Waka MPR Eddy Soeparno Imbau Publik Tenang Soal BBM di Tengah Konflik Timur Tengah
Situasi geopolitik di Timur Tengah yang kembali memanas memicu kekhawatiran sebagian masyarakat mengenai pasokan bahan bakar minyak atau BBM di...
Read more
Bentrok berdarah kembali terjadi di kawasan perkebunan sawit di Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau. Konflik yang dipicu persoalan pengelolaan lahan sawit dengan skema kerja sama operasi atau KSO ini menewaskan satu orang dan melukai beberapa lainnya.
Insiden tersebut terjadi di lahan eks PT BS yang berada di Dusun IV Rintis, Desa Bontang, Kecamatan Bonai Darussalam, pada Sabtu (7/2). Berdasarkan keterangan kepolisian, bentrokan melibatkan dua kelompok pengamanan swakarsa yang sama-sama mengklaim hak pengelolaan area perkebunan.
Menurut AKP Yohanes, Kasi Humas Polres Rokan Hulu, sebelum bentrokan pecah kedua belah pihak sebenarnya telah dimediasi oleh aparat kepolisian setempat. Mereka sepakat untuk menahan diri sambil menunggu proses mediasi lanjutan yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa (10/2) di Kantor Camat Bonai Darussalam.
“Sebelum kejadian, kedua belah pihak telah dimediasi dan sepakat menahan diri menunggu proses mediasi,” kata AKP Yohanes, Kasi Humas Polres Rokan Hulu.
Namun situasi berubah ketika puluhan orang mendatangi lokasi lahan sebelum agenda mediasi dilaksanakan. Massa datang dengan membawa senjata tajam serta senapan angin dan mendesak kelompok pengamanan swakarsa dari KUD serta para pekerja PT BS untuk mengosongkan barak yang berada di area tersebut.
Upaya aparat dan sejumlah pihak untuk menenangkan massa tidak membuahkan hasil. Ketegangan meningkat hingga akhirnya bentrokan tidak dapat dihindari. Dalam peristiwa itu, kelompok pengamanan swakarsa KSO dilaporkan melakukan aksi perusakan dan melepaskan tembakan ke arah bangunan di sekitar lokasi.
Akibat bentrokan tersebut, satu orang anggota pengamanan swakarsa dari KUD bernama Bernadus Betu alias Jon tewas di tempat kejadian perkara. Selain korban meninggal, dua orang lainnya mengalami luka berat akibat tembakan, sementara tiga orang mengalami luka ringan, termasuk luka bacok dan luka akibat benda tajam.
“Pascakejadian kami langsung melakukan olah TKP, mengamankan kelompok pengamanan swakarsa yang terlibat, mengumpulkan barang bukti, serta mengevakuasi korban,” ujar AKP Yohanes.
Korban meninggal dunia langsung dievakuasi ke RS Bhayangkara Pekanbaru untuk keperluan autopsi. Sementara itu, para korban luka saat ini menjalani perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan di wilayah Rokan Hulu.
Untuk mencegah konflik susulan, pihak kepolisian telah melakukan langkah pengamanan tambahan. Aparat juga melakukan penggalangan terhadap kedua kelompok pengamanan swakarsa serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak perusahaan terkait.
“Saat ini kami menyiagakan personel tambahan untuk menjaga situasi tetap kondusif dan mencegah terjadinya bentrokan lanjutan,” kata AKP Yohanes.
Referensi:
CNN Indonesia
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Nasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia nasional — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Dunia hiburan Indonesia berduka. Penyanyi Vidi Aldiano meninggal dunia setelah menjalani perjuangan panjang melawan kanker selama enam tahun. Kabar wafatnya...
Kebersihan perangkat rumah tangga sering kali kurang diperhatikan, termasuk mesin cuci. Banyak orang menganggap alat ini tidak perlu dibersihkan karena...