Jawa Tengah Jadi Provinsi Teratas dalam Sektor Wisata Indonesia
Meskipun Bali dikenal sebagai ikon pariwisata Indonesia dan magnet wisatawan mancanegara, provinsi lain di Indonesia justru mencatat pendapatan sektor wisata...
Read more
Selama ini, banyak orang mungkin mengira bahwa negara dengan dataran tertinggi di dunia adalah Swiss atau Nepal, karena keduanya dikenal memiliki pegunungan yang megah. Namun, fakta menarik menunjukkan bahwa Lesotho, negara kecil di Benua Afrika bagian selatan, justru menjadi negara tertinggi di dunia.
Menurut data geografis yang dikutip dari Express, tidak ada satu pun wilayah di Lesotho yang berada di bawah 1.400 meter di atas permukaan laut (mdpl). Bahkan, rata-rata ketinggiannya mencapai lebih dari 1.000 meter di seluruh penjuru wilayah. Kondisi ini menjadikan Lesotho sebagai satu-satunya negara di dunia yang seluruh wilayahnya berada di dataran tinggi.
Keunikan tersebut membuat Lesotho sering disebut sebagai “negara di atas awan” atau the Kingdom in the Sky, karena letaknya yang seolah menyentuh langit biru. Dari ketinggian itu, pemandangan pegunungan yang mengelilingi negeri ini terlihat begitu menakjubkan dan masih alami.
Meskipun tidak sepopuler destinasi pegunungan di Swiss atau Nepal, Lesotho menyimpan keindahan alam yang luar biasa. Ekosistemnya unik dengan lanskap yang dipenuhi lembah hijau, tebing curam, dan gunung-gunung menjulang tinggi. Keindahan tersebut membuat negara ini menjadi tujuan wisata tersembunyi bagi pecinta alam dan petualangan.
Menurut laporan dari Express, tanah vulkanik di kaki bukit dan sekitar pegunungan Lesotho dikenal sangat subur. Tanah ini menjadi salah satu kekayaan alam terbaik yang dimiliki negara tersebut dan mendukung kehidupan penduduknya.
Lesotho juga memiliki Pegunungan Maluti yang terbentang dari utara hingga selatan, membentuk dataran tinggi dengan ketinggian antara 9.000 hingga 10.000 kaki (sekitar 2.700 hingga 3.000 meter). Sementara di bagian timur, terdapat Thabana Ntlenyana, puncak tertinggi Lesotho dengan ketinggian mencapai 11.425 kaki atau sekitar 3.482 meter di atas permukaan laut.
Dengan kondisi geografis seperti itu, Lesotho memang pantas menyandang gelar negara tertinggi di dunia, mengalahkan Swiss yang rata-rata berada di ketinggian 1.350 meter dan Spanyol di 600 meter.
Lesotho memiliki populasi sekitar 2,2 juta jiwa. Di negara ini, berkuda masih menjadi alat transportasi utama untuk menjangkau desa-desa kecil yang sulit diakses kendaraan bermotor. Selain kuda, penduduk juga menggunakan pesawat kecil atau berjalan kaki untuk menempuh perjalanan antarwilayah sambil menikmati pemandangan alam yang mempesona.
Kehidupan masyarakatnya yang sederhana berpadu dengan panorama alam yang indah, menjadikan Lesotho tampak seperti negeri dongeng di tengah pegunungan Afrika. Lanskap yang megah di bawah langit biru membuat siapa pun yang berkunjung merasa seolah berada di tempat paling dekat dengan langit.
Berbeda dengan Nepal yang hanya memiliki puncak tertinggi di dunia, rata-rata ketinggian tanah Lesotho jauh melampaui negara lain. Nepal memang memiliki Gunung Everest, tetapi sebagian besar wilayahnya berada di ketinggian sekitar 60 meter saja di atas permukaan laut. Karena itu, Lesotho dinobatkan secara resmi sebagai negara dengan elevasi tertinggi di dunia secara keseluruhan.
Referensi: CNN Indonesia
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Travel Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia travel — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Kasus dugaan pencurian terjadi di salah satu resort di kawasan Ubud, Bali. Seorang warga negara asing (WNA) asal India diduga...
Seorang pria berusia 39 tahun diamankan aparat kepolisian di wilayah Kalideres, Jakarta Barat, setelah diduga melakukan pelecehan terhadap tiga anak...