Batas Aman Makan Telur dalam Seminggu agar Kolesterol Tetap Terkontrol
Telur menjadi salah satu bahan makanan favorit banyak orang karena praktis diolah dan kaya nutrisi. Selain mengandung protein berkualitas tinggi,...
Read more
Banyak orang menganggap bahwa penderita penyakit jantung sebaiknya tidak berolahraga karena khawatir kondisinya akan memburuk. Namun, menurut dr Sugisman, SpBTKV(K), spesialis bedah toraks dan kardiovaskular di BraveHeart – Brawijaya Hospital Saharjo, anggapan ini tidak sepenuhnya benar.
Berdasarkan penjelasan dokter tersebut, aktivitas fisik tetap penting dilakukan oleh pasien jantung, asalkan disesuaikan dengan kemampuan tubuh dan kondisi kesehatan masing-masing. Olahraga justru membantu memperkuat fungsi jantung serta meningkatkan kebugaran.
“Tentu saja olahraganya menyesuaikan dengan kemampuan badannya,” kata dr Sugisman, Senin (10/11/2025).
Menurut dr Sugisman, setiap pasien perlu menyesuaikan jenis dan intensitas olahraga berdasarkan kemampuan tubuhnya. Jika belum kuat melakukan latihan berat seperti maraton, cukup dengan aktivitas ringan seperti jalan kaki atau jogging pelan sudah memberikan manfaat besar.
Olahraga ringan tersebut dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah, menjaga kebugaran, dan memperkuat otot jantung tanpa memberi beban berlebih. Selain itu, olahraga rutin juga berperan penting dalam menjaga kadar kolesterol, mengontrol tekanan darah, dan mencegah penumpukan lemak di pembuluh darah.
Untuk pasien yang sudah menjalani pengobatan atau tindakan medis seperti operasi maupun pemasangan stent, aktivitas fisik tetap dianjurkan selama kondisinya sudah stabil dan mendapatkan izin dari dokter.
“Dalam proses hidupnya, dalam proses interaksi, dalam proses aktivitas fisiknya, dia bisa apa aja. Nggak ada hambatan untuk melakukan tindakan apapun,” ujar dr Sugisman.
Selain olahraga, pasien jantung juga harus menjaga pola hidup sehat secara menyeluruh. Hal ini mencakup konsumsi makanan bergizi, menjaga berat badan ideal, tidur cukup, serta menghindari stres berlebihan.
“Walaupun dia pasca operasi ataupun pasca pasang stent di jantungnya, tetap direkomendasikan untuk menjalankan pola hidup sehat,” lanjut dr Sugisman.
Beberapa tips pola hidup sehat yang disarankan antara lain:
Mengonsumsi makanan tinggi serat, seperti sayur, buah, dan biji-bijian.
Mengurangi konsumsi garam, gula, dan lemak jenuh.
Menghindari rokok dan alkohol.
Rutin melakukan pemeriksaan kesehatan untuk memantau kondisi jantung.
Dengan disiplin menjalani gaya hidup sehat dan olahraga teratur, pasien jantung dapat meningkatkan kualitas hidup dan mencegah risiko serangan jantung berulang.
Referensi: Detik Health
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Kesehatan Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia kesehatan — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan setelah hasil survei terbaru menunjukkan kebijakan tersebut merupakan program pemerintah yang paling...
Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 mengenai Pengembangan dan Penguatan Sektor...