Puluhan Siswa Keracunan Makanan MBG di Jaktim, BGN Turun Tangan Selidiki

Puluhan siswa di Jakarta Timur keracunan usai makan MBG. BGN ambil sampel makanan untuk uji laboratorium dan dalami penyebabnya. (Foto: Tribunnews.com/Rina Ayu)

Puluhan siswa di Jakarta Timur keracunan usai makan MBG

Kasus keracunan makanan menimpa puluhan siswa di kawasan Pondok Kelapa, Jakarta Timur, setelah mengonsumsi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menyikapi kejadian ini, Badan Gizi Nasional atau BGN langsung bergerak cepat dengan mengambil sampel makanan dari dapur penyedia layanan.

Menurut Wakil Kepala BGN, Nanik S Deyang, sampel makanan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG telah dikirim untuk diperiksa di laboratorium. “Kan hasil labnya belum keluar. Setiap ada kejadian pasti kita periksa di lab spesimen menunya,” kata Nanik saat dikonfirmasi pada Selasa (7/4/2026).

Ia menjelaskan bahwa proses pemeriksaan ini penting untuk memastikan penyebab utama keracunan yang dialami para siswa.

Di sisi lain, kondisi para korban dilaporkan mulai membaik. Nanik mengaku telah menjenguk langsung para siswa yang dirawat di rumah sakit. “Sudah mulai membaik bahkan sudah pada keluar RS hari ini,” ujarnya.

Meski demikian, tidak semua siswa langsung dipulangkan. Sebagian masih menjalani perawatan lanjutan, namun diharapkan segera pulih dalam waktu dekat. “Belum semua pulang, mungkin besok semua pulang semua ya, mudah-mudahan,” tambahnya.

BGN Dalami Penyebab dan Data Korban Keracunan

Berdasarkan data dari BGN, total terdapat 72 siswa yang mengalami keracunan setelah menyantap menu spageti dalam program MBG. Dari jumlah tersebut, sekitar 50 siswa sempat menjalani perawatan medis.

Menurut Nanik Sudaryati Deyang selaku Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, pihaknya akan melakukan pengecekan menyeluruh terhadap dapur SPPG yang bertanggung jawab atas penyediaan makanan.

“Ya sudah dong dicek, kan ada Kepala SPPG, Korwil, dan Kareg. Saya juga akan cek,” kata Nanik.

Namun, hingga saat ini pihak BGN belum merinci temuan awal terkait penyebab keracunan tersebut. Keputusan lanjutan, termasuk kemungkinan penghentian sementara operasional, masih menunggu hasil investigasi lengkap.

“Soal suspend nanti kita lihat perkembangannya,” ujarnya.

Para siswa yang terdampak diketahui berasal dari empat sekolah di wilayah Pondok Kelapa, yakni SMAN 91, SDN Pondok Kelapa 01, SDN Pondok Kelapa 09, dan SDN Pondok Kelapa 07. Mereka sempat dirawat di beberapa fasilitas kesehatan, termasuk RSKD Duren Sawit, RSKD Pondok Kopi, dan Rumah Sakit Harum.

Kasus ini menjadi perhatian serius karena menyangkut keamanan pangan dalam program pemerintah yang menyasar pelajar. Pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan diharapkan dapat memberikan kejelasan terkait sumber masalah, sekaligus menjadi dasar evaluasi ke depan.

Referensi:
Detik

📚 ️Baca Juga Seputar Nasional

Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Nasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia nasional — semua ada di sana!

✍️ Ditulis oleh: Fadjri Adhi Putra & Fahmi Fahrulrozi
📌 Editor: Redaksi Tren Media

Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.

📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral

Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!

BERITATERKAIT

BERITATERBARU

INSTAGRAMFEED