Pedagang Sate Histeris saat Razia Satpol PP di Malioboro, Ini Penjelasan Resminya
Insiden pedagang sate berguling histeris di kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta, menjadi perhatian luas setelah videonya viral di media sosial. Peristiwa...
Read more
Aksi kekerasan yang melibatkan pelajar SMP dan SMA di wilayah selatan Kabupaten Cianjur kembali menjadi sorotan setelah videonya viral di media sosial. Rekaman berdurasi 49 detik itu memperlihatkan duel dua lawan dua yang berlangsung brutal di lokasi yang relatif sepi.
Dalam video tersebut, terlihat dua pelajar SMA asal Kecamatan Sindangbarang terkapar di tanah sambil menerima pukulan berulang kali. Situasi semakin memanas karena adanya provokasi dari sejumlah orang di sekitar lokasi kejadian. Perkelahian baru berhenti setelah perekam video menghentikan aksi tersebut.
Insiden itu berujung serius. Seorang siswa SMA dilaporkan mengalami luka berat berupa patah tulang pada kaki kanan. Korban terluka setelah ditabrak sepeda motor oleh lawannya saat berusaha menyelamatkan diri dari kejaran kelompok pelajar lawan.
Berdasarkan hasil penyelidikan kepolisian, peristiwa tersebut terjadi di Kampung Sedekan, Desa Mekarlaksana, Kecamatan Sindangbarang, pada Sabtu malam, 17 Januari 2026. Duel bermula dari tantangan sekelompok siswa SMP asal Kecamatan Cibinong kepada pelajar SMA di Sindangbarang. Kedua kelompok kemudian sepakat bertemu di lokasi yang telah ditentukan untuk melakukan perkelahian.
Menurut Kapolsek Sindangbarang AKP Dadang Rustandi, polisi membenarkan adanya duel antarpelajar tersebut. Ia menjelaskan bahwa meski banyak pelajar berada di lokasi, hanya empat orang yang terlibat langsung dalam perkelahian fisik.
“Benar telah terjadi duel antar pelajar. Siswa SMP dari Cibinong melawan siswa SMA dari Sindangbarang,” kata AKP Dadang Rustandi, Kapolsek Sindangbarang.
Ia mengungkapkan bahwa ketegangan tidak berhenti setelah duel berakhir. Salah satu pelajar SMP mengejar korban dan menabraknya dari arah belakang menggunakan sepeda motor hingga menyebabkan patah tulang.
“Salah satu pelajar SMP menabrak siswa SMA dari arah belakang menggunakan sepeda motor, sehingga korban mengalami patah tulang kaki kanan,” ujar AKP Dadang.
Saat ini, pihak kepolisian telah mengantongi identitas tujuh orang yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut dan masih melakukan pengembangan untuk mengungkap peran pihak lain. Polisi juga telah memanggil pihak sekolah serta orang tua para siswa untuk dimintai keterangan.
Kapolres Cianjur AKBP Aszhari Kurniawan menegaskan bahwa penanganan kasus ini tetap mengacu pada aturan yang berlaku bagi anak di bawah umur. “Karena korban, saksi, dan pelaku masih anak-anak, penanganannya akan mengacu pada sistem peradilan pidana anak dan menjadikan proses hukum sebagai upaya terakhir,” kata Aszhari Kurniawan, Kapolres Cianjur.
Referensi: GoNews
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Viral Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia viral — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Google resmi memperkenalkan Google Pixel 10a sebagai model paling terjangkau di lini Pixel 10 Series. Perangkat ini meluncur ke pasar...
Startup neuroteknologi asal Rusia, Neiry, mengklaim berhasil mengubah burung merpati hidup menjadi bio drone yang bisa dikendalikan manusia. Inovasi ini...