YouTube Hadirkan Fitur Baru Pengguna Kini Bisa Batasi Shorts
Platform video milik Google, yaitu YouTube, menghadirkan pembaruan fitur yang memungkinkan pengguna untuk mengatur batas waktu menonton video Shorts secara...
Read more
Startup portal lowongan pekerjaan Pintarnya baru saja mengumumkan pencapaian besar. Perusahaan rintisan yang fokus menghubungkan pencari kerja dengan pemberi kerja ini berhasil mengamankan pendanaan Seri A sebesar US$ 16,7 juta atau sekitar Rp 271 miliar (kurs Rp 16.271 per dolar AS).
Pendanaan ini dipimpin oleh investor global Square Peg, dengan partisipasi dari investor lama seperti Vertex Ventures Southeast Asia & India serta East Ventures.
Co-Founder Pintarnya, Henry Hendrawan, menjelaskan bahwa dana baru ini akan digunakan untuk memperkuat kapabilitas platform serta memperluas akses layanan keuangan ke seluruh Indonesia.
“Dengan begitu, pengguna dapat lebih mudah memanfaatkan berbagai layanan keuangan yang ditawarkan oleh mitra ekosistem,” ujar Henry dalam keterangan resmi pada Senin (25/8).
Pintarnya memang tidak hanya sekadar portal lowongan kerja. Seiring perkembangan, platform ini memperluas peran sebagai penyedia akses keuangan, terutama bagi pekerja dengan pendapatan tidak tetap dan minim akses perbankan.
Henry menekankan bahwa bagi jutaan pekerja informal di Indonesia, model credit scoring tradisional sering kali tidak efektif. Pinjaman digital tanpa jaminan justru dianggap berisiko tinggi untuk segmen ini.
“Karena itu, kami menghadirkan solusi dengan menggandeng pemberi pinjaman berbasis aset, sehingga pekerja bisa mengajukan pinjaman dengan jaminan emas, elektronik, atau kendaraan bermotor,” jelas Henry.
Pintarnya resmi didirikan pada 2022 oleh Nelly Nurmalasari, Henry Hendrawan, dan Ghirish Pokardas. Awalnya, platform ini fokus menyediakan lowongan kerja berbasis pencocokan pintar menggunakan Artificial Intelligence (AI), lengkap dengan fitur pembuatan CV otomatis.
Namun, hanya dalam waktu singkat, Pintarnya berevolusi menjadi ekosistem karier yang komprehensif. Saat ini, tercatat ada lebih dari 10 juta pengguna aktif, didukung oleh 40.000 pemberi kerja, serta lebih dari 100.000 lowongan pekerjaan yang ditawarkan.
Selain menyediakan akses ke lowongan kerja, Pintarnya juga bermitra dengan berbagai pemberi pinjaman, baik digital maupun tradisional, untuk menghadirkan layanan keuangan yang inklusif.
Sejak berdiri, platform ini mencatatkan lebih dari 8 juta penempatan kerja.
Dalam menjalankan misinya, Pintarnya memanfaatkan teknologi untuk menyederhanakan berbagai proses. Henry menjelaskan bahwa AI (Artificial Intelligence) membantu dalam:
Membuat CV secara otomatis untuk pencari kerja
Memberikan rekomendasi lowongan yang sesuai profil pengguna
Menyediakan fitur auto-apply untuk mempercepat pendaftaran kerja
Dengan teknologi ini, pencari kerja bisa lebih efisien menemukan peluang yang tepat, sementara perusahaan lebih mudah menemukan kandidat yang sesuai kebutuhan.
Selain menyediakan lowongan kerja, Pintarnya juga menghadirkan kelas edukasi karier singkat untuk membantu pengguna meningkatkan keterampilan. Bagi perusahaan, tersedia sistem peringkat otomatis dan fitur komunikasi instan yang memudahkan proses penyaringan kandidat.
Tak hanya itu, Pintarnya turut memberikan akses ke layanan kredit. Hingga saat ini, lebih dari 200 ribu pengguna telah memanfaatkan layanan kredit Pintarnya untuk berbagai kebutuhan mendesak, mulai dari biaya kesehatan, pendidikan, hingga modal usaha kecil.
Dengan pendekatan ini, Pintarnya tidak hanya berperan sebagai portal lowongan kerja, melainkan juga sebagai jembatan akses keuangan inklusif bagi jutaan pekerja Indonesia yang sebelumnya sulit dijangkau oleh layanan perbankan tradisional.
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Inspiratif Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia inspiratif — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Sebuah video memperlihatkan momen tak terduga saat seorang pemain gitar terjatuh dari atas panggung ketika hendak duduk dalam sebuah acara...
Kementerian Komunikasi dan Digital atau Komdigi memutuskan untuk menunda sementara penerapan sistem rating gim Indonesia Game Rating System atau IGRS....