Banyak pengguna WhatsApp di berbagai negara, termasuk Indonesia, mengeluhkan akun mereka tiba-tiba tidak dapat diakses. Sejumlah akun bahkan langsung berstatus dalam peninjauan tanpa ada penjelasan yang jelas, sehingga memicu kebingungan di kalangan pengguna.
Laporan tersebut mulai ramai bermunculan di berbagai platform media sosial. Beberapa pengguna mengaku akun WhatsApp pribadi maupun akun bisnis mereka mendadak diblokir, padahal tidak merasa melakukan pelanggaran terhadap aturan layanan.
Menurut sejumlah laporan pengguna yang beredar di media sosial, proses pemblokiran terjadi secara tiba-tiba. Sebagian pengguna kemudian diminta mengajukan permintaan peninjauan agar akun dapat digunakan kembali.
Salah satu pengguna asal Indonesia mengaku akun WhatsApp pribadi miliknya diblokir. Saat mencoba menggunakan akun WhatsApp Business yang dipakai untuk berkomunikasi dengan pasien, akun tersebut juga mengalami nasib serupa.
Fenomena yang sama juga dilaporkan pengguna dari berbagai negara, termasuk India. Beberapa pengguna menduga terjadi gangguan massal pada sistem moderasi WhatsApp karena banyak akun masuk status peninjauan dalam waktu hampir bersamaan.
Menurut pernyataan resmi juru bicara Meta, perusahaan menyadari adanya akun yang terdampak kesalahan sistem dan sedang melakukan langkah pemulihan.
“Kami selalu berusaha untuk berada di depan pihak-pihak yang mencoba menyalahgunakan layanan kami, dan kami menindak akun-akun tersebut demi menjaga keamanan pengguna lain,” kata juru bicara Meta.
Ia menambahkan bahwa terkadang sistem dapat melakukan kekeliruan.
“Terkadang kami melakukan kekeliruan, dan jika itu terjadi, kami berusaha memperbaikinya secepat mungkin agar pengguna dapat kembali berkomunikasi. Kami telah mengambil langkah-langkah untuk memulihkan akun-akun yang terdampak,” kata juru bicara Meta.
Meta Belum Ungkap Penyebab Pasti Gangguan
Hingga kini, Meta belum menjelaskan penyebab teknis yang membuat banyak akun harus melalui proses peninjauan secara bersamaan. Perusahaan juga belum memastikan apakah masalah tersebut hanya terjadi di wilayah tertentu atau berdampak secara global.
Berdasarkan informasi dari TechCrunch, laporan mengenai akun yang diblokir muncul dari berbagai negara dalam waktu yang hampir bersamaan. Kondisi tersebut mengindikasikan kemungkinan adanya gangguan pada sistem otomatis yang digunakan untuk mendeteksi aktivitas mencurigakan.
WhatsApp sendiri selama ini menggunakan kombinasi teknologi otomatis dan proses peninjauan untuk mendeteksi penyalahgunaan layanan, seperti penyebaran spam, penipuan, hingga aktivitas yang melanggar ketentuan penggunaan. Namun dalam beberapa kondisi, sistem otomatis dapat menghasilkan false positive, yaitu akun yang sebenarnya tidak melanggar aturan justru ikut dibatasi.
Meta memastikan proses pemulihan terhadap akun yang terdampak sedang berlangsung. Pengguna yang mengalami masalah diminta mengajukan permintaan peninjauan melalui aplikasi dan menunggu hasil pemeriksaan dari sistem.
Sampai saat artikel ini ditulis, belum ada keterangan resmi mengenai jumlah akun yang terdampak maupun estimasi waktu seluruh proses pemulihan akan selesai.
Referensi:
CNN Indonesia