Ketegangan AS dan Iran Memanas, Pakistan Kirim Ribuan Tentara ke Arab Saudi

Pakistan mengerahkan ribuan tentara dan jet tempur ke Arab Saudi saat ketegangan AS, Israel, dan Iran kembali meningkat.

Pakistan mengerahkan ribuan tentara dan jet tempur ke Arab Saudi saat ketegangan AS, Israel, dan Iran kembali meningkat

Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah Pakistan mengerahkan sekitar 8.000 tentara, satu skuadron jet tempur, serta sistem pertahanan udara ke Arab Saudi. Langkah tersebut dilakukan di tengah meningkatnya ancaman konflik antara Amerika Serikat dan Iran.

Menurut laporan Reuters yang dikutip sumber utama, pengerahan pasukan dilakukan sejak awal April 2026. Paket militer yang dikirim Pakistan mencakup jet tempur JF-17 dan sistem pertahanan udara HQ-9 buatan China yang dirancang untuk mencegat potensi serangan udara terhadap wilayah Arab Saudi.

Para pejabat regional menyebut pengerahan tersebut merupakan bagian dari perjanjian pertahanan bersama antara Pakistan dan Arab Saudi. Berdasarkan kesepakatan itu, Islamabad disebut dapat mengirim hingga 80.000 tentara untuk membantu mempertahankan kerajaan jika terjadi serangan dari pihak ketiga.

Situasi keamanan di kawasan semakin sensitif setelah Arab Saudi sebelumnya menjadi sasaran serangan Iran saat konflik memuncak pada Maret lalu. Menurut sumber regional, serangan terhadap infrastruktur energi Riyadh menjadi salah satu faktor yang meningkatkan kekhawatiran akan pecahnya perang yang lebih luas di Timur Tengah.

Selain tentara dan jet tempur, Pakistan juga dikabarkan mengirim kapal perang dan pesawat nirawak sebagai bagian dari kerja sama keamanan kedua negara. Namun hingga kini belum ada kepastian apakah kapal perang tersebut sudah tiba di wilayah Arab Saudi.

Pemerintah Pakistan maupun Arab Saudi belum memberikan pernyataan resmi terkait operasi pengerahan pasukan skala besar tersebut. Meski demikian, kedua negara sebelumnya telah menegaskan komitmen untuk saling membantu jika salah satu mendapat ancaman militer dari negara lain.

Menteri Pertahanan Pakistan, Khawaja Asif, bahkan pernah mengisyaratkan bahwa kerja sama pertahanan itu secara tidak langsung menempatkan Arab Saudi di bawah perlindungan kekuatan nuklir Pakistan.

Trump Batalkan Serangan ke Iran

Di tengah situasi yang memanas, Presiden AS Donald Trump secara mengejutkan membatalkan rencana serangan militer terhadap Iran yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung pada Selasa.

Dalam pernyataannya di Truth Social, Trump mengaku keputusan tersebut diambil setelah menerima permintaan dari Emir Qatar, Putra Mahkota Arab Saudi, dan Presiden Uni Emirat Arab.

“Saya diminta untuk menunda serangan militer yang direncanakan terhadap Republik Islam Iran karena negosiasi serius sedang berlangsung,” kata Trump dalam pernyataannya.

Trump juga mengklaim militer AS telah berada dalam posisi siap untuk melancarkan serangan besar jika pembicaraan dengan Iran gagal mencapai kesepakatan baru. Sebelumnya, ia sempat memperingatkan bahwa waktu bagi Iran untuk mencapai kesepakatan “terus berjalan”.

Di sisi lain, Trump mengklaim kemampuan militer Iran telah melemah drastis akibat konflik yang berlangsung beberapa bulan terakhir. Ia menyebut Angkatan Laut dan Angkatan Udara Iran mengalami kerusakan besar serta kepemimpinan militernya melemah.

Menurut laporan Associated Press yang dikutip dalam sumber utama, ancaman konflik baru tetap terbuka jika gencatan senjata rapuh yang berlaku sejak awal April berakhir. Iran sendiri berulang kali memperingatkan akan melanjutkan serangan balasan di kawasan Teluk jika AS dan Israel kembali melakukan operasi militer.

Situasi ini membuat kawasan Timur Tengah kembali berada dalam tekanan tinggi. Pengerahan pasukan Pakistan ke Arab Saudi dinilai menjadi sinyal bahwa negara-negara sekutu mulai bersiap menghadapi kemungkinan eskalasi konflik yang lebih luas.

Referensi:
SINDOnews

📚 ️Baca Juga Seputar Internasional

Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Internasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia internasional — semua ada di sana!

✍️ Ditulis oleh: Fadjri Adhi Putra & Fahmi Fahrulrozi
📌 Editor: Redaksi Tren Media

Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.

📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral

Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!

BERITATERKAIT

BERITATERBARU

INSTAGRAMFEED