Terbukti Efektif, Olahraga Rutin Dukung Kulit Sehat dan Bercahaya
Paparan polusi udara yang tinggi di kota besar seperti Jakarta dapat berdampak langsung pada kesehatan kulit. Kondisi ini sering memicu...
Read more
Bekerja lembur hingga larut malam atau menjalani shift malam sering membuat seseorang sulit mendapatkan tidur yang cukup. Namun, hal ini bukan berarti pekerja malam tidak bisa memiliki kualitas tidur yang baik.
Menurut Certified Sleep & Recovery Coach, Vishal Dasani, manusia pada dasarnya memang dirancang untuk tidur di malam hari. Meski begitu, keberadaan pekerja shift malam tetap dibutuhkan agar kehidupan sosial berjalan normal.
“Kalau pekerja shift ini jadwalnya permanent fix night shift memang mereka akan perlu usaha lebih untuk menggeser jadwal mereka. Sebetulnya, dari kebiasaan tidurnya itu tidak berbeda cuma jamnya yang diubah,” kata Coach Vishal.
Coach Vishal menjelaskan bahwa perubahan jam tidur bisa disesuaikan dengan kondisi masing-masing. Ada yang memilih langsung tidur setelah selesai bekerja, ada juga yang memberi jeda sebentar sebelum beristirahat.
Salah satu tantangan terbesar bagi pekerja shift malam adalah tidur saat pagi atau siang hari. Karena itu, menciptakan suasana tidur yang gelap dan nyaman menjadi kunci utama.
“Pastikan kamar tidur kita senyaman mungkin, karena kita akan lebih rileks. Minim cahaya, minim suara, alat tidurnya pas,” kata Coach Vishal.
Ia juga menekankan pentingnya menghindari konsumsi kafein dan alkohol mendekati waktu tidur. “Terus be mindful terhadap stimulan sama alkohol. Stimulan di sini kafein yang dimaksud. Kalau kita konsumsi terlalu banyak, kita jadi semakin sulit tidur,” sambungnya.
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Ada masa-masa ketika nasi putih biasa terasa membosankan. Bukan karena tidak enak, tapi karena kita ingin sesuatu yang lebih “niat”...
Banyak dari kita pasti pernah berada di momen klasik ini. Isi dompet mulai menipis, stok bahan di kulkas terbatas, tapi...