Resep Daging Kambing Teriyaki Empuk Anti Prengus, Menu Praktis yang Bikin Nasi Cepat Habis
Banyak orang langsung mundur duluan saat mendengar olahan daging kambing. Alasannya hampir selalu sama, takut bau prengus atau teksturnya alot...
Read more
Mengupil merupakan kebiasaan kecil yang sering dilakukan secara spontan oleh banyak orang. Aktivitas ini biasanya dilakukan untuk membersihkan kotoran di hidung agar pernapasan terasa lebih lega.
Namun ketika bulan Ramadhan tiba, sebagian umat Muslim mulai bertanya apakah mengupil saat puasa dapat membatalkan puasa. Pertanyaan ini muncul karena aktivitas tersebut melibatkan memasukkan jari ke dalam lubang hidung, yang dalam kajian fikih berkaitan dengan batas rongga tubuh.
Dalam program Ramadan spesial #UstazTanyaDong, seorang ulama dari Kota Bandung memberikan penjelasan terkait hukum aktivitas tersebut saat menjalankan ibadah puasa.
Menurut KH. Wahyul Afif Al-Ghafiqi, anggota Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bandung sekaligus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bandung, pada dasarnya mengupil tidak otomatis membatalkan puasa.
Ia menjelaskan bahwa aktivitas tersebut masih diperbolehkan selama dilakukan secara wajar dan tidak memasukkan sesuatu terlalu dalam ke dalam rongga hidung.
“Jadi, kalau sekadar masih terjangkau dengan tangan, itu tidak membatalkan puasa kecuali pakai alat,” kata KH. Wahyul Afif Al-Ghafiqi, anggota MUI Kota Bandung.
Artinya, membersihkan kotoran hidung yang berada di bagian luar atau yang masih mudah dijangkau jari tidak termasuk tindakan yang membatalkan puasa.
Menurut penjelasan ulama tersebut, mengupil dapat menjadi masalah jika dilakukan terlalu dalam hingga mencapai bagian rongga hidung yang lebih jauh. Dalam kajian fikih, bagian rongga dalam ini disebut jauf.
Jika seseorang dengan sengaja memasukkan alat atau benda tertentu hingga mencapai rongga tersebut, maka tindakan itu berpotensi membatalkan puasa.
“Pakai alat yang masuk rongga yang jauh itu membatalkan puasa,” jelas KH. Wahyul Afif Al-Ghafiqi.
Karena itu, jika seseorang ingin membersihkan hidung secara lebih dalam, misalnya dengan alat khusus atau metode tertentu, sebaiknya dilakukan setelah waktu berbuka puasa.
Dalam ilmu fikih, terdapat batasan tertentu mengenai rongga tubuh yang berkaitan dengan keabsahan puasa. Batas ini penting dipahami agar seseorang tidak melakukan tindakan yang berpotensi membatalkan ibadahnya.
Untuk bagian hidung, batas rongga yang dimaksud adalah bagian dalam yang kira kira sejajar dengan pangkal insang atau sejajar dengan posisi mata. Jika suatu benda masuk hingga ke area tersebut secara sengaja, maka dapat memengaruhi keabsahan puasa.
Sementara itu, pada bagian mulut batas yang diperhatikan adalah tenggorokan, sedangkan pada telinga batasnya berada pada bagian rongga telinga luar.
Selama aktivitas yang dilakukan tidak melewati batas rongga tersebut secara sengaja, maka puasa tetap sah dan tidak batal.
Penjelasan ini menunjukkan bahwa hukum dalam fikih puasa tidak hanya melihat aktivitas yang dilakukan, tetapi juga memperhatikan seberapa jauh benda masuk ke dalam rongga tubuh.
Karena itu, aktivitas sederhana seperti mengupil tetap diperbolehkan selama dilakukan secara normal dan hanya bertujuan menjaga kebersihan.
Selain menahan lapar dan haus, ibadah puasa juga menjadi momen bagi umat Muslim untuk memperdalam pemahaman agama dan menjalankan ibadah dengan lebih hati hati.
Referensi:
CNN Indonesia
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Gaya Hidup Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia gaya hidup — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Banyak orang langsung mundur duluan saat mendengar olahan daging kambing. Alasannya hampir selalu sama, takut bau prengus atau teksturnya alot...
Tidak ada yang lebih menggoda daripada semangkuk sop iga sapi hangat saat jam makan siang tiba. Aroma kuah kaldu yang...