Kecelakaan Bekasi Timur Jadi Alarm, AHY Minta Perbaikan Sistem Transportasi
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY angkat bicara terkait posisi gerbong khusus wanita pada...
Read more
Suasana duka menyelimuti rumah almarhumah Nur Ainia Eka Rahmadhynna, karyawati KompasTV yang menjadi salah satu korban meninggal dunia dalam kecelakaan kereta di Bekasi Timur. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi turut hadir melayat ke rumah duka di kawasan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, pada Rabu pagi.
Pantauan di lokasi menunjukkan para pelayat mulai berdatangan sejak pukul 08.00 WIB. Mereka mengenakan pakaian bernuansa hitam sebagai tanda belasungkawa. Sejumlah karangan bunga juga terlihat memenuhi area sekitar rumah duka, termasuk dari berbagai pejabat nasional.
Karangan bunga tersebut datang dari sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua DPR RI Puan Maharani hingga Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid. Kehadiran karangan bunga ini menambah suasana haru di lokasi.
Dedi Mulyadi bersama Pelaksana Tugas Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja tiba di rumah duka sekitar pukul 08.21 WIB. Ia langsung menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada keluarga korban.
“Saya menyampaikan duka yang mendalam, semoga peristiwa ini adalah peristiwa terakhir. Artinya, seluruh kelalaian kita dalam melakukan penataan infrastruktur lalu lintas darat, laut, dan udara harus segera dibenahi,” kata Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat.
Berdasarkan data yang dihimpun, kecelakaan terjadi pada Senin malam saat KA Argo Bromo Anggrek bertabrakan dengan rangkaian KRL di Stasiun Bekasi Timur. Insiden ini menyebabkan 15 orang meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka-luka.
Nur Ainia Eka Rahmadhynna menjadi salah satu korban yang meninggal dunia dalam peristiwa tersebut. Ia sempat dilaporkan hilang kontak setelah kecelakaan terjadi sebelum akhirnya dikonfirmasi sebagai korban.
Menurut pernyataan resmi dari pihak tempatnya bekerja, kehilangan tersebut menjadi duka mendalam bagi seluruh rekan kerja. “Keluarga besar KompasTV menyampaikan dukacita sedalam-dalam atas berpulangnya salah satu rekan kami, Nur Ainia Eka Rahmadhynna,” demikian pernyataan resmi yang disampaikan melalui akun media sosial institusi tersebut.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya peningkatan keselamatan dalam sistem transportasi publik. Selain proses evakuasi dan penanganan korban, perhatian juga tertuju pada evaluasi menyeluruh terhadap infrastruktur dan sistem operasional transportasi.
Referensi:
Detik
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Nasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia nasional — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Aparat kepolisian Jerman melakukan operasi besar-besaran terhadap geng motor Hells Angels yang berbasis di Leverkusen. Langkah tegas ini diambil setelah...
Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali meningkat setelah Presiden Donald Trump melontarkan pernyataan kontroversial terkait kondisi internal Iran. Di...