Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 Resmi Dibuka, Cek Link dan Formasi Lengkap
Pendaftaran sekolah kedinasan 2026 resmi dibuka mulai Selasa (18/8/2026). Calon peserta dapat melakukan pendaftaran secara online hingga 30 Agustus 2026...
Read more
Menjaga tekanan darah tetap stabil menjadi langkah penting bagi penderita hipertensi. Selain rutin berolahraga dan mengonsumsi obat sesuai anjuran dokter, pola makan juga memiliki peran besar dalam mengendalikan tekanan darah.
Salah satu pola makan yang banyak direkomendasikan oleh ahli kesehatan adalah diet DASH atau Dietary Approaches to Stop Hypertension. Menurut Kementerian Kesehatan RI, pola makan ini telah terbukti membantu menurunkan tekanan darah sekaligus mendukung kesehatan jantung.
Berdasarkan informasi dari Kementerian Kesehatan RI, diet DASH menekankan konsumsi makanan yang kaya kalium, kalsium, magnesium, serat, serta rendah lemak jenuh dan natrium. Berbagai penelitian juga menunjukkan bahwa pola makan ini dapat membantu menurunkan tekanan darah sistolik sekitar 6 hingga 11 mmHg dan tekanan darah diastolik sekitar 3 hingga 6 mmHg.
Diet DASH mendorong konsumsi lebih banyak buah dan sayuran setiap hari. Selain itu, menu harian juga sebaiknya dilengkapi dengan produk susu rendah lemak, daging tanpa lemak, ikan, unggas, kacang-kacangan, serta biji-bijian utuh.
Menurut Kementerian Kesehatan RI, terdapat dua pilihan dalam penerapan diet DASH.
Selain memperhatikan jumlah garam, pemilihan bahan makanan juga menjadi bagian penting dari pola makan ini.
Beberapa makanan yang dianjurkan antara lain buah dan sayuran yang kaya kalium dan magnesium, seperti pisang. Buah sebaiknya dikonsumsi bersama kulitnya jika aman dimakan karena kandungan serat dan nutrisinya lebih tinggi.
Produk susu yang dipilih sebaiknya rendah lemak atau bebas lemak dengan konsumsi sekitar dua hingga tiga porsi setiap hari. Untuk sumber protein, ikan yang kaya omega-3 seperti salmon, tuna, dan ikan kembung menjadi pilihan yang baik.
Metode memasak juga perlu diperhatikan. Mengukus, merebus, atau memanggang lebih disarankan dibandingkan menggoreng karena dapat membantu mengurangi asupan lemak jenuh.
Sebaliknya, konsumsi mentega, keju, krim, susu tinggi lemak, makanan yang banyak menggunakan minyak kelapa, serta makanan olahan tinggi garam sebaiknya dibatasi. Minuman kemasan yang mengandung pemanis buatan, termasuk yang berlabel “diet” atau “low sugar”, juga disarankan untuk tidak dikonsumsi secara berlebihan.
Selain menjalankan diet DASH, para ahli kesehatan juga menganjurkan untuk menerapkan gaya hidup sehat secara menyeluruh. Aktivitas fisik rutin, menjaga berat badan ideal, menghindari rokok, membatasi konsumsi alkohol, serta melakukan pemeriksaan tekanan darah secara berkala dapat membantu mengurangi risiko komplikasi hipertensi seperti penyakit jantung, stroke, dan gangguan ginjal.
Referensi:
CNN Indonesia
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Berita Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia berita — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Persib Bandung akan menghadapi Bali United pada laga pamungkas Dewata Challenge Series 2026. Pertandingan ini sekaligus menjadi penentu tim yang...
Persib Bandung mendapat gambaran calon lawan yang akan dihadapi pada fase grup AFC Champions League Two atau ACL 2 2026/27....