Apple Maps Bakal Berisi Iklan Ini Cara Baru Apple Kejar Cuan

Apple bersiap menghadirkan iklan di aplikasi Maps sebagai strategi meningkatkan pendapatan layanan digital. (Foto: Apple)

Apple bersiap menghadirkan iklan di aplikasi Maps sebagai strategi meningkatkan pendapatan layanan digital

Perusahaan teknologi raksasa Apple Inc. dikabarkan tengah bersiap menghadirkan fitur iklan di aplikasi Maps sebagai bagian dari strategi memperkuat bisnis layanan digital. Langkah ini dinilai sebagai upaya untuk meningkatkan pendapatan di tengah perubahan industri teknologi global.

Berdasarkan informasi dari sumber yang mengetahui rencana tersebut, pengumuman terkait fitur iklan ini bisa dilakukan dalam waktu dekat. Apple disebut akan mengadopsi model yang mirip dengan layanan iklan di platform peta lainnya.

Dalam skema yang disiapkan, pelaku usaha seperti restoran atau brand dapat menawar kata kunci tertentu agar bisnis mereka muncul di posisi teratas hasil pencarian. Misalnya, ketika pengguna mencari kata “sushi”, maka lokasi restoran yang memasang iklan berpotensi tampil paling atas.

Pendekatan ini disebut serupa dengan yang diterapkan oleh platform peta lain seperti Google Maps dan Yelp, yang telah lebih dulu memanfaatkan sistem berbasis pencarian untuk iklan.

Menurut sumber yang mengetahui rencana tersebut, fitur ini memungkinkan Apple membuka peluang monetisasi baru dari basis pengguna Maps yang sangat besar di seluruh dunia. Namun, pihak Apple belum memberikan komentar resmi terkait rencana ini.

Strategi Perkuat Bisnis Layanan dan Iklan Digital

Langkah Apple menghadirkan iklan di Maps sejalan dengan fokus perusahaan dalam mengembangkan sektor layanan. Berdasarkan data perusahaan, bisnis layanan Apple saat ini telah menghasilkan lebih dari US$100 miliar per tahun atau sekitar Rp 1.600 triliun dengan asumsi kurs Rp 16.000 per dolar AS.

Kontribusi sektor ini juga terus meningkat dan kini menyumbang lebih dari seperempat total penjualan perusahaan, naik signifikan dibandingkan satu dekade lalu yang masih di bawah 10 persen.

Meski demikian, Apple menghadapi sejumlah tantangan, termasuk tekanan dari regulator terhadap model bisnis App Store serta potensi perubahan pada kerja sama pencarian dengan Google milik Alphabet Inc. yang bernilai miliaran dolar AS.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Apple terus memperluas lini bisnis iklan. Divisi periklanan perusahaan diperkirakan menghasilkan sekitar US$8,5 miliar atau sekitar Rp 136 triliun tahun ini, berdasarkan data dari lembaga riset pasar Emarketer.

Divisi ini dipimpin oleh Todd Teresi dan berada di bawah pengawasan Eddy Cue selaku senior vice president layanan. Sebelumnya, Apple juga telah mengubah nama inisiatif periklanannya dari Search Ads menjadi Apple Ads sebagai sinyal ekspansi bisnis yang lebih luas.

Rencana ke depan, iklan di Maps akan mulai muncul pada musim panas tahun ini di berbagai perangkat Apple, termasuk iPhone dan platform lainnya. Selain Maps, Apple juga telah lebih dulu memperluas slot iklan di App Store, Apple TV melalui konten olahraga, serta aplikasi News dan layanan podcast.

Dengan strategi ini, Apple berupaya memperkuat ekosistem layanan sekaligus membuka sumber pendapatan baru di tengah persaingan industri teknologi yang semakin ketat.

Referensi:
Bloomberg Technoz

📚 ️Baca Juga Seputar Internet

Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Internet Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia internet — semua ada di sana!

✍️ Ditulis oleh: Fadjri Adhi Putra & Fahmi Fahrulrozi
📌 Editor: Redaksi Tren Media

Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.

📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral

Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!

BERITATERKAIT

BERITATERBARU

INSTAGRAMFEED