Gempa Dangkal M 4,8 Guncang Laut Jember, Getarannya Terasa hingga Bali
Gempa bumi tektonik mengguncang wilayah laut tenggara Jember, Jawa Timur, pada Selasa sore, 26 Mei 2026. Getaran gempa tidak hanya...
Read more
Dugaan penyalahgunaan kendaraan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi sorotan setelah sebuah video viral di media sosial. Kendaraan yang diduga milik program tersebut terlihat digunakan untuk keperluan pribadi, mulai dari penjemputan di bandara hingga aktivitas wisata.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, mengungkapkan pihaknya mengalami kendala serius dalam menelusuri asal kendaraan tersebut. Menurut Dadan, rekaman yang beredar tidak menampilkan informasi penting seperti pelat nomor.
“Gini, kami sudah verifikasi ke lapangan, itu kami tidak mendapatkan nomor polisi. Jadi pengambil gambarnya itu hanya SPPG-nya saja. Tidak ada nomor polisi yang tertera dalam video maupun gambar,” kata Dadan di Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta Pusat.
BGN diketahui telah melakukan penelusuran selama sekitar dua minggu. Namun hingga kini, upaya tersebut belum membuahkan hasil. Minimnya detail dalam video membuat identifikasi kendaraan menjadi sulit dilakukan.
Menurut Dadan, satu-satunya petunjuk yang terlihat hanya tulisan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada kendaraan. Tanpa nomor polisi, pihaknya tidak bisa menentukan asal unit tersebut.
“Kami tidak bisa menentukan dari SPPG mana karena hanya tulisan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi. Kalau ada nomor polisinya kan kami bisa tahu di mana itu ada,” ujarnya.
Kasus ini mencuat setelah video yang memperlihatkan kendaraan SPPG digunakan di wilayah Lombok, Nusa Tenggara Barat, tersebar luas. Dalam rekaman tersebut, mobil terlihat digunakan untuk menjemput penumpang di Bandara Internasional Lombok dan berwisata ke Pantai Malimbu.
Koordinator Regional SPPG BGN NTB, Eko Prasetyo, menyatakan pihaknya langsung bergerak cepat begitu menerima laporan. Ia mengatakan video telah disebarkan ke seluruh kepala SPPG di Pulau Lombok untuk membantu proses identifikasi.
Namun hingga saat ini, hasilnya masih nihil karena pelat nomor kendaraan tidak terlihat jelas dalam rekaman.
Di sisi lain, dugaan penyalahgunaan kendaraan MBG juga terjadi di wilayah lain. Berdasarkan data dari aparat daerah, kasus berbeda ditemukan di Kabupaten Nabire, Papua Tengah.
Mobil distribusi MBG dilaporkan digunakan untuk mengangkut sampah, yang dinilai melanggar standar operasional program. Insiden ini berujung pada penghentian sementara operasional SPPG 02 Siriwini.
Koordinator Wilayah BGN Nabire, Marsel Asyerem, menjelaskan bahwa pelanggaran tersebut terungkap setelah adanya laporan dari Dinas Lingkungan Hidup setempat yang tergabung dalam Satgas Percepatan MBG.
“BGN pusat telah mengirimkan surat pemberhentian operasional sementara kepada kami di daerah sebagai tindak lanjut laporan tersebut,” kata Marsel.
Ia menegaskan bahwa sanksi diberikan karena penggunaan kendaraan tidak sesuai dengan standard operating procedure (SOP) yang telah ditetapkan.
“BGN pusat memberikan sanksi penghentian sementara karena dapur tersebut melanggar standard operating procedure yang telah ditetapkan,” jelasnya.
BGN memastikan akan terus melakukan pengecekan lanjutan terhadap laporan lain yang beredar. Langkah ini dilakukan untuk menjaga integritas program MBG agar tetap berjalan sesuai tujuan, yakni mendukung pemenuhan gizi masyarakat.
Referensi:
CNNIndonesia
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Nasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia nasional — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Momen Idul Adha memang selalu membawa suasana hangat di rumah. Selain kumpul keluarga dan tradisi berbagi daging kurban, ada satu...
Ada satu aroma masakan yang sering langsung mengingatkan banyak orang pada suasana rumah hangat dan makan bersama keluarga, yaitu aroma...