Batas Aman Makan Telur dalam Seminggu agar Kolesterol Tetap Terkontrol
Telur menjadi salah satu bahan makanan favorit banyak orang karena praktis diolah dan kaya nutrisi. Selain mengandung protein berkualitas tinggi,...
Read more
Keluhan radang tenggorokan, flu, batuk, hingga pilek ramai dibicarakan masyarakat setelah libur panjang Lebaran. Fenomena ini banyak diungkapkan warganet di media sosial yang merasa mengalami gejala serupa secara bersamaan, bahkan dalam satu keluarga.
Sejumlah pengguna media sosial mengaku baru terserang penyakit setelah periode libur berakhir. Ada yang menyebut seluruh anggota keluarga mengalami radang tenggorokan, sementara lainnya mempertanyakan apakah memang sedang terjadi “musim sakit” pasca Lebaran.
Kondisi ini ternyata tidak hanya sekadar kebetulan. Menurut tenaga medis, ada faktor tertentu yang membuat penyakit saluran pernapasan lebih mudah menyebar setelah libur panjang.
Menurut dr Erlang Samoedro, SpP(K), spesialis paru, tren peningkatan kasus flu setelah libur panjang memang sering terjadi. Ia menjelaskan bahwa aktivitas selama liburan menjadi salah satu pemicu utama.
“Iya, banyak yang flu setelah musim libur. Faktor yang menyebabkan cuaca yang berubah hujan dan panas, kemudian banyaknya orang atau kepadatan orang menyebabkan penularan flu yang lebih cepat,” kata dr Erlang Samoedro, SpP(K).
Selama libur Lebaran, masyarakat cenderung melakukan perjalanan, berkumpul dengan keluarga besar, serta menghadiri berbagai acara. Situasi ini menciptakan kerumunan dengan mobilitas tinggi, yang mempermudah penyebaran virus penyebab gangguan saluran pernapasan.
Selain itu, perubahan cuaca yang tidak menentu juga ikut berperan. Perpaduan antara hujan dan panas dapat memengaruhi kondisi tubuh, sehingga daya tahan menjadi lebih rentan menurun.
Kondisi tersebut membuat banyak orang mengalami gejala serupa seperti sakit tenggorokan, batuk, pilek, hingga flu dalam waktu yang hampir bersamaan.
Untuk mencegah kondisi ini semakin meluas, menjaga imunitas tubuh menjadi langkah penting. dr Erlang menyarankan masyarakat untuk memperhatikan asupan nutrisi harian.
“Pencegahan hindari kerumunan dan gunakan masker banyak minum air buah dan sayur,” jelasnya.
Selain itu, mencukupi kebutuhan cairan juga membantu tubuh tetap terhidrasi dan mendukung sistem imun bekerja lebih optimal. Jika kondisi tubuh mulai terasa tidak fit, sebaiknya segera beristirahat dan mengurangi aktivitas di luar rumah.
Penggunaan masker juga bisa menjadi perlindungan tambahan, terutama saat berada di tempat ramai atau ketika berinteraksi dengan banyak orang.
Fenomena meningkatnya kasus radang tenggorokan usai Lebaran ini menjadi pengingat bahwa kesehatan pernapasan perlu dijaga, terutama setelah aktivitas padat dan mobilitas tinggi selama libur panjang.
Referensi:
Detik Health
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Kesehatan Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia kesehatan — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Masyarakat yang ingin menikmati suasana pantai di Jakarta kini memiliki kesempatan menarik. Menjelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota...
Rumor mengenai keterlibatan Taylor Swift dalam film Toy Story 5 akhirnya mendapat tanggapan langsung dari pihak Pixar. Spekulasi yang sempat...