Nasib Guru PPPK Parepare Belum Digaji Berbulan-bulan, Ini Penjelasannya
Sebanyak 139 guru honorer berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di Kota Parepare, Sulawesi Selatan, menghadapi persoalan...
Read more
Kasus keracunan makanan menimpa puluhan siswa di kawasan Pondok Kelapa, Jakarta Timur, setelah mengonsumsi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menyikapi kejadian ini, Badan Gizi Nasional atau BGN langsung bergerak cepat dengan mengambil sampel makanan dari dapur penyedia layanan.
Menurut Wakil Kepala BGN, Nanik S Deyang, sampel makanan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG telah dikirim untuk diperiksa di laboratorium. “Kan hasil labnya belum keluar. Setiap ada kejadian pasti kita periksa di lab spesimen menunya,” kata Nanik saat dikonfirmasi pada Selasa (7/4/2026).
Ia menjelaskan bahwa proses pemeriksaan ini penting untuk memastikan penyebab utama keracunan yang dialami para siswa.
Di sisi lain, kondisi para korban dilaporkan mulai membaik. Nanik mengaku telah menjenguk langsung para siswa yang dirawat di rumah sakit. “Sudah mulai membaik bahkan sudah pada keluar RS hari ini,” ujarnya.
Meski demikian, tidak semua siswa langsung dipulangkan. Sebagian masih menjalani perawatan lanjutan, namun diharapkan segera pulih dalam waktu dekat. “Belum semua pulang, mungkin besok semua pulang semua ya, mudah-mudahan,” tambahnya.
Berdasarkan data dari BGN, total terdapat 72 siswa yang mengalami keracunan setelah menyantap menu spageti dalam program MBG. Dari jumlah tersebut, sekitar 50 siswa sempat menjalani perawatan medis.
Menurut Nanik Sudaryati Deyang selaku Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, pihaknya akan melakukan pengecekan menyeluruh terhadap dapur SPPG yang bertanggung jawab atas penyediaan makanan.
“Ya sudah dong dicek, kan ada Kepala SPPG, Korwil, dan Kareg. Saya juga akan cek,” kata Nanik.
Namun, hingga saat ini pihak BGN belum merinci temuan awal terkait penyebab keracunan tersebut. Keputusan lanjutan, termasuk kemungkinan penghentian sementara operasional, masih menunggu hasil investigasi lengkap.
“Soal suspend nanti kita lihat perkembangannya,” ujarnya.
Para siswa yang terdampak diketahui berasal dari empat sekolah di wilayah Pondok Kelapa, yakni SMAN 91, SDN Pondok Kelapa 01, SDN Pondok Kelapa 09, dan SDN Pondok Kelapa 07. Mereka sempat dirawat di beberapa fasilitas kesehatan, termasuk RSKD Duren Sawit, RSKD Pondok Kopi, dan Rumah Sakit Harum.
Kasus ini menjadi perhatian serius karena menyangkut keamanan pangan dalam program pemerintah yang menyasar pelajar. Pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan diharapkan dapat memberikan kejelasan terkait sumber masalah, sekaligus menjadi dasar evaluasi ke depan.
Referensi:
Detik
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Nasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia nasional — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Sebuah kisah menyentuh sekaligus mengejutkan viral di media sosial. Seorang pria harus menerima kenyataan pahit setelah memergoki kekasihnya bersama pria...
Kecelakaan lalu lintas terjadi di kawasan Setiabudi, Bandung, saat sebuah mobil box melaju kencang dan kehilangan kendali di tikungan. Insiden...