Gemini Resmi Hadir di macOS, Google Permudah Akses AI di Laptop Apple
Google kembali memperkuat posisinya di ranah kecerdasan buatan dengan merilis aplikasi Gemini versi mandiri untuk macOS. Kehadiran aplikasi ini memberikan...
Read more![Indonesia masuk lima besar pengguna ChatGPT untuk belajar. Ini data penggunaan dan tren pendidikan berbasis AI terbaru.[1]](https://www.trenmedia.co.id/wp-content/uploads/2026/04/informasi_sensitif_chatgpt1.jpg)
Indonesia mencatatkan prestasi menarik dalam pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan. Negara ini kini masuk dalam lima besar dunia untuk penggunaan ChatGPT dalam aktivitas pendidikan.
Informasi tersebut disampaikan oleh Raghav Gupta, Head of Education Asia Pacific di OpenAI, dalam sebuah acara media di Jakarta pada Rabu, 8 April 2026.
Menurut Gupta, tingginya penggunaan ini terlihat dari jumlah pesan yang dikirim pengguna Indonesia untuk keperluan belajar.
“Jika melihat kepadatan penggunaan untuk aktivitas pendidikan dan pembelajaran, Indonesia termasuk lima besar negara di dunia dalam penggunaan ChatGPT per kapita,” kata Raghav Gupta.
Ia juga mengungkapkan bahwa dalam satu bulan saja, aktivitas belajar menggunakan ChatGPT di Indonesia mencapai angka yang sangat besar. Berdasarkan data yang disampaikan, sekitar 450 juta pesan terkait pendidikan dikirim hanya dalam bulan Maret 2026.
Secara demografis, mayoritas pengguna berasal dari kalangan muda. Sekitar 70 persen pengguna berusia 18 hingga 34 tahun, yang mencakup mahasiswa, pelajar, hingga profesional muda yang memanfaatkan teknologi ini untuk meningkatkan kemampuan belajar.
Secara global, penggunaan ChatGPT juga terus meningkat sejak pertama kali diperkenalkan pada November 2022. Saat ini, jumlah pengguna aktif mencapai lebih dari 900 juta orang setiap minggu, menjadikannya salah satu platform digital dengan pertumbuhan tercepat.
Menurut Gupta, aktivitas belajar menjadi salah satu penggunaan utama ChatGPT di berbagai negara. Dengan skala penggunaan yang besar, platform ini bahkan mulai dianggap sebagai salah satu alat pembelajaran digital terbesar di dunia.
Namun, ia juga mengingatkan bahwa penggunaan kecerdasan buatan dalam pendidikan harus dilakukan dengan bijak. Berdasarkan sejumlah penelitian, penggunaan AI yang tepat dapat membantu meningkatkan pemahaman dan hasil belajar.
Sebaliknya, jika digunakan sebagai jalan pintas, misalnya untuk menyelesaikan tugas tanpa proses berpikir, hal ini justru dapat berdampak negatif terhadap kualitas pembelajaran.
Karena itu, Gupta menekankan pentingnya peran institusi pendidikan dalam mengarahkan penggunaan AI secara bertanggung jawab.
“Penggunaan AI harus didampingi dengan literasi yang baik agar benar benar membantu proses belajar, bukan sekadar menggantikan usaha belajar,” jelasnya.
Peningkatan literasi AI di kalangan pelajar dan tenaga pendidik menjadi langkah penting agar teknologi seperti ChatGPT dapat dimanfaatkan secara optimal, sekaligus meminimalkan risiko penyalahgunaan.
Referensi:
Kompas
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita IT Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia it — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan puing helikopter PK-CFX milik PT Matthew Air setelah melakukan pencarian intensif di wilayah Kabupaten...
Sebuah rekaman video memperlihatkan dua sejoli diduga bermesraan di dalam kedai Es Teh Indonesia cabang Kibin, dan menjadi perbincangan di...