pangan, penyerapan hasil pertanian, hingga stabilisasi pasokan bahan pokok.
Dengan ditunjuknya Amran Sulaiman sebagai kepala lembaga tersebut, pemerintah berharap akan terjadi sinkronisasi antara kebijakan pertanian dan ketahanan pangan secara menyeluruh.
Menurut CNN, kebijakan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah baru untuk mempercepat reformasi birokrasi, terutama dalam sektor-sektor strategis seperti pangan dan energi.
Kebijakan rangkap jabatan ini menuai beragam tanggapan dari kalangan pengamat kebijakan publik dan ekonomi pangan. Sebagian menilai langkah tersebut dapat mempercepat proses pengambilan keputusan lintas sektor, sementara sebagian lain mengkhawatirkan potensi konflik kepentingan.
Pengamat kebijakan publik Universitas Indonesia, misalnya, menyebut bahwa posisi ganda ini bisa menjadi momentum untuk menyatukan visi antara produksi pangan dan distribusi nasional. Namun, ia menekankan perlunya pengawasan ketat agar tidak terjadi dominasi satu kementerian terhadap lembaga independen seperti Bapanas.
Dari sisi administratif, pemerintah memastikan bahwa penunjukan ini bersifat sementara hingga dilakukan evaluasi lebih lanjut mengenai efektivitas kebijakan tersebut.
Andi Amran Sulaiman bukan sosok baru di dunia pemerintahan. Ia pernah menjabat sebagai Menteri Pertanian pada periode 2014–2019 di bawah pemerintahan Presiden Joko Widodo. Di masa kepemimpinannya, Amran dikenal dengan program modernisasi alat pertanian dan peningkatan produktivitas sektor pangan nasional.
Setelah sempat kembali ke dunia bisnis, Amran kembali dipercaya mengisi jabatan yang sama pada kabinet Prabowo Subianto tahun 2024. Kini, dengan tambahan tanggung jawab sebagai Kepala Bapanas, Amran dihadapkan pada tantangan untuk menjaga keseimbangan antara kebijakan produksi dan distribusi pangan.
Pemerintah menegaskan bahwa penunjukan Amran Sulaiman bukan sekadar keputusan administratif, melainkan langkah strategis untuk memperkuat sistem pangan nasional. Dengan satu komando di bawah Kementerian Pertanian, diharapkan rantai birokrasi dapat dipangkas sehingga kebijakan stabilisasi harga dan stok pangan bisa dijalankan lebih cepat.
“Sinergi antara kementerian dan lembaga terkait akan terus ditingkatkan agar ketahanan pangan tetap terjaga,” ujar Prasetyo.
Langkah ini juga sekaligus menandai komitmen Presiden Prabowo untuk membangun sistem pangan yang efisien, berdaulat, dan berkelanjutan di tengah tantangan global seperti perubahan iklim dan fluktuasi harga komoditas.
Referensi: CNN Indonesia
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Nasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia nasional — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Konten lokal menunjukkan taringnya di platform Netflix Indonesia. Pada periode 2-8 Februari 2026, sebanyak tujuh dari sepuluh film terpopuler di...
Julian Alvarez kembali menunjukkan ketajamannya bersama Atletico Madrid. Penyerang asal Argentina itu mencetak satu gol dalam kemenangan telak 4-0 atas...