Mulai 1 Oktober 2025, PT Pertamina (Persero) menerapkan harga baru untuk beberapa jenis BBM nonsubsidi. Penyesuaian ini diumumkan resmi menjelang berlakunya perubahan harga.
Dua jenis BBM yang mengalami kenaikan adalah:
Sementara itu, sejumlah jenis BBM lainnya — seperti Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamax Green 95, dan Solar subsidi (Biosolar) — tidak mengalami perubahan harga dan tetap memakai tarif sebelumnya.
Alasan Penyesuaian dan Regulasi
Penyesuaian harga BBM ini dilandasi regulasi yang mengatur formula penetapan harga dasar BBM oleh pemerintah. Ketentuan tersebut memberikan ruang agar penyesuaian harga dapat dilakukan berdasarkan variabel pasar dan biaya produksi.
Pemerintah dan Pertamina menekankan bahwa agar stabilitas ekonomi tetap terjaga, subsidi atau pengaturan harga tetap diterapkan untuk jenis BBM tertentu, termasuk BBM subsidi agar tidak memberatkan masyarakat berpenghasilan rendah.
Imbas ke Masyarakat dan Transportasi
Kenaikan dua jenis BBM nonsubsidi ini akan berdampak terutama pada konsumen yang memakai jenis BBM Dexlite dan Pertamina Dex — misalnya kendaraan bermesin besar, truk, atau alat berat. Biaya operasional harian mereka bisa meningkat.
Namun, bagi pengguna BBM subsidi seperti Pertalite dan Solar, harga tetap stabil sehingga tidak langsung terkena dampak harga baru.
Tips bagi Konsumen Menyikapi Perubahan Harga
Beberapa langkah yang bisa diambil oleh konsumen agar lebih bijak menghadapi kenaikan ini:
-
Pantau jenis BBM yang digunakan kendaraan Anda; jika bukan Dexlite atau Dex, Anda mungkin tidak perlu khawatir langsung.
-
Usahakan isi stok bahan bakar sebelum harga baru diberlakukan, jika memungkinkan.
-
Gunakan BBM dengan sesuai spesifikasi mesin agar efisiensi tetap terjaga.
-
Pertimbangkan efisiensi berkendara — seperti kecepatan stabil, perawatan mesin — agar konsumsi bahan bakar tidak boros.