Jangan Diabaikan, Ini Tanda Sikat Gigi Sudah Waktunya Diganti

Sering lupa mengganti sikat gigi? Kenali tanda sikat sudah tidak layak digunakan dan cara menyimpan sikat gigi agar tetap bersih.

Sering lupa mengganti sikat gigi? Kenali tanda sikat sudah tidak layak digunakan dan cara menyimpan sikat gigi agar tetap bersih

Sikat gigi menjadi salah satu barang yang sering luput dari perhatian. Banyak orang rutin menggunakannya setiap pagi dan malam, tetapi justru lupa memperhatikan kapan terakhir kali mengganti sikat tersebut.

Kondisi ini cukup sering terjadi pada anak kos. Kesibukan, kebiasaan berhemat, hingga rasa malas membeli perlengkapan baru membuat satu sikat gigi bisa digunakan selama berbulan-bulan.

Padahal, sikat gigi memiliki masa penggunaan yang perlu diperhatikan. American Dental Association (ADA) merekomendasikan sikat gigi diganti setiap tiga hingga empat bulan, atau lebih cepat jika bulunya sudah terlihat rusak, mekar, atau tidak lagi rapi.

Selain usia pemakaian, kondisi fisik sikat juga dapat menjadi penanda penting. Ada beberapa perubahan yang sebaiknya tidak diabaikan.

Ciri Sikat Gigi Perlu Segera Diganti

1. Bulu sikat sudah mekar

Salah satu tanda paling mudah dikenali adalah bulu sikat yang mulai melebar, bengkok, atau tidak lagi kembali ke bentuk semula.

Bulu yang sudah rusak dapat membuat kemampuan sikat dalam membersihkan gigi menurun. Karena itu, tidak perlu menunggu sampai tiga bulan jika kondisi bulu sudah terlihat parah.

Menurut ADA, efektivitas sikat gigi dapat menurun ketika bulunya sudah aus. Penggantian juga dianjurkan lebih cepat jika bulu terlihat kusut atau berjumbai.

2. Warna bulu atau kepala sikat berubah

Perubahan warna juga patut diperhatikan, terutama jika disertai sisa pasta gigi yang menumpuk atau kondisi sikat yang selalu lembap.

Sikat gigi sebaiknya dibilas sampai bersih setelah digunakan dan disimpan dalam posisi tegak agar dapat mengering. Menyimpan sikat dalam kondisi basah atau wadah tertutup dapat meningkatkan pertumbuhan mikroorganisme.

3. Muncul bau tidak sedap

Sikat gigi yang tetap mengeluarkan bau apek meski sudah dibilas merupakan alasan untuk mempertimbangkan penggantian.

Baca Juga:  Tangan Sering Kesemutan? Kenali Penyebab yang Bisa Menandakan Gangguan Saraf

Lingkungan kamar mandi yang lembap juga membuat cara penyimpanan menjadi penting. Penelitian yang dirangkum oleh ADA menunjukkan bahwa kondisi lembap dan penyimpanan di kamar mandi dapat berkaitan dengan meningkatnya kontaminasi mikroorganisme pada sikat gigi.

Karena itu, setelah digunakan, sikat sebaiknya dibilas dan diletakkan tegak di tempat yang memungkinkan udara bersirkulasi.

4. Sikat digunakan saat sedang sakit

Sikat gigi yang digunakan ketika seseorang sedang mengalami penyakit tertentu dapat terpapar mikroorganisme dari mulut.

Namun, penggantian sikat setelah sakit tidak selalu berarti seseorang pasti akan mengalami infeksi ulang. ADA mencatat bahwa penggunaan kembali sikat setelah sakit pada umumnya tidak otomatis menyebabkan infeksi berulang karena tubuh telah membentuk respons kekebalan. Meski begitu, kondisi tertentu seperti luka dingin atau sistem kekebalan tubuh yang sangat lemah dapat menjadi alasan untuk mengganti sikat.

Jadi, keputusan mengganti sikat setelah sakit dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing dan anjuran tenaga kesehatan.

5. Pernah tertukar atau dipakai orang lain

Sikat gigi merupakan barang pribadi yang sebaiknya tidak digunakan bersama.

ADA menegaskan bahwa berbagi sikat gigi dapat menyebabkan pertukaran cairan tubuh dan mikroorganisme antarpengguna.

Karena itu, jika sikat gigi tertukar dengan milik teman sekamar atau pernah digunakan orang lain, langkah paling aman adalah menggantinya dengan sikat baru.

6. Sudah lupa kapan terakhir menggantinya

Tanda terakhir justru sangat sederhana. Jika sudah tidak ingat kapan membeli atau mulai menggunakan sikat gigi tersebut, kemungkinan besar sudah waktunya mengecek kondisinya.

Jangan hanya berpatokan pada apakah bulu sikat masih terlihat bagus. Penggantian secara berkala tetap diperlukan. Untuk anak-anak, panduan kesehatan gigi juga umumnya menyarankan sikat diganti sekitar setiap tiga bulan atau lebih cepat jika bulunya rusak.

Baca Juga:  Pemerintah Sukses Tutup KLB Polio dan Tingkatkan Perlindungan Anak

Cara Menyimpan Sikat Gigi agar Tetap Bersih

Bagi anak kos, persoalan sikat gigi tidak hanya soal kapan harus membeli yang baru. Cara menyimpannya juga tidak kalah penting.

Kamar mandi kos biasanya memiliki ruang terbatas sehingga beberapa sikat gigi bisa diletakkan berdekatan. Padahal, sikat sebaiknya tidak saling bersentuhan dan perlu disimpan di tempat yang memungkinkan udara mengalir.

Setelah menyikat gigi, bilas sikat dengan air mengalir untuk menghilangkan sisa pasta dan kotoran. Setelah itu, simpan dalam posisi tegak dan biarkan mengering secara alami.

Hindari langsung memasukkan sikat yang masih basah ke dalam wadah tertutup. Menurut ADA, kondisi lembap di dalam wadah tertutup lebih mendukung pertumbuhan mikroorganisme dibandingkan sikat yang dibiarkan terbuka hingga kering.

Selain menjaga sikat, kebiasaan menyikat gigi secara benar tetap menjadi bagian utama dari kesehatan mulut. Pada anak, perawatan bahkan perlu diperhatikan sejak gigi pertama tumbuh. ANTARA mengutip dokter gigi anak yang menekankan pentingnya membiasakan anak menyikat gigi secara rutin dan memastikan seluruh permukaan gigi ikut dibersihkan.

Pada akhirnya, harga sikat gigi relatif kecil dibandingkan kebutuhan perawatan gigi ketika masalah sudah muncul. Karena itu, memasukkan sikat gigi ke dalam daftar belanja rutin bisa menjadi cara sederhana agar tidak lupa menggantinya.

Jika bulu sudah mekar, kondisi sikat berubah, muncul bau, pernah digunakan orang lain, atau masa pemakaiannya sudah tidak jelas, jangan menunggu sampai sikat benar-benar rusak untuk menggantinya.

Referensi:
Detik Health

📚 ️Baca Juga Seputar Kesehatan

Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Kesehatan Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia kesehatan — semua ada di sana!

Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.

📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral

Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!

BERITATERKAIT

BERITATERBARU

INSTAGRAMFEED