Qatar Sempat Siaga Usai Ledakan Keras, Pemerintah Minta Warga Tetap di Rumah
Suasana di Doha, Qatar, sempat mencekam setelah warga melaporkan suara ledakan keras yang terdengar pada Jumat pagi waktu setempat. Insiden...
Read more
Pemerintah Iran mengecam keras serangan yang disebut terjadi di dekat Rumah Sakit Spesialis Syahid Baghaei di Kota Ahvaz pada Kamis, 16 Juli 2026. Fasilitas kesehatan tersebut dikenal sebagai rumah sakit yang merawat anak-anak penderita kanker.
Menurut Esmaeil Baghaei, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, serangan tersebut menimbulkan kepanikan di lingkungan rumah sakit hingga memaksa petugas melakukan evakuasi terhadap para pasien.
“Serangan ini menyebabkan penderitaan dan kecemasan yang hebat pada anak-anak yang dirawat di rumah sakit serta memaksa dilakukan evakuasi darurat,” kata Esmaeil Baghaei, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran.
Baghaei juga membandingkan insiden tersebut dengan serangan terhadap fasilitas kesehatan yang terjadi dalam konflik di Jalur Gaza. Ia menilai tindakan yang menyasar area di sekitar rumah sakit merupakan pelanggaran serius terhadap prinsip-prinsip kemanusiaan.
Menurut Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi, serangan terhadap infrastruktur sipil, termasuk fasilitas kesehatan, merupakan pelanggaran terhadap Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan prinsip dasar hukum internasional.
Araghchi juga mengkritik pihak-pihak yang menurutnya sering menyuarakan isu hak asasi manusia, tetapi dinilai tidak memberikan perhatian terhadap serangan yang berdampak pada rumah sakit dan fasilitas kesehatan.
Sementara itu, pihak manajemen Rumah Sakit Syahid Baghaei mengungkapkan sebanyak 211 pasien harus dievakuasi sebagai langkah pengamanan setelah serangan terjadi di sekitar area rumah sakit.
Menurut keterangan salah seorang staf rumah sakit, pasien yang dipindahkan merupakan pasien dengan kondisi medis khusus, termasuk anak-anak penderita kanker serta pasien yang masih bergantung pada bantuan oksigen dan ventilator.
Insiden tersebut menambah kekhawatiran terhadap meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah. Sejumlah pengamat menilai situasi ini dapat mempersulit berbagai upaya diplomasi yang sebelumnya telah dibangun untuk mengakhiri konflik.
Sebelumnya, Amerika Serikat dan Iran sempat mencapai kesepakatan gencatan senjata serta menandatangani nota kesepahaman yang berisi penghentian pertempuran dan pembukaan jalur negosiasi selama 60 hari. Namun perkembangan terbaru ini dinilai berpotensi memengaruhi proses dialog yang tengah berlangsung.
Hingga laporan ini disusun, belum terdapat tanggapan resmi dari pemerintah Amerika Serikat terkait pernyataan Iran mengenai insiden yang terjadi di dekat rumah sakit tersebut.
Referensi:
CNN Indonesia
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Internasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia internasional — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Huawei bersiap menghadirkan Huawei MatePad Pro Max ke pasar Indonesia sebagai tablet premium yang ditujukan bagi pengguna dengan mobilitas tinggi....
Meminjam kabel charger saat baterai ponsel habis memang sering menjadi solusi praktis. Namun, kebiasaan tersebut ternyata menyimpan risiko keamanan yang...