Harga Emas Terbaru 19 Februari Antam Sentuh Rp2,916 Juta per Gram
Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mencatatkan kenaikan pada perdagangan Kamis, 19 Februari 2026. Logam mulia...
Read more
Perum Bulog bersama Tim Satgas Pangan melakukan inspeksi mendadak ke Pasar Minggu, Jakarta Selatan, dan Pasar Jatinegara, Jakarta Timur. Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan stok pangan menjelang Ramadan.
Menurut Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani, sidak dilakukan agar harga kebutuhan pokok tetap terjangkau masyarakat, khususnya saat memasuki bulan puasa yang biasanya diikuti peningkatan permintaan.
“Supaya harga terkendali, masyarakat bisa beli, dan intinya pemerintah juga mengizinkan pengusaha itu harus untung, tapi untungnya harus terkendali, tidak boleh tidak terkendali,” kata Ahmad Rizal Ramdhani saat berdialog dengan pedagang di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (20/2/2026).
Rizal menegaskan pedagang tidak dilarang mengambil keuntungan. Namun ia mengingatkan agar keuntungan yang diambil tetap dalam batas wajar dan tidak memberatkan pembeli.
“Jangan memanfaatkan momen menjelang hari besar. Nanti juga dampaknya tidak bagus,” tambahnya.
Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah komoditas memang mengalami kenaikan harga. Daging sapi dijual di kisaran Rp 140.000 hingga Rp 150.000 per kilogram di kedua pasar tersebut.
Salah satu pedagang daging mengaku penjualan justru menurun karena harga yang naik. Ia menyebut hampir seluruh pedagang daging sapi di Pasar Minggu menaikkan harga mengikuti kondisi pasar.
Menanggapi hal tersebut, Rizal kembali mengingatkan agar pedagang tidak terus menaikkan harga.
“Jangan naik-naik, kasihan buyer. Buyer juga kan pengin lebih murah. Terus babeh jangan jual tinggi-tinggi, standar ya,” tutur Rizal.
Selain daging sapi, harga cabai juga terpantau meningkat. Cabai keriting yang sebelumnya berada di kisaran Rp 50.000 per kilogram kini naik menjadi Rp 60.000 per kilogram. Sementara itu, cabai rawit merah melonjak hingga Rp 140.000 per kilogram, padahal sebelum Ramadan masih dijual di bawah Rp 100.000 per kilogram.
Menurut Rizal, kenaikan harga cabai dipengaruhi faktor cuaca. Curah hujan tinggi dalam sepekan terakhir membuat distribusi terganggu sehingga pasokan tidak maksimal.
“Cabai ini agak naik karena musim penghujan yang biasanya hanya Rp 50.000 per kilo ini naik menjadi Rp 60.000. Ini wajar karena di satu minggu terakhir ini hujan terus, sehingga harga agak naik para distributor cabai kesulitan menghadapi menyiapkan cabai,” ujarnya di Pasar Jatinegara.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Bulog akan berkoordinasi dengan asosiasi dan pelaku usaha cabai. Langkah ini diharapkan dapat menstabilkan harga, terutama menjelang Lebaran.
“Jadi ini kami koordinasikan dengan pengusaha-pengusaha cabai, asosiasi cabai, agar harganya diturunkan. Mudah-mudahan kembali standar menghadapi lebaran nanti,” tutupnya.
Referensi:
Detik
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Keuangan Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia keuangan — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Platform pembayaran digital global, PayPal, mengonfirmasi adanya insiden keamanan yang menyebabkan kebocoran data pribadi ratusan pengguna. Sejumlah akun dilaporkan terdampak...
Perusahaan teknologi global Cisco memperkenalkan chip switching terbaru bernama Silicon One G300 serta inovasi operasional berbasis AI yang disebut AgenticOps....