Cara Cek Status Eligible Magang Nasional Bergaji UMP Sebelum Daftar
Program Magang Nasional 2026 bergaji setara Upah Minimum Provinsi (UMP) resmi memasuki tahap pendaftaran peserta. Sebelum dapat melamar posisi magang,...
Read more
Kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap seorang wanita di Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, masih terus didalami aparat kepolisian. Korban berinisial TS diduga menjadi korban kekerasan yang dilakukan oleh kekasihnya sendiri, pria berinisial S, yang hingga kini masih dalam pengejaran.
Peristiwa tersebut menjadi perhatian publik setelah sebuah video yang memperlihatkan kondisi korban dengan luka lebam di sejumlah bagian tubuh beredar luas di media sosial. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian, korban diduga mengalami kekerasan secara berulang selama beberapa hari sebelum akhirnya berhasil melarikan diri.
Menurut AKBP Jerico Lavian Chandra, Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, korban dan terduga pelaku memiliki hubungan sebagai pasangan kekasih. Polisi juga masih mendalami dugaan penyekapan yang dialami korban.
“Hubungan antara keduanya adalah pacaran. Kami masih mendalami terkait dugaan penyekapannya,” kata AKBP Jerico Lavian Chandra, Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi.
Dalam perkembangan penyelidikan, polisi mengungkap terdapat dua orang yang diduga terlibat dalam perkara tersebut. Salah seorang yang berinisial HSLT telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Menurut AKBP Jerico Lavian Chandra, HSLT diketahui merupakan karyawan dari tersangka utama berinisial S. Hingga kini penyidik masih menelusuri sejauh mana keterlibatan HSLT dalam dugaan penyekapan maupun penganiayaan terhadap korban.
“Untuk pelaku ada dua orang, satu orang sudah kami amankan,” kata AKBP Jerico Lavian Chandra.
Sementara itu, tersangka utama berinisial S yang merupakan pacar korban masih menjadi buronan. Polisi terus melakukan pencarian untuk segera menangkap pelaku dan mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa yang terjadi.
Berdasarkan keterangan sementara, motif dugaan kekerasan dipicu rasa cemburu. Pelaku diduga menuduh korban menjalin hubungan dengan pria lain sehingga terjadi perselisihan yang berujung pada tindakan penganiayaan dan penyekapan.
Menurut AKBP Jerico Lavian Chandra, penyidik masih terus mendalami seluruh motif dan fakta yang berkaitan dengan perkara tersebut agar proses hukum berjalan sesuai ketentuan.
Di sisi lain, Kombes Budi Hermanto, Kabid Humas Polda Metro Jaya, menjelaskan dugaan penganiayaan bermula dari perselisihan antara korban dan pelaku pada 29 Juni 2026. Setelah itu korban diduga mengalami kekerasan berulang hingga 8 Juli 2026 yang menyebabkan luka lebam pada wajah dan tangan.
“Pada 29 Juni 2026 korban dan terlapor terlibat perselisihan. Terlapor diduga melakukan kekerasan terhadap korban secara berulang hingga 8 Juli 2026,” kata Kombes Budi Hermanto, Kabid Humas Polda Metro Jaya.
Korban akhirnya berhasil menyelamatkan diri ketika pelaku meninggalkan tempat tinggal. Menurut Kombes Budi Hermanto, korban keluar melalui jendela sebelum melaporkan kejadian tersebut ke Polres Metro Bekasi.
Hingga kini penyidik masih memburu tersangka utama sekaligus melengkapi alat bukti dan keterangan saksi untuk mengungkap seluruh rangkaian dugaan tindak pidana dalam kasus tersebut. Polisi juga mengimbau masyarakat yang mengetahui keberadaan pelaku agar segera memberikan informasi kepada aparat penegak hukum.
Referensi:
Detik
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Nasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia nasional — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Program Magang Nasional 2026 bergaji setara Upah Minimum Provinsi (UMP) resmi memasuki tahap pendaftaran peserta. Sebelum dapat melamar posisi magang,...
Kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap seorang wanita di Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, masih terus didalami aparat kepolisian....