KPAI Bongkar Pola Perekrutan Anak untuk Kericuhan, Iming-iming Uang Jadi Sorotan
Komisi Perlindungan Anak Indonesia atau KPAI menyoroti dugaan eksploitasi anak untuk terlibat dalam aksi ricuh di Jakarta pada 27 Agustus...
Read more
Isu pergantian Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo sedang ramai diperbincangkan setelah muncul kabar bahwa Presiden Prabowo Subianto sudah mengajukan surat presiden (surpres) ke DPR RI mengenai pengganti Kapolri. Dalam isu yang beredar terbentang dua nama calon berpangkat Komisaris Jenderal (Komjen) yang disebut berinisial D dan S.
Menurut media, rumor menyebut bahwa dua calon yang masuk dalam pertimbangan adalah pejabat tinggi Polri yang memegang pangkat Komjen. Beberapa nama yang disebut sebagai kandidat yang mungkin adalah Komjen Dedi Prasetyo (Wakapolri), Syahardiantono (Kabareskrim), dan Komjen Suyudi Ario Seto (Kepala BNN) sebagai sosok yang berinisial “S”.
Meski demikian, sampai saat ini belum ada konfirmasi resmi tentang siapa tepatnya “D” dan “S” yang diajukan. Beberapa nama masih dianggap sebagai spekulasi oleh publik dan media.
Ketika isu ini muncul, sejumlah petinggi DPR, terutama dari Komisi III yang membidangi masalah hukum dan ketertiban, menyatakan bahwa mereka belum menerima surat presiden (surpres) terkait pergantian Kapolri.
Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, mengatakan bahwa hingga Jumat, 12 September 2025, belum ada dokumen resmi surpres terkait hal ini yang masuk ke pimpinan DPR.
Hinca Panjaitan, anggota Komisi III, juga menyebut bahwa dirinya hanya mendengar isu tersebut dan belum ada konfirmasi yang valid atau bukti bahwa surpres memang telah dilayangkan ke DPR.
Kabar ini muncul di tengah sorotan publik terhadap kinerja Polri dan tuntutan reformasi kepolisian. Beberapa aksi massa serta organisasi masyarakat sipil menyuarakan kritik terkait demonstrasi yang terjadi di berbagai daerah, termasuk di Jakarta, yang menewaskan beberapa orang.
Gerakan Nurani Bangsa (GNB) adalah salah satu elemen masyarakat yang melakukan dialog dengan Presiden Prabowo, membahas reformasi kepolisian, termasuk usulan pergantian Kapolri sebagai salah satu tuntutan.
| Fakta | Penjelasan |
|---|---|
| Surpres dikabarkan dikirim | Ada pemberitaan bahwa Presiden mengirim surpres ke DPR mengenai dua calon baru Kapolri berinisial D dan S. |
| Belum dikonfirmasi oleh DPR | Pimpinan DPR dan anggota Komisi III menyatakan belum menerima dokumen resmi apapun. |
| Nama calon dianggap masih rumor | Beberapa nama muncul di spekulasi, namun belum ada pengumuman resmi. |
| Tuntutan reformasi Polri meningkat | Publik dan kelompok masyarakat menuntut akuntabilitas, khusus setelah aksi demonstrasi yang menimbulkan korban jiwa. |
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Nasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia nasional — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Pengguna HP Android lawas perlu mulai mengecek versi sistem operasi yang digunakan. WhatsApp telah memperbarui persyaratan minimum perangkat, sehingga sejumlah...
Kebiasaan menjawab telepon ternyata mengalami perubahan di kalangan generasi muda. Jika dulu kata "halo" hampir selalu menjadi sapaan pertama saat...