Fakta Baru Pembunuhan Wanita di Tangsel, Saksi Dengar Teriakan Tolong
Kasus pembunuhan terhadap seorang wanita berinisial I (49) di Perumahan Pondok Pakulonan, Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, mulai menemukan titik...
Read more
Polisi masih menunggu konfirmasi dari pihak aplikator sebelum memanggil pasangan yang diduga melakukan tindakan asusila di dalam taksi online di kawasan Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Meski identitas keduanya disebut sudah dikantongi, pemanggilan belum dilakukan karena penyidik ingin memastikan data tersebut akurat.
Menurut Kanit Reskrim Polsek Kebayoran Lama, AKP Ivo, pihaknya tidak ingin keliru dalam melakukan pemanggilan.
“Ini sudah kita kantongi namanya, pemanggilannya belum, kan kita harus konfirmasi dengan Gojek dulu betul atau tidak, karena kalau kita panggil orang polisi kan harus tepat, statusnya masih tetap saksi,” kata AKP Ivo, Minggu 15 Februari 2026.
Ia menjelaskan, konfirmasi diperlukan karena sopir taksi online yang mengetahui kejadian tersebut tidak dapat memastikan identitas kedua penumpang. Peristiwa terjadi pada malam hari sehingga pengemudi kesulitan mengenali wajah mereka dengan jelas.
AKP Ivo menambahkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi, namun kantor aplikator dalam kondisi tutup saat akhir pekan. Polisi berencana mendatangi kantor perusahaan pada hari kerja untuk memastikan identitas tersebut.
“Karena posisi pada waktu itu malam, jadi driver Gojeknya pun juga tidak tahu itu siapa, jadi kita harus koordinasi pihak Gojek, tapi Gojeknya tutup. Kita sudah kantongi namanya, tetap kita akan panggil, ini pasti, karena dari kemarin Pak Kapolsek juga meminta segera,” ujarnya.
Sebagai bagian dari penyelidikan, polisi juga telah memeriksa sejumlah rekaman CCTV, termasuk kamera pengawas di lokasi penumpang turun di Cipulir.
“Itu sudah kita cek CCTV, cek CCTV yang dia turun di Cipulir itu juga kita cek semua juga,” jelasnya.
Kasus ini mencuat setelah video dugaan tindakan asusila tersebut viral di media sosial. Sopir taksi online berinisial AR menceritakan kronologi kejadian saat menerima pesanan perjalanan dari wilayah Jakarta Pusat menuju Jakarta Selatan.
Menurut AR, kecurigaan muncul ketika penumpang perempuan terlihat terus-menerus berbaring dan meletakkan kepala di paha penumpang laki-laki. Untuk memastikan situasi, ia menggeser spion tengah mobil agar bisa melihat kondisi di bangku belakang.
“Saya mulai nundukin spion tengah. Baru mulai saya tegur,” kata AR kepada wartawan, Kamis 12 Februari.
Namun teguran awal tidak langsung diindahkan. Kedua penumpang tetap dalam posisi yang sama. AR kemudian menegur dengan nada lebih tegas hingga akhirnya penumpang perempuan bangkit dari posisi tersebut.
Ia mengaku melihat pakaian keduanya dalam kondisi tidak rapi.
“Saya ngeliat si cewek ini bajunya berantakan. Si laki-laki celananya juga tidak beres,” ungkapnya.
Meski demikian, AR tidak langsung meminta keduanya turun di tengah perjalanan. Ia mempertimbangkan dampak terhadap akun dan pesanan yang sedang berjalan.
AR juga menjelaskan alasan dirinya mengunggah video tersebut ke media sosial. Menurutnya, tindakan itu dilakukan sebagai bentuk edukasi agar penumpang taksi online dapat menjaga sikap dan menghormati ruang publik, termasuk kendaraan yang digunakan bersama.
Hingga kini, polisi menegaskan bahwa pasangan tersebut masih berstatus saksi. Pemanggilan akan dilakukan setelah proses verifikasi identitas dari pihak aplikator selesai.
Referensi:
Detik
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Nasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia nasional — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Sebuah lokasi curug di kawasan Naringgul, Cianjur Selatan, kembali mencuri perhatian. Bagi para pengguna jalan yang melintas, pemandangan air terjun...
Sebuah video memperlihatkan momen menegangkan saat seorang anak tenggelam di saluran air tanpa pengawasan orang tua. Kejadian tersebut nyaris berujung...