Aceh Masuki Fase Rehabilitasi dan Rekonstruksi, Anggaran Rp58,9 Triliun Disiapkan
Pemerintah Provinsi Aceh resmi mengakhiri masa transisi darurat pemulihan bencana ekologis yang berakhir pada 28 Juli 2026. Selanjutnya, pemerintah akan...
Read more
Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik 1.204 Pamong Praja Muda Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXXIII dalam upacara yang berlangsung di Lapangan Parade Kampus IPDN Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Rabu (29/7/2026). Pelantikan tersebut menjadi penanda dimulainya pengabdian para lulusan sebagai aparatur pemerintahan yang akan bertugas di berbagai daerah di Indonesia.
Menurut Presiden Prabowo Subianto, pelantikan tidak hanya menjadi seremoni kelulusan, tetapi juga merupakan awal dari tanggung jawab besar dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta menjaga persatuan bangsa.
Dalam prosesi pelantikan, Presiden Prabowo menyematkan tanda pangkat kepada tiga perwakilan Pamong Praja Muda yang berasal dari jajaran lulusan terbaik. Setelah itu, kepala negara memimpin langsung pembacaan ikrar yang diikuti seluruh peserta pelantikan.
Isi ikrar tersebut menegaskan komitmen para lulusan untuk menjalankan tugas pemerintahan dengan sebaik-baiknya, setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, siap berkorban demi kepentingan bangsa dan negara, serta mengabdi dan menjadi teladan bagi masyarakat.
Berdasarkan data dari IPDN, pada tahun akademik 2025/2026 terdapat 1.404 wisudawan yang berasal dari berbagai jenjang pendidikan. Jumlah tersebut terdiri atas 45 lulusan Program Doktor Ilmu Pemerintahan, 73 lulusan Magister Terapan Ilmu Pemerintahan, 1.204 lulusan Sarjana Terapan Ilmu Pemerintahan, serta 82 lulusan Program Pendidikan Profesi Kepamongprajaan.
Pada kesempatan yang sama, Presiden Prabowo juga memberikan penghargaan kepada 10 lulusan terbaik sebagai bentuk apresiasi atas prestasi akademik maupun karakter kepemimpinan selama menempuh pendidikan di IPDN.
Penghargaan tertinggi Kartika Astha Brata diberikan kepada Aji Bayu Ramadhan asal Nusa Tenggara Timur dari Program Studi Teknologi Rekayasa Informasi Pemerintahan.
Sementara itu, penghargaan Sapta Abdi Praja diberikan kepada sembilan lulusan lainnya, yakni Charina Anggie Simbolon dari Kepulauan Riau pada Program Studi Pembangunan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat, Mohamad Toriq Anwar dari Jawa Tengah pada Program Studi Keuangan Publik, M Ramdhan dari Jawa Barat pada Program Studi Manajemen Sumber Daya Manusia Sektor Publik, Febyanti Rachman dari Jawa Tengah pada Program Studi Manajemen Keamanan dan Keselamatan Publik, Siti Ifadoh dari Jawa Timur pada Program Studi Politik Indonesia Terapan, Dwi Ajeng Ayu Farahdilah Akbbar dari Jawa Timur pada Program Studi Studi Kebijakan Publik, Dwimas Januari Setiawan dari Nusa Tenggara Timur pada Program Studi Administrasi Pemerintahan Daerah, I Kadek Bayu Swastika dari Bali pada Program Studi Studi Kependudukan dan Pencatatan Sipil, serta Agung Mirah Prayoga dari Jawa Timur pada Program Studi Praktik Perpolisian Tata Pamong.
Menurut data dari IPDN, penghargaan tersebut diberikan kepada lulusan yang menunjukkan prestasi akademik, kedisiplinan, kepemimpinan, dan dedikasi selama menjalani pendidikan.
Pelantikan Pamong Praja Muda setiap tahun menjadi bagian penting dalam regenerasi aparatur pemerintahan di Indonesia. Para lulusan IPDN dipersiapkan untuk mengisi berbagai posisi strategis di pemerintahan daerah maupun instansi pemerintahan lainnya sehingga diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan.
Referensi:
Detik
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Nasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia nasional — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
"The strongest warrior is not always defeated by a stronger enemy—sometimes he is defeated by the throne he chooses to...
Banyak orang percaya bahwa anak yang lahir dari orang tua cerdas memiliki peluang lebih besar untuk memiliki kemampuan intelektual yang...