Samosa Ayam Gurih Berempah, Camilan Renyah yang Selalu Bikin Nambah
Ada jenis camilan yang sekali digigit langsung membawa kita ke suasana santai sore hari. Entah itu momen nongkrong bareng keluarga,...
Read more
Ada saat-saat ketika kita tiba-tiba rindu aroma jajanan pasar yang selalu muncul setiap pagi di depan rumah: penjual yang datang dengan gerobak kecil, suara klakson pelan, dan senyum hangat khas penjual jajanan tradisional. Di antara banyaknya pilihan, Putu Mayang hampir selalu jadi rebutan—warnanya cantik, bentuknya unik seperti mi halus berpilin, dan disajikan dengan kuah santan manis yang hangat.
Sekarang, ketika jajanan tradisional mulai jarang ditemukan dan harga jajan pagi makin naik, membuat Putu Mayang sendiri di rumah bisa jadi pilihan cerdas: lebih hemat, higienis, dan bisa dikreasikan sesuai selera keluarga. Apalagi versi Putu Mayang Kuah Gula Jahe menghadirkan sensasi manis hangat yang bikin badan segar dan tenggorokan lega. Aroma jahe yang harum berpadu dengan santan gurih, menciptakan comfort food yang tak hanya mengenyangkan tapi juga menenangkan.
Bukan cuma untuk nostalgia, tapi juga cocok banget untuk sarapan akhir pekan, jamuan keluarga, acara arisan, atau takjil ramadhan. Anak-anak suka karena warnanya ceria, orang tua senang karena rasanya klasik dan hangat menyehatkan.
Siap mencoba memunculkan kembali memori masa kecil lewat mangkuk manis yang menggoda?
⏱ Waktu Memasak: 45 Menit
🍽 Porsi: 8
300 gram tepung beras
2 1/2 sdm gula pasir
1 sdt garam
100 gram tepung sagu
550 ml santan (dari 1 butir kelapa)
4 tetes pewarna merah muda
4 tetes pewarna hijau muda
1 lembar daun pisang lebar (untuk alas kukusan, oles sedikit minyak)
100 gram jahe (bakar terlebih dahulu lalu kupas)
400 ml air
500 ml santan (dari 1/4 butir kelapa)
100 gram gula pasir
1/2 sdt garam
2 lembar daun pandan (ikat simpul)
2 sdm maizena (larutkan dengan 2 sdm air)
Masak tepung beras bersama gula pasir, garam, dan santan. Aduk terus sampai adonan menggumpal dan kalis.
Tambahkan tepung sagu, lalu uleni saat masih hangat hingga adonan elastis.
Bagi adonan menjadi 3 bagian.
Satu bagian diberi pewarna merah muda
Satu bagian diberi pewarna hijau muda
Sisanya biarkan putih alami
Aduk semua hingga warnanya merata.
Masukkan adonan ke cetakan putu mayang atau piping bag dengan spuit besar.
Tekan adonan ke atas daun pisang yang sudah diolesi minyak tipis.
Kukus selama 15 menit dengan api sedang sampai teksturnya kenyal namun lembut.
Angkat dan sisihkan.
Rebus jahe bakar dengan 400 ml air sampai air berkurang setengahnya.
Saring air rebusan.
Rebus kembali air jahe bersama santan, gula pasir, garam, dan daun pandan sambil diaduk hingga mendidih.
Tambahkan larutan maizena dan terus aduk sampai kuah mengental dan meletup-letup.
Matikan api.
Letakkan putu mayang warna-warni di mangkuk.
Tuang kuah gula jahe panas di atasnya.
Sajikan hangat.
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Kuliner Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia kuliner — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Konten lokal menunjukkan taringnya di platform Netflix Indonesia. Pada periode 2-8 Februari 2026, sebanyak tujuh dari sepuluh film terpopuler di...
Julian Alvarez kembali menunjukkan ketajamannya bersama Atletico Madrid. Penyerang asal Argentina itu mencetak satu gol dalam kemenangan telak 4-0 atas...