Cara Membuat Telur Asin Sendiri yang Praktis dan Anti Gagal
Gurih, Hemat, dan Bikin Kangen Rumah! Pernah tidak, saat makan nasi hangat dengan sambal dan lauk sederhana, tiba-tiba teringat nikmatnya...
Read more
Kue sus selalu punya tempat spesial di hati pecinta camilan manis. Teksturnya yang ringan, kulitnya yang tipis dan sedikit renyah, serta isian krim lembut yang lumer di mulut membuat siapa pun sulit berhenti di satu gigitan saja.
Banyak orang mengira kue sus adalah pastry yang rumit dan hanya bisa dibuat oleh baker profesional. Padahal, bahan dasar yang digunakan cukup sederhana dan hampir selalu tersedia di dapur rumah. Rahasianya terletak pada satu jenis adonan yang unik, yaitu pâte à choux atau yang lebih dikenal sebagai adonan choux.
Menariknya lagi, dari satu adonan dasar ini, kamu bisa menciptakan berbagai dessert populer dunia seperti éclair, profiteroles, hingga croquembouche yang mewah. Jika selama ini kamu hanya menikmati kue sus dari toko roti atau kafe favorit, sekarang saatnya mengenal lebih dekat adonan yang menjadi bintang di balik kelembutan pastry tersebut.
Adonan choux atau pâte à choux adalah salah satu jenis adonan pastry klasik asal Prancis yang terkenal karena kemampuannya mengembang tanpa bantuan baking powder maupun ragi.
Berbeda dengan adonan roti atau cake pada umumnya, choux memanfaatkan kandungan air yang tinggi. Saat dipanggang, air tersebut berubah menjadi uap dan mendorong adonan mengembang sehingga menghasilkan rongga besar di bagian dalam.
Rongga inilah yang membuat choux sangat cocok diisi dengan berbagai jenis krim, custard, whipped cream, hingga es krim.
Karakteristik adonan choux yang baik meliputi:
Karena keunikannya tersebut, adonan choux menjadi salah satu teknik dasar yang wajib dipelajari dalam dunia pastry.
Adonan choux memiliki sejarah panjang yang dimulai pada abad ke-16 di Prancis.
Konon, seorang koki asal Italia bernama Pantanelli membawa resep awal adonan ini ketika bekerja di lingkungan kerajaan Prancis. Seiring berkembangnya dunia kuliner Prancis, resep tersebut terus disempurnakan hingga menjadi pâte à choux yang dikenal saat ini.
Nama “choux” sendiri berarti “kubis” dalam bahasa Prancis. Julukan tersebut muncul karena bentuk kue sus yang mengembang bulat dianggap menyerupai kubis kecil.
Dari dapur kerajaan Prancis, choux kemudian menyebar ke berbagai negara dan menjadi fondasi banyak dessert terkenal dunia yang masih populer hingga sekarang.
Ada banyak alasan mengapa para baker jatuh cinta pada adonan ini.
Satu resep dasar dapat digunakan untuk membuat berbagai jenis pastry yang berbeda.
Kombinasi kulit tipis dan rongga besar di bagian dalam menciptakan sensasi makan yang khas dan sulit ditemukan pada jenis pastry lainnya.
Mulai dari krim vanilla, cokelat, kopi, matcha, hingga custard buah dapat dipadukan dengan adonan choux.
Meskipun bahan-bahannya sederhana, hasil akhirnya tampak elegan dan sering hadir di bakery premium.
Choux au Craquelin memiliki lapisan renyah di bagian atas yang terbuat dari campuran mentega, gula, dan tepung.
Saat dipanggang, lapisan tersebut akan membentuk tekstur retak-retak yang cantik sekaligus memberikan sensasi crunchy yang menggoda.
Éclair adalah versi memanjang dari adonan choux.
Biasanya diisi krim vanilla, kopi, atau cokelat, kemudian dihias dengan glaze mengilap di bagian atas.
Dessert ini sering dianggap sebagai salah satu pastry paling elegan dari Prancis.
Profiteroles berbentuk bulat kecil dengan isian whipped cream, custard, atau es krim.
Biasanya disajikan bersama saus cokelat hangat yang membuat rasanya semakin mewah.
Jika pernah melihat menara kue kecil yang disusun tinggi pada pesta pernikahan, kemungkinan besar itu adalah croquembouche.
Puluhan profiteroles direkatkan menggunakan karamel hingga membentuk menara yang spektakuler.
Inilah versi yang paling akrab bagi masyarakat Indonesia.
Bentuknya bulat, ringan, dan diisi krim manis yang lembut. Kue sus sering hadir pada acara keluarga, arisan, hingga perayaan spesial.

Berikut resep dasar yang bisa kamu praktikkan sendiri di rumah.
Masukkan air, butter, dan garam ke dalam panci.
Panaskan menggunakan api sedang hingga mentega meleleh sempurna dan campuran mulai mendidih.
Pastikan seluruh butter sudah larut sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya.
Setelah mendidih, segera masukkan seluruh tepung terigu sekaligus.
Aduk cepat menggunakan spatula hingga semua bahan tercampur rata.
