Baru Bangun Langsung Buka Notifikasi? Ini Dampaknya bagi Jantung

Kebiasaan langsung mengecek HP setelah bangun tidur dapat memicu respons stres. Simak efek notifikasi pagi terhadap detak jantung dan tekanan darah.

Kebiasaan langsung mengecek HP setelah bangun tidur dapat memicu respons stres

Bagi banyak orang, mengecek ponsel menjadi aktivitas pertama setelah membuka mata di pagi hari. Sekadar melihat notifikasi, membaca pesan atau memeriksa media sosial mungkin terasa sebagai kebiasaan biasa. Namun, kebiasaan tersebut ternyata dapat memicu respons stres pada tubuh, terutama jika notifikasi yang muncul berkaitan dengan pekerjaan atau informasi yang mengganggu.

Menurut konsultan kardiologi di Gleneagles Hospital, Chennai, India, Dr Sanjeev VK, persoalannya bukan semata-mata pada ponsel. Yang perlu diperhatikan adalah kondisi tubuh pada beberapa menit pertama setelah seseorang terbangun.

Saat bangun tidur, tubuh secara alami membutuhkan waktu untuk beradaptasi. Kadar kortisol, detak jantung dan tekanan darah mengalami peningkatan secara bertahap sebagai bagian dari proses tubuh untuk bersiap menjalani aktivitas.

Namun, paparan informasi yang membuat stres secara langsung setelah bangun dapat membuat respons tersebut berlangsung lebih cepat dan intens.

“Masalahnya dimulai ketika kita langsung terpapar stres. Email pekerjaan, berita yang mengganggu, 50 notifikasi, atau bahkan melihat pengingat Zoom atau Google Meet untuk pukul 9 pagi. Itu mendorong sistem saraf langsung ke mode ‘lawan atau lari’ (fight or flight),” kata Dr Sanjeev VK.

Ketika tubuh masuk ke mode tersebut, hormon stres seperti adrenalin dapat meningkat. Kondisi ini dapat membuat detak jantung meningkat, pembuluh darah menyempit dan tekanan darah melonjak.

Bagi orang yang sehat, respons tersebut mungkin hanya berlangsung sementara. Namun, jika kebiasaan membuka ponsel dengan paparan stres dilakukan setiap hari, tubuh dapat kehilangan kesempatan untuk memulai pagi dengan kondisi yang lebih tenang.

Stres Digital dan Risiko bagi Jantung

Notifikasi pekerjaan menjadi salah satu pemicu yang dianggap lebih berpengaruh karena sering membawa rasa urgensi. Pesan dari atasan, email pekerjaan atau pengingat rapat dapat membuat seseorang merasa harus segera merespons meskipun baru saja bangun tidur.

Baca Juga:  Kebiasaan Sehari-hari yang Diam-diam Merusak Jantung dan Sering Diabaikan

Dr Sanjeev menjelaskan bahwa satu kali mengalami kondisi tersebut belum tentu langsung menimbulkan masalah kesehatan. Perhatian lebih besar perlu diberikan apabila paparan stres digital terjadi berulang kali dan menjadi rutinitas harian.

Dalam jangka panjang, stres kronis dapat berkontribusi terhadap sejumlah masalah kesehatan yang berkaitan dengan sistem kardiovaskular. Beberapa di antaranya adalah tekanan darah tinggi, kualitas tidur yang buruk, resistensi insulin dan gangguan fungsi endotel.

Kondisi tersebut juga dapat membentuk siklus yang kurang baik. Seseorang yang terbiasa menggunakan ponsel hingga larut malam untuk membuka media sosial atau menyelesaikan pekerjaan dapat mengalami gangguan tidur. Ketika pagi tiba, ponsel kembali menjadi hal pertama yang diperiksa.

Kurang tidur sendiri merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan, termasuk gangguan irama jantung dan gangguan metabolisme.

“Kami juga melihat hal ini pada orang dewasa yang lebih muda sekarang. Orang-orang berusia 20-an dan 30-an datang dengan kecemasan, jantung berdebar, dan tekanan darah tinggi. Sering kali, penyebab utamanya adalah kurang tidur dan stres digital yang terus-menerus sejak mereka bangun tidur,” kata Dr Sanjeev VK.

Artinya, persoalannya bukan sekadar berapa lama seseorang menggunakan ponsel. Waktu penggunaan dan jenis informasi yang dikonsumsi juga penting, terutama ketika aktivitas tersebut dilakukan menjelang tidur dan segera setelah bangun.

Kebiasaan melihat konten yang membuat cemas pada pagi hari dapat membuat pikiran langsung bekerja dalam kondisi penuh tekanan. Padahal, tubuh baru saja melewati masa tidur dan sedang melakukan proses transisi menuju kondisi terjaga.

Cara Membuat Pagi Lebih Tenang

Dr Sanjeev menyarankan adanya jeda antara waktu bangun tidur dan waktu mulai memeriksa ponsel. Jeda tersebut tidak harus panjang. Sekitar 15 sampai 20 menit dapat digunakan untuk memberi kesempatan kepada tubuh beradaptasi secara perlahan.

Baca Juga:  Terungkap, Minuman Sederhana di Pagi Hari Bantu Lawan Kolesterol Tinggi

Salah satu langkah sederhana yang disarankan adalah minum air terlebih dahulu setelah bangun tidur. Setelah itu, seseorang dapat menjalani rutinitas pagi sebelum membuka pesan pekerjaan atau membaca berita.

Notifikasi juga dapat dimatikan sementara hingga seseorang benar-benar siap memeriksanya. Dengan cara tersebut, informasi yang masuk tidak langsung menentukan suasana hati dan tingkat kewaspadaan pada awal hari.

Kebiasaan ini juga dapat dikombinasikan dengan membatasi penggunaan media sosial pada malam hari. Mengurangi paparan layar dan konten yang merangsang sebelum tidur dapat membantu menciptakan waktu istirahat yang lebih tenang.

Bagi pekerja yang menerima banyak pesan pada pagi hari, membuat batas waktu untuk mulai membuka aplikasi pekerjaan juga dapat menjadi pilihan. Dengan begitu, waktu beberapa menit setelah bangun tidak langsung dipenuhi tuntutan pekerjaan.

Kebiasaan sederhana seperti tidak langsung mengecek notifikasi, minum air dan memberi waktu tubuh untuk benar-benar terjaga dapat membantu menciptakan transisi pagi yang lebih tenang.

Jika seseorang mengalami jantung berdebar, tekanan darah tinggi, nyeri dada, sesak atau keluhan lain yang berulang, kondisi tersebut sebaiknya tidak langsung dianggap hanya sebagai efek penggunaan ponsel. Pemeriksaan medis diperlukan untuk mengetahui penyebabnya, terutama jika keluhan semakin sering atau mengganggu aktivitas.

Referensi:
detikHealth

📚 ️Baca Juga Seputar Kesehatan

Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Kesehatan Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia kesehatan — semua ada di sana!

Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.

📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral

Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!

BERITATERKAIT

BERITATERBARU

INSTAGRAMFEED