Benarkah Menutup Aplikasi Background Bisa Menghemat Baterai HP Ini Penjelasannya
Banyak pengguna smartphone masih percaya bahwa menutup aplikasi background atau aplikasi yang berjalan di latar belakang dapat membuat baterai HP...
Read more
Produsen smartphone Realme memastikan akan menghentikan pengembangan antarmuka Realme UI dan menggantinya dengan ColorOS, sistem operasi yang selama ini dikembangkan oleh Oppo. Kebijakan ini akan berlaku untuk seluruh perangkat baru maupun perangkat lama yang masih memenuhi syarat mendapatkan pembaruan perangkat lunak.
Menurut pernyataan resmi perusahaan, seluruh smartphone Realme yang dirilis berikutnya akan langsung menggunakan ColorOS 17. Sementara itu, perangkat yang masih masuk daftar pembaruan juga akan memperoleh update menuju sistem operasi tersebut. Langkah ini diambil untuk menyederhanakan proses pengembangan perangkat lunak sekaligus mempercepat distribusi pembaruan sistem operasi.
Menurut Realme, perubahan ini bukan merupakan perombakan besar dari sisi pengalaman pengguna. Selama beberapa tahun terakhir, Realme UI memang telah mengadopsi banyak elemen yang berasal dari ColorOS, sehingga proses perpindahan diperkirakan berlangsung mulus bagi pengguna.
Perusahaan menjelaskan bahwa penggunaan satu platform perangkat lunak akan membuat pengembangan fitur baru, pengujian sistem, hingga distribusi pembaruan keamanan menjadi lebih efisien. Selain itu, konsistensi pengalaman pengguna di berbagai perangkat juga diharapkan meningkat.
Langkah ini juga sejalan dengan strategi Oppo yang mulai menyatukan ekosistem perangkat lunak di berbagai mereknya. Sebelumnya, OnePlus juga mengumumkan penghentian pengembangan OxygenOS dan beralih menggunakan ColorOS pada perangkat generasi berikutnya. Menurut sejumlah laporan industri, mempertahankan beberapa antarmuka Android secara terpisah membutuhkan biaya pengembangan yang besar karena masing-masing memerlukan tim, pengujian, serta jadwal pembaruan sendiri.
Realme UI sendiri pertama kali diperkenalkan pada awal 2020 sebagai identitas perangkat lunak khusus smartphone Realme. Meski memiliki nama berbeda, tampilannya sejak awal dikenal memiliki banyak kemiripan dengan ColorOS karena kedua merek berada dalam satu ekosistem perusahaan.
Bagi pengguna di Indonesia, perubahan ini dipastikan tidak memengaruhi operasional perusahaan. Menurut Vice President sekaligus Chief Marketing Officer Realme, Chase Xu, distribusi produk, struktur organisasi, jumlah karyawan, hingga model bisnis tetap berjalan normal. Pernyataan serupa juga disampaikan Public Relations Manager Realme Indonesia, Krisva Angnieszca, yang memastikan aktivitas perusahaan di Indonesia tidak mengalami perubahan.
Dengan demikian, pengguna Realme di Indonesia tetap akan memperoleh layanan purna jual, distribusi produk, dan dukungan pembaruan perangkat lunak seperti biasa. Yang berubah hanyalah penggunaan antarmuka, dari Realme UI menjadi ColorOS, yang akan menjadi standar baru pada seluruh perangkat Realme di masa mendatang.
Referensi:
KompasTekno
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Gadget Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia gadget — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Google menghadapi perubahan besar di pasar Eropa setelah Komisi Eropa mewajibkan perusahaan membuka sejumlah fitur penting pada sistem operasi Android...
Banyak pengguna smartphone masih percaya bahwa menutup aplikasi background atau aplikasi yang berjalan di latar belakang dapat membuat baterai HP...