Adonan akan mulai menggumpal dan membentuk satu kesatuan.
Terus aduk selama 1 hingga 2 menit.
Tujuannya adalah mengurangi kadar air berlebih sekaligus membentuk struktur adonan yang lebih stabil.
Saat sudah matang, adonan akan terlihat licin dan tidak lagi menempel pada dinding panci.
Pindahkan adonan ke mangkuk.
Diamkan sekitar 10 hingga 15 menit sampai suhu adonan hangat.
Jangan memasukkan telur saat adonan masih panas karena bisa membuat telur matang lebih dulu.
Masukkan telur satu per satu sambil terus diaduk.
Pastikan setiap telur tercampur sempurna sebelum menambahkan telur berikutnya.
Adonan akan berubah menjadi lebih lembut dan mengilap.
Adonan yang ideal akan jatuh perlahan saat spatula diangkat dan membentuk huruf “V” di ujung spatula.
Jika terlalu kaku, tambahkan sedikit telur.
Jika terlalu cair, hasil choux bisa melebar saat dipanggang.
Masukkan adonan ke piping bag.
Semprotkan adonan ke atas loyang sesuai bentuk yang diinginkan.
Untuk kue sus klasik, buat bentuk bulat berdiameter sekitar 4–5 cm.
Panaskan oven pada suhu 200°C.
Panggang selama 20–25 menit hingga mengembang dan berwarna keemasan.
Setelah itu turunkan suhu menjadi 170°C dan lanjutkan memanggang selama 10–15 menit untuk membantu bagian dalam mengering.
Biarkan choux dingin sepenuhnya sebelum diberi isian.
Langkah ini penting agar krim tidak meleleh.
Meskipun terlihat sederhana, ada beberapa rahasia yang menentukan keberhasilan choux.
Adonan yang masih terlalu basah akan sulit membentuk rongga besar saat dipanggang.
Tunggu hingga adonan cukup hangat agar tekstur tetap stabil.
Ukuran telur berbeda-beda, sehingga jumlah yang dibutuhkan bisa sedikit bervariasi.
Membuka pintu oven terlalu cepat dapat menyebabkan choux kempes.
Bagian dalam yang masih lembap berisiko membuat choux turun setelah keluar dari oven.
Selain custard vanilla klasik, kamu juga bisa mencoba berbagai isian modern berikut.
Cocok untuk pecinta dessert manis dan creamy.
Memberikan sentuhan rasa khas teh hijau Jepang yang sedang populer.
Pas untuk penikmat kopi yang ingin sensasi berbeda.
Menghasilkan rasa gurih-manis yang seimbang.
Memberikan aroma buah tropis yang segar.
Manis dengan sedikit rasa asam yang menyegarkan.
Selain lezat, beberapa bahan utama pada adonan choux juga memiliki nilai gizi.
Jika menggunakan isian berbahan susu, kandungan kalsium dan proteinnya juga akan meningkat.
Biasanya karena adonan terlalu cair atau oven kurang panas.
Penyebab utamanya adalah bagian dalam belum cukup kering.
Bisa terjadi karena suhu oven terlalu tinggi.
Sering disebabkan adonan kurang matang saat dimasak di atas kompor.
Sebaiknya iya karena butter memberikan rasa, aroma, dan tekstur terbaik. Namun margarin dapat digunakan sebagai alternatif.
Bisa. Bahkan banyak baker profesional hanya menggunakan spatula saat mencampurkan telur.
Kulit choux tanpa isian dapat bertahan sekitar 2–3 hari dalam wadah kedap udara.
Biasanya karena adonan terlalu cair atau jumlah telur berlebihan.
Ya. Kulit choux yang sudah matang dapat disimpan di freezer hingga satu bulan dan dipanaskan kembali sebelum digunakan.
Dari tampilannya yang sederhana, adonan choux ternyata menyimpan teknik unik yang menghasilkan pastry ringan, berongga, dan sangat menggoda. Tidak heran jika adonan ini menjadi dasar berbagai dessert terkenal dunia, mulai dari kue sus klasik hingga éclair yang elegan.
Kabar baiknya, kamu tidak perlu menjadi chef profesional untuk membuatnya. Dengan bahan yang sederhana, teknik yang tepat, dan sedikit kesabaran, choux buatan rumah bisa tampil cantik sekaligus lezat.
Jadi, jika akhir pekan ini kamu ingin mencoba membuat camilan manis yang berbeda, resep adonan choux ini layak masuk daftar eksperimen dapur berikutnya. Siapkan oven, buat krim favoritmu, lalu nikmati sensasi kulit choux yang ringan dengan isian lembut yang bikin susah berhenti mengunyah.
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Kuliner Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia kuliner — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Gurih, Hemat, dan Bikin Kangen Rumah! Pernah tidak, saat makan nasi hangat dengan sambal dan lauk sederhana, tiba-tiba teringat nikmatnya...
Piala Dunia FIFA 2026 kembali menghadirkan pertandingan menarik saat Belanda berhadapan dengan Swedia dalam laga Grup F. Pertandingan yang akan...