Perbedaan Sistem Haji Indonesia Sebelum dan Sesudah BPKH Ini Penjelasan Pakar
Wacana perubahan skema pengelolaan haji di Indonesia kembali mencuat, termasuk ide menghapus antrean panjang yang selama ini menjadi keluhan utama...
Read more
Kediaman Presiden RI ke-7, Joko Widodo atau Jokowi, di Jalan Kutai Utara No 1, Solo, Jawa Tengah, mendadak menjadi perbincangan hangat di media sosial. Rumah tersebut muncul di Google Maps dengan label unik bernama Tembok Ratapan Solo.
Fenomena ini cepat menyebar dan memancing beragam tanggapan. Menurut Grace Natalie, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia atau PSI, penamaan tersebut menunjukkan kreativitas warganet.
“He he he, baru dengar saya. Memang kreatif netizen kita,” kata Grace Natalie saat dihubungi pada Rabu 18 Februari 2025.
Menurut Grace Natalie, kediaman Jokowi memang tidak pernah sepi pengunjung. Banyak warga datang untuk bersalaman, berfoto, hingga sekadar melepas rindu setelah Jokowi menyelesaikan masa jabatannya sebagai presiden periode 2014-2024.
“Rumah Pak Jokowi memang tidak pernah sepi pengunjung, selalu saja ada warga yang ingin bertemu Bapak, untuk salaman, berfoto, melepas kangen karena Bapak sudah purnatugas,” tuturnya.
Ia menilai ramainya warga yang datang menjadi bukti nyata bahwa Jokowi masih dicintai masyarakat.
“Ini bukti nyata bahwa beliau memang dicintai masyarakat,” ucap Grace Natalie.
Berdasarkan informasi yang beredar, nama Tembok Ratapan Solo tertera di titik lokasi rumah Jokowi di Google Maps. Selain itu, viral pula video seorang pemuda yang beraksi seolah sedang meratap di depan gerbang rumah tersebut. Video tersebut salah satunya diunggah akun Instagram @indopium.
“Tembok Ratapan di Solo kini jadi salah satu spot paling hype buat anak muda Gen Z,” tulis akun tersebut dalam unggahannya pada Senin 16 Februari 2026.
Penamaan ini memicu rasa penasaran publik, terutama karena istilah Tembok Ratapan identik dengan salah satu situs bersejarah dunia. Namun dalam konteks ini, label tersebut muncul sebagai bentuk ekspresi warganet yang melihat banyaknya warga datang ke rumah Jokowi setelah ia tidak lagi menjabat.
Ajudan Jokowi, AKBP Syarif Fitriansyah, mengaku telah mengetahui penamaan unik tersebut di platform digital. Namun ia belum dapat memastikan apakah Jokowi sendiri sudah mengetahui adanya label itu.
“Ya, saya sudah tahu. Enggak tahu Bapak sudah tahu apa belum ya,” kata AKBP Syarif Fitriansyah saat dikonfirmasi.
Ketika ditanya kemungkinan untuk meminta perubahan nama di Google Maps, Syarif tidak memberikan komentar lebih lanjut. Ia juga menyatakan secara pribadi tidak merasa tersinggung dengan label tersebut.
Fenomena ini kembali menunjukkan bagaimana ruang digital dapat dengan cepat membentuk narasi dan istilah baru di tengah masyarakat. Di sisi lain, ramainya kunjungan warga ke kediaman Jokowi memperlihatkan bahwa sosok mantan Wali Kota Solo itu masih memiliki kedekatan emosional dengan sebagian masyarakat.
Referensi:
Detik
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Nasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia nasional — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Sidang kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook digelar pada Selasa (14/4/2026) di Pengadilan Tipikor Jakarta dan menjadi perhatian publik. Dalam persidangan...
Kebijakan baru terkait perpanjangan STNK tanpa KTP pemilik asli kini resmi berlaku secara nasional. Aturan ini merupakan terobosan yang awalnya...