Lando Norris Catat Sejarah Besar Usai Musim Berat dan Persaingan Ketat
Lando Norris akhirnya memastikan diri sebagai juara dunia Formula 1 2025 setelah finis ketiga pada balapan penutup musim di GP...
Read more
Pembalap Ducati, Francesco Bagnaia, menyoroti keras perilisan film dokumenter MotoGP yang mengulas kembali insiden kontroversial antara Valentino Rossi dan Marc Marquez di Sirkuit Sepang, Malaysia, pada musim 2015.
Polemik tersebut dikenal sebagai salah satu momen paling panas dalam sejarah MotoGP modern, ketika Rossi dituduh menendang motor Marquez hingga pembalap asal Spanyol itu terjatuh.
Menurut laporan dari sumber resmi MotoGP yang dikutip media internasional, film dokumenter terbaru itu menghadirkan kembali perdebatan lama antara dua legenda MotoGP tersebut. Beberapa pembalap, termasuk Bagnaia, ikut dimintai pendapat. Namun, juara dunia dua kali itu justru merasa kecewa atas kehadiran film tersebut.
“Menurut saya, dalam banyak hal, para pembalap memiliki kepekaan bahwa mereka yang membuat keputusan tertentu tidak berlaku,” kata Bagnaia, dikutip dari Crash.
Ia menilai bahwa ide merilis dokumenter tentang peristiwa di Sepang 2015 merupakan langkah yang kurang tepat. “Bahkan ide untuk merilis film dokumenter itu, jika boleh disebut demikian, pada tahun 2015, menurut saya, kurang tepat,” tambahnya.
Bagnaia juga menganggap film tersebut menampilkan pandangan yang tidak objektif.
“Peran-peran digambarkan sedikit terdistorsi. Saya tidak ingin membahasnya, tapi itu tidak pantas,” ucapnya.
Ia menilai waktu perilisan dokumenter itu juga kurang sensitif, sebab bertepatan dengan peringatan kematian Marco Simoncelli (Sic) yang jatuh pada Kamis.
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Agung, Roy Riadi, menilai program Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) yang dilaksanakan menggunakan Chromebook tidak memberikan...
Aksi unjuk rasa buruh kembali akan digelar di Jakarta. Massa dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bersama Partai Buruh dijadwalkan...